11 Universitas di Indonesia yang Memakai Nama Pahlawan, Kampusmu Nomor Berapa?
Jum'at, 08 November 2024 - 15:45 WIB
loading...
A
A
A
Salah satu yang membedakan UBK dengan kampus lainnya adalah adanya pendidikan Ajaran Bung Karno (ABK) yang menjadi mata kuliah wajib yang mengajarkan mahasiswa mengenai kemanusiaan, kebangsaan, dan kenegaraan.
Pahlawan dan tokoh Proklamator Indonesia ini juga diabadikan namanya di salah satu kampus di Pulau Sumatra yaitu Universitas Bung Hatta (UBH) yang beadra di Kota Padang, Sumatra Barat.
UBH didirikan pada 20 April 1981 untuk menjawab permasalahan tak tertampungnya lulusan SMA ke perguruan tinggi pada saat itu. Pendiriannya diprakarsasi oleh Wali Kota Padang kala itu Hasan Basri Durin bersama sejumlah tokoh lainnya.
UBH saat ini dipimpin Rektor Prof Dr Tafdil Husni dan memiliki 6 fakultas dan satu program pascasarjana di antaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Teknologi Industri, dan lainnya.
Nama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Banten
diambil dari Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Banten yang memperjuangkan kemerdekaan wilayah Banten dari kekuasaan kolonial Belanda.
Rektor yang memimpin Untirta saat ini adalah Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman.
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dinamai sesuai nama Sultan Hasanuddin, seorang pahlawan nasional yang gigih melawan penjajahan Belanda di Sulawesi Selatan dan dikenal dengan julukan ayam jantan dari timur.
Unhas menjadi salah satu universitas terbaik di kawasan timur Indonesia.
Universitas Raden Fatah di Palembang diambil dari Raden Fatah, sultan pertama dari Kesultanan Demak, yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di Jawa. Kampus ini berfokus pada pendidikan Islam dan agama.
Berikutnya ada Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) di Surabaya yang diambil dari Dr. Soetomo, tokoh penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Ia mendirikan organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang menjadi tonggak awal kebangkitan nasional.
Universitas Pattimura (Unpatti) - Ambon
Nama ini mengabadikan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, seorang pahlawan nasional yang memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan penjajah Belanda pada abad ke-19.
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado menggunakan nama Sam Ratulangi, pahlawan nasional asal Sulawesi Utara yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan dan pendukung kemerdekaan. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi.
Saat ini Unsrat dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie yang menjabat sejak 2022.
Pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan ini lahir di Yogyakarta, 11 November 1785. Pangeran Diponegoro dikenal sebagai sosok pemimpin Perang Diponegoro atau Perang Jawa karena terjadi di tanah Jawa.
Demi mengenang perjuanganya dalam melawan penjajah, nama Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Universitas Diponegoro (Undip). Undip didirikan pada 15 Oktober 1957 di Semarang, Jawa Tengah.
2. Mohammad Hatta
Pahlawan dan tokoh Proklamator Indonesia ini juga diabadikan namanya di salah satu kampus di Pulau Sumatra yaitu Universitas Bung Hatta (UBH) yang beadra di Kota Padang, Sumatra Barat.
UBH didirikan pada 20 April 1981 untuk menjawab permasalahan tak tertampungnya lulusan SMA ke perguruan tinggi pada saat itu. Pendiriannya diprakarsasi oleh Wali Kota Padang kala itu Hasan Basri Durin bersama sejumlah tokoh lainnya.
UBH saat ini dipimpin Rektor Prof Dr Tafdil Husni dan memiliki 6 fakultas dan satu program pascasarjana di antaranya Fakultas Hukum, FKIP, Fakultas Teknologi Industri, dan lainnya.
3. Sultan Ageng Tirtayasa
Nama Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Banten
diambil dari Sultan Ageng Tirtayasa, Sultan Banten yang memperjuangkan kemerdekaan wilayah Banten dari kekuasaan kolonial Belanda.
Rektor yang memimpin Untirta saat ini adalah Prof. Dr. Ir. H. Fatah Sulaiman.
4. Sultan Hasanuddin
Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar dinamai sesuai nama Sultan Hasanuddin, seorang pahlawan nasional yang gigih melawan penjajahan Belanda di Sulawesi Selatan dan dikenal dengan julukan ayam jantan dari timur.
Unhas menjadi salah satu universitas terbaik di kawasan timur Indonesia.
5. Raden Fatah
Universitas Raden Fatah di Palembang diambil dari Raden Fatah, sultan pertama dari Kesultanan Demak, yang berperan besar dalam penyebaran agama Islam di Jawa. Kampus ini berfokus pada pendidikan Islam dan agama.
6. Dr Soetomo
Berikutnya ada Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) di Surabaya yang diambil dari Dr. Soetomo, tokoh penting dalam sejarah pergerakan nasional Indonesia.
Ia mendirikan organisasi Budi Utomo pada tahun 1908, yang menjadi tonggak awal kebangkitan nasional.
7. Pattimura
Universitas Pattimura (Unpatti) - Ambon
Nama ini mengabadikan Kapitan Pattimura atau Thomas Matulessy, seorang pahlawan nasional yang memimpin perlawanan rakyat Maluku melawan penjajah Belanda pada abad ke-19.
8. Sam Ratulangi
Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) di Manado menggunakan nama Sam Ratulangi, pahlawan nasional asal Sulawesi Utara yang juga dikenal sebagai tokoh pendidikan dan pendukung kemerdekaan. Ia pernah menjabat sebagai Gubernur Sulawesi.
Saat ini Unsrat dipimpin oleh Prof. Dr. Ir. Oktovian Berty Alexander Sompie yang menjabat sejak 2022.
9. Pangeran Diponegoro
Pahlawan nasional yang memperjuangkan kemerdekaan ini lahir di Yogyakarta, 11 November 1785. Pangeran Diponegoro dikenal sebagai sosok pemimpin Perang Diponegoro atau Perang Jawa karena terjadi di tanah Jawa.
Demi mengenang perjuanganya dalam melawan penjajah, nama Diponegoro kemudian diabadikan menjadi nama Universitas Diponegoro (Undip). Undip didirikan pada 15 Oktober 1957 di Semarang, Jawa Tengah.
Lihat Juga :