Kemendikti Saintek Berkomitmen Perkuat LAM Teknik dalam Ekosistem Pendidikan Tinggi

Senin, 18 November 2024 - 13:11 WIB
loading...
Kemendikti Saintek Berkomitmen...
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro. Foto/Dikti Saintek.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek) menegaskan komitmennya untuk memperkuat dukungan terhadap Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) Teknik dalam mendukung ekosistem pendidikan tinggi nasional.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Satryo Soemantri Brodjonegoro, dalam diskusi bertajuk "Transformasi Pendidikan Tinggi Keteknikan Menuju Indonesia Emas 2045".

Baca juga: Cara Cek Akreditasi BAN PT untuk Seleksi CPNS 2024

"Pendidikan tinggi keteknikan di Indonesia mengemban amanah untuk mendidik putra putri bangsa,
menghasilkan lulusan erta karya-karya ilmiah, dan inovasi bagi kemaslahatan masyarakat Indonesia baik dari segi keselamatan public, safety, hingga kesejahteraan masyarakat," katanya pada Laporan Kinerja dan Diseminasi Riset BATAP LAM Teknik PII di Jakarta,dikutip Senin (18/11/2024).

Dia menjelaskan, kebutuhan akan kompetensi dan praktisi keinsinyuran yang professional ini terkait erat dengan penjaminan mutu eksternal dan internal bagi Pendidikan tinggi keteknikan.

Baca juga: 25 PTN Terakreditasi Unggul BAN-PT, Ini Kampusnya

Menurut Satryo, transformasi pendidikan tinggi nasional sebagai unsur penjaminan mutu eksternal akan tetap berperan penting alam ekosistem Pendidikan nasional melalui outcome based education serta penjaminan mutu berdasarkan luaran (outcome-based education).

"Pendidikan tinggi keteknikan tentunya harus dan dapat berperan menjadi ujung tombak transformasi menuju Pendidikan berdasarkan luaran," jelasnya.

Pemerintah akan terus mendorong BAN-PT dan LAM, termasuk LAM Teknik, untuk berperan sebagai fasilitator peningkatan mutu pendidikan tinggi, bukan sekadar pengawas dan penilai.

"Oleh karena itu pemerintah berkomitmen memperkuat dukungan bagi kelembagaan LAM Teknik dalam ekosistem Pendidikan tinggi nasional," ujarnya.

Dia menambahkan, pendidikan tinggi dan lembaga-lembaga akreditasi ini juga dituntut untuk beradaptasi dengan semakin beragamnya bentuk kelembagaan, diferensiasi misi, serta format pembelajaran terbaru.

"Ultimate goal transformasi filosofi penjaminan mutu ini ialah terbentuknya budaya mutu di kalangan Pendidikan tinggi keteknikan," ujarnya.

"pemerintah merekognisi peran strategis lam teknik dalam grand desain transformasi pendidikan tinggi di indonesia melalui kepeloporan dalam implementasi sistem penjaminan mutu eketernal berdasarkan luaran," ucapnya.

Satryo menegaskan, pihaknya mendorong agar praktik-praktik terbaik dari LAM Teknik dapat menjadi acuan Lembaga akreditasi mandiri nasional lainnya.

"Mari kita perjuangkan bersama-sama cita-cita nasional Indonesia Emas 2045 melalui Pendidikan keteknikan yang membawa kebaikan bagi seluruh bangsa Indonesia dan dunia," terangnya.

Ketua Badan Tetap LAM Teknik Misri Gozan mengatakan, LAM Teknik akan berusaha keras agar LAM Teknik dapat menjadi rujukan bagi lembaga akreditasi mandiri lainnya.

"Kami berusaha keras untuk melakukan yang terbaik. Kami memahami betul apa yang beliau maksudkan itu. Mudah-mudahan kami bisa menjalankan fungsi itu," katanya.

Dia menyatakan,sampai saat ini ada sekitar 2700 prodi keteknikan dan yang sudah melaksanakan akreditasi sekitar 1.350an prodi. Pihaknya pun akan berupaya mengejar agar semua prodi keteknikan memenuhi proses akreditasi tersebut.

"Salah satu amanah dari undang-undang itu adalah tadinya dilaksanakan oleh BAN PT kemudian disebar ke LAM agar mampu mempercepat proses akreditasi itu," ujarnya.

Misrin menjelaskan, status akreditasi ini penting, terutama bagi calon mahasiswa baru yang ingin memilih prodi keteknikan mana yang sudah terjamin mutu dan kualitasnya.

"Bagi orang tua yang ingin anaknya masuk kampus tentu akreditasi ini penting untuk mereka memetakan masuk ke perguruan tinggi atau prodi mana yang sudah terakreditasi dengan baik," terangnya.

Selain itu akreditasi itu juga penting bagi perusahaan dalam hal memilih lulusan dari kampus dan prodi mana yang sudah terjamin mutunya untuk direkrut sebagai profesional di bidang keteknikan.

Misrin menjelaskan, akreditasi LAM Teknik pun sudah setara dengan akreditasi internasional seperti ABET yang diakui di Amerika Serikat, JABEE dari Jepang, maupun akreditasi internasional lainnya.

Dia menjelaskan, proses untuk mendapatkan status akreditasi LAM Teknik itu selama empat bulan. Status akreditasinya akan berlaku selama lima tahun.

Dia juga mendorong pemerintah untuk menyeleksi ketat lembaga akreditasi internasional agar perguruan tinggi tidak asal dapat sertifikasi akreditasinya saja sementara lembaga yang dipilih untuk melakukan evaluasi itu tidak kredibel.

"Pemerintah harus lebih selektif mengizinkan lembaga akreditasi internasional mana yang layak untuk beroperasi di Indonesia karena kalau tidak korbannya bangsa Indonesia karena mereka asal dapatkan sertifikasi," pungkasnya.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
ABP PTSI Gelar Munas...
ABP PTSI Gelar Munas VI, Bahas Strategi Penguatan Tata Kelola Perguruan Tinggi Swasta
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Jejaring Internasional Lewat AHEIC Global Publication Connect 2026 di Universitas Kuningan
Ingin Kuliah AI? Ini...
Ingin Kuliah AI? Ini 20 Universitas di Indonesia yang Membuka Jurusan Kecerdasan Buatan
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Pendaftaran Akun KIP...
Pendaftaran Akun KIP Kuliah 2026 Masih Dibuka hingga 31 Oktober, Simak Caranya
Jawab Kebutuhan Industri,...
Jawab Kebutuhan Industri, UMB Kenalkan Profesi Insinyur pada Siswa SMK
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
Sinergi dengan 138 Kampus...
Sinergi dengan 138 Kampus dalam Pendidikan Advokat, Peradi Profesional Raih Rekor MURI
Rekomendasi
Hutan Gundul, Cadangan...
Hutan Gundul, Cadangan Devisa Menguap! Mantan Menkeu Bongkar Patgulipat Ekspor Tambang
Cinta Laura Biayai Sekolah...
Cinta Laura Biayai Sekolah Asisten hingga Lulus SMA, Alasannya Bikin Haru
Marketing CoE Danantara,...
Marketing CoE Danantara, Jasa Marga Jadi Mentor Pengelolaan Command Center
Berita Terkini
Beasiswa LPDP 2026:...
Beasiswa LPDP 2026: Cara Memilih Perguruan Tinggi di Luar Daftar Tujuan LPDP
Pendaftaran TKA SMA...
Pendaftaran TKA SMA 2026 Akan Segera Dibuka, Begini Cara Daftarnya
Seno Soeharjono Raih...
Seno Soeharjono Raih Doktor, Gagas Model Baru Tata Kelola Kepaniteraan MA
Kisah Rofi, Anak Pedagang...
Kisah Rofi, Anak Pedagang Ikan Keliling yang Lolos SNBP dan Kuliah di UGM
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seleksi Beasiswa Jalur Prestasi Basket
Daftar di Maganghub,...
Daftar di Maganghub, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Buka Lowongan Magang Nasional 2026
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved