Perkuat Pendidikan Vokasi, 11 Politeknik Kerja Sama dengan Industri China

Sabtu, 12 Oktober 2024 - 09:00 WIB
loading...
Perkuat Pendidikan Vokasi,...
Sebanyak 11 politeknik di Indonesia melakukan kerja sama dengan industri di China. Foto/Kemendikbudristek.
A A A
JAKARTA - Sebanyak 11 politeknik di Indonesia melakukan kerja sama dengan industri di China. Kerja sama meliputi pemberian beasiswa hingga transfer teknologi.

Direktur Kemitraan dan Penyelarasan Dunia Usaha dan Dunia Industri (Mitras DUDI) Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Adi Nuryanto, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara Indonesia dan China dalam pengembangan pendidikan vokasi di Tanah Air.

Baca juga: Adibusana Karya 11 SMK dan ISI Yogya akan Tampil Memukau di JMFW 2025

Menurut Adi Nuryanto, kolaborasi ini bertujuan mendukung pembelajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui inovasi berkelanjutan di pendidikan tinggi vokasi. Ia menekankan pentingnya kemitraan ini dalam meningkatkan kapasitas SDM vokasi Indonesia dan mengapresiasi peran Kementerian Perdagangan, Kementerian Koordinator PMK, serta KBRI di Beijing.

Sebanyak 11 politeknik di Indonesia terlibat dalam kerja sama ini, di antaranya Politeknik Negeri Padang, Politeknik Negeri Sriwijaya, Politeknik Negeri Bengkalis, Politeknik Negeri Batam, Politeknik Negeri Lampung, Politeknik Negeri Bandung, Politeknik Negeri Semarang, Politeknik Negeri Indramayu, Politeknik Negeri Jember, Politeknik PIKSI Ganesha, dan Politeknik PIKSI Ganesha Indonesia Kebumen.

"Total kontribusi dari 6 industri dan agensi Cina ini mencapai 68 juta reminbi atau sekitar Rp170 miliar mencakup beasiswa, pembangunan workshop, program pelatihan, pencarian kerja, hingga transfer teknologi," kata Adi di sela penandatanganan kerja sama di Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 di ICE BSD, Jumat (11/10/2024).

Baca juga: Cetak SDM Industri Berkualitas, Menperin Resmikan Gedung Baru SMK-SMAK Bogor

Dia menekankan, kerja sama ini adalah untuk mendorong inovasi dan pembelajaran yang berkelanjutan di pendidikan tinggi vokasi Indonesia.

Fokus kerja sama ini meliputi teknologi, pertanian, dan kesehatan, yang diharapkan akan berdampak pada inovasi dan penguasaan rantai pasok di masa depan. Dengan kerja sama jangka panjang ini, diharapkan produk inovasi pendidikan tinggi vokasi Indonesia dapat dikenal di pasar internasional.

Asisten Deputi Bidang Bantuan dan Subsidi Tepat Sasaran Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Enda Wulandari mengapresiasi dukungan Kemendikbudristek yang memfasilitasi kerja sama politeknik dengan industri di China tersebut.

"Kita akan terus melibatkan dan mendukung kerja sama internasional untuk meningkatkan kualitas pendidikan vokasi, mengisi ruang-ruang yang ada dalam pengisian tenaga kerja sesuai dengan peningkatan teknologi," ujarnya.

Director China Vocational Training Beifang Zhiyang (Beijing) Educational Technology Co. Ltd, Lulu Cao mengatakan, pihaknya ingin memberikan pendidikan terbaru, khususnya mengenai kendaraan listrik ke siswa dan guru di Indonesia.

"China sekarang terlihat fokus pada EV, hidrogen, dan kendaraan otonom, itu lebih seperti jenis kendaraan yang lebih maju dan cukup baru di sini dan kami ingin membawa semua teknologi dan pendidikan kita ke Indonesia," jelasnya.

Lulu mengatakan, pihaknya sebelumnya sudah banyak berkolaborasi dengan beberapa universitas seperti Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan beberapa institusi lainnya.

"Tapi kami menantikan lebih banyak pendidikan teknologi otomotif untuk membantu pelajar Indonesia untuk mengetahui lebih banyak tentang pendidikan otomotif," pungkas Lulu.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC University dan BPSDMI...
MNC University dan BPSDMI Kemenperin Teken MoU di PIDI 4.0, Perkuat SDM Industri Berbasis Digital dan Vokasi
Vokasi Jadi Fakultas...
Vokasi Jadi Fakultas Penerima Camaba Terbanyak di UI Jalur SNBP 2026
Mau Belajar Nuklir?...
Mau Belajar Nuklir? Kampus Punya BRIN Ini Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur Prestasi 2026
Stakeholder Meeting...
Stakeholder Meeting 2026, Politeknik STIA LAN Jakarta Perkuat Kolaborasi Pendidikan Vokasi
Mendiktisaintek: Politeknik...
Mendiktisaintek: Politeknik Cetak Skilled Labor Siap Bersaing di Pasar Kerja Global
HMMI Perkuat Pendidikan...
HMMI Perkuat Pendidikan Vokasi di Indonesia lewat Hyundai Academy Course 2025
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Terima Kunjungan Siswa...
Terima Kunjungan Siswa SMK, TBIG Komitmen Lanjutkan Program Pendidikan Vokasi
Rekomendasi
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Mengapa Harga Beras...
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Persaingan Ketat! 86...
Persaingan Ketat! 86 Peserta Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok Berebut Tiket ke Jakarta
Disdik Depok Dukung...
Disdik Depok Dukung Penuh Liga Bintang Juara GTV, Jadi Wadah Prestasi Siswa SD
Disambut Antusias! 86...
Disambut Antusias! 86 SD Ikuti Audisi Liga Bintang Juara GTV di Depok
Kemendikdasmen Terapkan...
Kemendikdasmen Terapkan MPLS Ramah 2026, Murid Baru Disambut Tanpa Perpeloncoan
Pradita University Terapkan...
Pradita University Terapkan Living Laboratory, Mahasiswa Kuliah Sambil Praktik di Hotel
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Infografis
10 Negara dengan Jam...
10 Negara dengan Jam Kerja Terpendek di Dunia, Suriah Paling Singkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved