Dedikasi untuk Nutrisi Ibu dan Anak, Della Rahmawati Terima Penghargaan L'Oreal-UNESCO 2024

Selasa, 12 November 2024 - 15:18 WIB
loading...
Dedikasi untuk Nutrisi...
Kepala Program Studi Food Technology di Swiss German University (SGU) Della Rahmawati menerima penghargaan prestisius LOreal-UNESCO For Women in Science 2024. Foto/SGU.
A A A
JAKARTA - Kepala Program Studi Food Technology di Swiss German University (SGU) Della Rahmawati menerima penghargaan prestisius L'Oreal-UNESCO For Women in Science 2024 pada 11 November 2024. Ia berdedikasi dalam penelitian inovatif yang bertujuan memberikan solusi nutrisi bagi ibu hamil dan anakanak di Indonesia.

Penghargaan ini tidak hanya merayakan capaian pribadi tetapi juga menggarisbawahi pentingnya riset pangan lokal sebagai kunci peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sejak tahun 2014, Della telah mengabdikan dirinya untuk menemukan sumber pangan lokal yang bergizi tinggi namun mudah diakses oleh masyarakat luas.

Baca juga: Dosen FTP UGM Menang di LOreal-UNESCO For Women in Science 2023

Fokus utama penelitiannya adalah mengembangkan satu produk makanan baru berupa taburan nori, seperti furikake dari Jepang berbasis kelakai, sejenis pakis liar dari Palangkaraya, dan tempe non-kedelai dari kacang koro, yang terbukti kaya akan nutrisi penting bagi kesehatan ibu dan anak.

Bagi Della, pemilihan bahan-bahan ini merupakan upaya untuk mengoptimalkan sumber daya alam Indonesia yang melimpah namun belum banyak dimanfaatkan.

Baca juga: 9 Peneliti dan Dosen UI Masuk Jajaran Top 2% Scientist Worldwide 2023

Dalam perjalanannya, Della mengunjungi berbagai lokasi dengan kondisi alam beragam untuk mengidentifikasi jenis kelakai dengan kandungan mineral terbaik. Dari lahan tinggi mineral hingga hutan gambut, ia menjelajah daerah-daerah terpencil, bahkan menggunakan sampan untuk melihat kelakai dalam habitat aslinya.

"Pengalaman ini tak terlupakan dan sangat membuka wawasan. Melihat langsung kekayaan alam kita adalah momen berharga yang membuat saya semakin yakin akan potensi besar pangan lokal," ujar Della, melalui siaran pers, Selasa (12/11/2024).

Della meneliti beberapa varian tempe dari kacang koro untuk menilai kandungan gizi yang paling sesuai bagi kebutuhan ibu hamil dan anak-anak. Ia berharap hasil penelitiannya ini bisa menciptakan pangan bergizi yang terjangkau dan mudah didapat di berbagai lapisan masyarakat.

"Perempuan Bisa Berkarya dan Berkontribusi"

Sebagai seorang ilmuwan dan perempuan, Della percaya bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menghadirkan perubahan positif di masyarakat.

“Perempuan mampu berkarya sama seperti laki-laki, dan penghargaan ini adalah bukti bahwa kontribusi perempuan dihargai serta dibutuhkan,” ungkapnya.

Ia berharap capaian ini dapat menginspirasi lebih banyak perempuan Indonesia untuk terjun dalam dunia penelitian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Sejak awal bergabung dengan SGU, penelitian Della mendapatkan dukungan penuh, termasuk hibah riset yang pertama kali diberikan oleh kampus pada tahun 2015.

Dukungan ini menjadi awal yang mendorong pengembangan riset kelakai dan tempe non-kedelai hingga mendapat pengakuan internasional.

Samuel P. Kusumocahyo, Rektor Swiss German University, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi Della. “Kami sangat bangga memiliki peneliti seperti Della yang tidak hanya berfokus pada ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki dampak sosial yang kuat bagi pemenuhan nutrisi di Indonesia. SGU berkomitmen untuk mendukung penelitian-penelitian yang berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Della berharap penelitiannya ini bisa lebih dari sekadar publikasi ilmiah, tetapi benar-benar dapat meningkatkan kesehatan ibu hamil dan anak-anak di seluruh Indonesia.

"Saya berharap penelitian ini menjadi solusi langsung di lapangan dan membuka wawasan baru dalam bidang teknologi pangan," tambahnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Cerita Djoko Slamet...
Cerita Djoko Slamet Pudjorahardjo, Peneliti yang Lulus S2 Teknik Fisika UGM di Usia 68 Tahun
Peneliti UNJ Gandeng...
Peneliti UNJ Gandeng MGMP Seni Budaya Kota Depok dalam Pengembangan Gim Literasi Gerak
Universitas Brawijaya...
Universitas Brawijaya Buka Lowongan 47 Formasi, S2/S3 Berbagai Jurusan Bisa Daftar!
Kisah Zhafif, Siswa...
Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti
Bukan Lagi Simbol Status,...
Bukan Lagi Simbol Status, Ini Alasan Mengapa Anak Muda Menunda Nikah
Kasus Riset Palsu Demi...
Kasus Riset Palsu Demi Plesiran, Mendiktisaintek Ungkap Temuan Awal
Polemik Peneliti Pakai...
Polemik Peneliti Pakai Riset Palsu di Forum Ilmiah Dunia, DPR Dorong Investigasi
Angkat Pangan dan Nutrisi,...
Angkat Pangan dan Nutrisi, Peneliti Indonesia Masuk Daftar Asian Scientist 100
Rekomendasi
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Berita Terkini
PNJ Telaah Sanksi Tindak...
PNJ Telaah Sanksi Tindak Asusila Sesama Jenis di Kampus
Peneliti Universitas...
Peneliti Universitas Jember Buktikan Tanaman Liar Kalimantan Efektif Turunkan Gula Darah
Mahasiswa MNC University...
Mahasiswa MNC University Pelajari Praktik Layanan Pelanggan Industri Perbankan melalui Company Visit ke Halo BCA
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Profil Pendidikan Agustina...
Profil Pendidikan Agustina Arumsari yang Ditunjuk sebagai Wakil Kepala BGN
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Infografis
Diskon dan Pembebasan...
Diskon dan Pembebasan BBNKB untuk Warga Jakarta!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved