Raih IPK 3,93 di FEB UGM, Wisudawan Terbaik Ini Hadapi Tantangan Bangun Percaya Diri
Minggu, 22 September 2024 - 11:23 WIB
loading...
A
A
A
Shalsa mengaku bahwa kesuksesannya tidak lepas dari nilai-nilai kebebasan akademik yang diajarkan di FEB UGM, yang memberinya ruang untuk terus bereksplorasi dan mengembangkan diri.
Baca juga: Kisah Adi, Wisudawan Terbaik Program Doktor UM dengan IPK 4
Di tengah jadwal akademik yang padat, ia tetap aktif di berbagai organisasi seperti Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen (IKAMMA), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) UGM, dan PPI Groningen. Shalsa juga mengisi waktunya dengan magang di Nike European Headquarters, Belanda, serta menjadi volunteer dan anggota 180 Degrees Consulting UGM.
Selain prestasi akademik, Shalsa mengungkapkan bahwa kunci suksesnya adalah belajar secara efisien. "Prinsip utama saya adalah belajar tepat sasaran, sesuai dengan alokasi waktu dan usaha," tuturnya. Shalsa juga menekankan pentingnya mengenali gaya belajar masing-masing dan tidak ragu untuk bertanya di kelas.
Baca juga: Kisah Adi, Wisudawan Terbaik Program Doktor UM dengan IPK 4
Di tengah jadwal akademik yang padat, ia tetap aktif di berbagai organisasi seperti Ikatan Keluarga Mahasiswa Manajemen (IKAMMA), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) UGM, dan PPI Groningen. Shalsa juga mengisi waktunya dengan magang di Nike European Headquarters, Belanda, serta menjadi volunteer dan anggota 180 Degrees Consulting UGM.
Selain prestasi akademik, Shalsa mengungkapkan bahwa kunci suksesnya adalah belajar secara efisien. "Prinsip utama saya adalah belajar tepat sasaran, sesuai dengan alokasi waktu dan usaha," tuturnya. Shalsa juga menekankan pentingnya mengenali gaya belajar masing-masing dan tidak ragu untuk bertanya di kelas.
(nnz)
Lihat Juga :