Kemendikti Saintek Berkomitmen Perkuat LAM Teknik dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi

Senin, 18 November 2024 - 13:11 WIB
loading...
A A A
"Salah satu amanah dari undang-undang itu adalah tadinya dilaksanakan oleh BAN PT kemudian disebar ke LAM agar mampu mempercepat proses akreditasi itu," ujarnya.

Misrin menjelaskan, status akreditasi ini penting, terutama bagi calon mahasiswa baru yang ingin memilih prodi keteknikan mana yang sudah terjamin mutu dan kualitasnya.

"Bagi orang tua yang ingin anaknya masuk kampus tentu akreditasi ini penting untuk mereka memetakan masuk ke perguruan tinggi atau prodi mana yang sudah terakreditasi dengan baik," terangnya.

Selain itu akreditasi itu juga penting bagi perusahaan dalam hal memilih lulusan dari kampus dan prodi mana yang sudah terjamin mutunya untuk direkrut sebagai profesional di bidang keteknikan.

Misrin menjelaskan, akreditasi LAM Teknik pun sudah setara dengan akreditasi internasional seperti ABET yang diakui di Amerika Serikat, JABEE dari Jepang, maupun akreditasi internasional lainnya.

Dia menjelaskan, proses untuk mendapatkan status akreditasi LAM Teknik itu selama empat bulan. Status akreditasinya akan berlaku selama lima tahun.

Dia juga mendorong pemerintah untuk menyeleksi ketat lembaga akreditasi internasional agar perguruan tinggi tidak asal dapat sertifikasi akreditasinya saja sementara lembaga yang dipilih untuk melakukan evaluasi itu tidak kredibel.

"Pemerintah harus lebih selektif mengizinkan lembaga akreditasi internasional mana yang layak untuk beroperasi di Indonesia karena kalau tidak korbannya bangsa Indonesia karena mereka asal dapatkan sertifikasi," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
UBM Luncurkan AI Tutor...
UBM Luncurkan AI Tutor Terintegrasi dengan Kurikulum OBE Pertama di Indonesia
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
APTISI Siapkan Ekosistem...
APTISI Siapkan Ekosistem Kampus Digital untuk Tingkatkan APK Pendidikan Tinggi
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Indonesia Kompeten 2045,...
Indonesia Kompeten 2045, Wamenaker Dorong Kampus Perkuat Sertifikasi Kompetensi
Buku Sejarah Gerakan...
Buku Sejarah Gerakan Mahasiswa Diluncurkan, Rekam Perjuangan Sebelum Reformasi 1998
Rekomendasi
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Berita Terkini
Tegang Sejak Pagi! 32...
Tegang Sejak Pagi! 32 Tim Terbaik Liga Bintang Juara Bersaing Menuju Jakarta
Liga Bintang Juara Hari...
Liga Bintang Juara Hari Kedua: 32 Tim Bertarung Rebut 16 Tiket ke Babak Utama Jakarta
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
UKT dan Uang Pangkal...
UKT dan Uang Pangkal Jalur Mandiri Vokasi Undip 2026, Tes Online dari Rumah
Mahasiswa Indonesia-Thailand...
Mahasiswa Indonesia-Thailand Pelajari Rantai Pasok Kopi Jawa Lewat Short Course UNEJ
Midcare Expo 2026 FK...
Midcare Expo 2026 FK Unair, Dorong Mahasiswa Kembangkan Jiwa Kewirausahaan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved