FEB Unair Dampingi Pelaku Usaha Desa Besur Lamongan Perluas Pasar Produk Go Global
Selasa, 17 September 2024 - 18:34 WIB
loading...
Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) kembali mengadakan pengabdian masyarakat (pengmas) di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan pada Minggu (15/9/2024).Foto/Ist
A
A
A
SURABAYA - Tim Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) kembali mengadakan pengabdian masyarakat (pengmas) di Desa Besur, Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan pada Minggu (15/9/2024).
Di bawah pimpinan Prof. Tika Widiastuti, Unair mendorong UMKM memenuhi berbagai legalitas usaha yakni Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sampai dengan sertifikasi halal.
Pemenuhan legalitas usaha bagi UMKM ini dalam rangka mendorong mereka memperluas skala usaha baik melalui e-commerce (Go-Digital) sampai dengan berhasil melakukan ekspor (Go-Global).
Tim Pengmas FEB Unair juga mengadakan pelatihan ekspor dengan mengundang Dian Ariesawati, S.T selaku pemilik brand Bumbu Rujak Manis Cak Mimin yang telah sukses mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Taiwan, Malaysia, Hongkong dan Thailand.
UMKM di Desa Besur cukup antusias mengikuti kegiatan ini, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan tentang cara memperoleh legalitas usaha.
Kegiatan ini mendorong segala jenis UMKM dengan berbagai produknya untuk mendapatkan legalitas usaha. “Saya sangat senang usaha saya bisa mendapatkan NIB. Saya juga dengan senang hati mengikuti arahan dari tim unair untuk bisa mengurus PIRT dan sertifikasi halal,” kata Ayu (17), pelaku UMKM dengan produk Mochi.
Baca juga: Tim Pengabdian Masyarakat FF UNAIR Lakukan Penyuluhan Pencegahan Penularan TBC di Sumenep
Pada pelatihan ini Dian menerangkan berbagai hal, mulai pengalamannya dalam membangun usaha dan kiat sukses memasuki pasar ekspor.
Di bawah pimpinan Prof. Tika Widiastuti, Unair mendorong UMKM memenuhi berbagai legalitas usaha yakni Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Izin Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), sampai dengan sertifikasi halal.
Pemenuhan legalitas usaha bagi UMKM ini dalam rangka mendorong mereka memperluas skala usaha baik melalui e-commerce (Go-Digital) sampai dengan berhasil melakukan ekspor (Go-Global).
Tim Pengmas FEB Unair juga mengadakan pelatihan ekspor dengan mengundang Dian Ariesawati, S.T selaku pemilik brand Bumbu Rujak Manis Cak Mimin yang telah sukses mengekspor produknya ke berbagai negara, seperti Taiwan, Malaysia, Hongkong dan Thailand.
UMKM di Desa Besur cukup antusias mengikuti kegiatan ini, khususnya bagi mereka yang memiliki keterbatasan pengetahuan dan kemampuan tentang cara memperoleh legalitas usaha.
Kegiatan ini mendorong segala jenis UMKM dengan berbagai produknya untuk mendapatkan legalitas usaha. “Saya sangat senang usaha saya bisa mendapatkan NIB. Saya juga dengan senang hati mengikuti arahan dari tim unair untuk bisa mengurus PIRT dan sertifikasi halal,” kata Ayu (17), pelaku UMKM dengan produk Mochi.
Baca juga: Tim Pengabdian Masyarakat FF UNAIR Lakukan Penyuluhan Pencegahan Penularan TBC di Sumenep
Pada pelatihan ini Dian menerangkan berbagai hal, mulai pengalamannya dalam membangun usaha dan kiat sukses memasuki pasar ekspor.
Lihat Juga :