Masyarakat Butuh Edukasi Keamananan dan Kenyamanan Gunakan Media Sosial
Rabu, 18 September 2024 - 14:17 WIB
loading...
A
A
A
Sejumlah sekolah yang menggelar nobar diskusi online di Kota Sijunjung, Sawahlunto, Dharmasraya dan sekitarnya kali ini, antara lain: SMAN 1 dan SMAN 2 Sitiung, SMAN 1 Pulau Punjung, SMA Taruna Sumatera Barat, SMAN 2 dan SMAN 3 Sawah Lunto, SMAN 1, SMAN 2, SMAN 5, SMAN 9, SMAN 10, dan SMAN 11 Sijunjung, SMAN 1 Koto Salak, SMAS SDI Silungkang, SMAN 1 Koto Besar, SMAN Unggul Dharmasraya, SMAN 1 Asam Jujuhan, SMAN 1 Sikabau, SMA Islam As Salam Sijunjung, dan SMAN 1 Tiuman Dharmasraya.
Pembicara lain, Manajer Marketing Compass Publishing Femikhirana Widjaja meminta warga negara digital Indonesia melakukan aktivitas digitalnya berdasarkan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan Bhinneka Tunggl Ika.
”Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus mendasari aktivitas menjelajah, mencari hiburan, sosialisasi, bermain, transaksi, beropini, dan membuat konten digital,” jelas Femikhirana Widjaja.
Sementara, Kepala Seksi Pengawas SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumatera Barat Elvanis Rosalinda berharap para pelajar selalu menerapkan etika di ruang digital.
”Contoh etika digital, menghargai privasi orang lain, berbicara dengan sopan, tidak menyebar hoaks, menghormati hak cipta, menghindari cyberbullying, menggunakan identitas asli, menjaga keamanan akun, menghindari plagiarisme, dan berpartisipasi positif,” rinci Elvanis Rosalinda.
Pembicara lain, Manajer Marketing Compass Publishing Femikhirana Widjaja meminta warga negara digital Indonesia melakukan aktivitas digitalnya berdasarkan nilai-nilai kebangsaan, Pancasila, dan Bhinneka Tunggl Ika.
”Nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika harus mendasari aktivitas menjelajah, mencari hiburan, sosialisasi, bermain, transaksi, beropini, dan membuat konten digital,” jelas Femikhirana Widjaja.
Sementara, Kepala Seksi Pengawas SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Sumatera Barat Elvanis Rosalinda berharap para pelajar selalu menerapkan etika di ruang digital.
”Contoh etika digital, menghargai privasi orang lain, berbicara dengan sopan, tidak menyebar hoaks, menghormati hak cipta, menghindari cyberbullying, menggunakan identitas asli, menjaga keamanan akun, menghindari plagiarisme, dan berpartisipasi positif,” rinci Elvanis Rosalinda.
(wyn)
Lihat Juga :