Siapa Pemenang Nobel Kedokteran 2024? Kedua Ilmuwan Amerika Ini Juaranya

Selasa, 08 Oktober 2024 - 11:22 WIB
loading...
A A A
Temuan terobosan mereka -regulasi gen, yang memungkinkan setiap sel untuk memilih instruksi yang relevan- diterbitkan dalam dua artikel pada 1993. Ambros (70) diketahui adalah seorang profesor di Fakultas Kedokteran Universitas Massachusetts, sedangkan Ruvkun (72) merupakan seorang profesor di Fakultas Kedokteran Harvard.

Keduanya kemudian akan menerima hadiah dari Raja Swedia Carl XVI Gustaf dalam sebuah upacara resmi di Stockholm pada 10 Desember mendatang. Itu adalah tanggal kematianilmuwan Alfred Nobel pada 1896, yang memberikan hadiah ini dalam surat wasiat terakhirnya.

Tahun lalu, hadiah nobel di bidang kedokteran diberikan kepada Katalin Kariko dan Drew Weissman atas karya mereka dalam bidang teknologi messenger RNA (mRNA) yang membuka jalan bagi vaksin Covid-19.

Fakta Tentang Penghargaan Nobel


1. Penghargaan Nobel pertama kali diberikan berdasarkan wasiat Alfred Nobel, seorang pengusaha Swedia dan seorang penemu dinamit.

2. Penghargaan Nobel dianugerahkan setiap tahunnya pada 10 Desember (tanggal meninggalnya Alfred Nobel)

3. Tahun 1901, lima tahun sesudah Alfred Nobel meninggal, tradisi penghargaan Nobel dimulai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
Kisah Adhiguna Kuncoro,...
Kisah Adhiguna Kuncoro, Peneliti Indonesia di Google DeepMind London dan Kecanggihan Gemini
Cerita Sastia Prama...
Cerita Sastia Prama Putri, Ilmuwan RI 21 Tahun di Jepang yang Bangga Berpaspor Indonesia
Kerja Sama Indonesia–Yordania...
Kerja Sama Indonesia–Yordania Diperkuat, Ilmu Kedokteran Jadi Prioritas Strategis
LKTI Expo SMAI Alazka...
LKTI Expo SMAI Alazka 2025, Tumbuhkan Budaya Ilmiah di Kalangan Pelajar
Riset Bioflok Antarkan...
Riset Bioflok Antarkan Peneliti IPB Julie Ekasari ke Daftar 2% Ilmuwan Terbaik Dunia 2025
Ilmuwan Mengembangkan...
Ilmuwan Mengembangkan Jaket Penghasil Air dari Udara Sekitar
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
Ini Alasan Ilmuwan Larang...
Ini Alasan Ilmuwan Larang Rebus Kepiting dalam Keadaan Hidup
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved