Mahasiswa UI dan President University Hadirkan Konser Musik Klasik Terakbar di Jakarta
Minggu, 24 November 2024 - 18:49 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai informasi, Prof. Dr. Budi Susilo Soepandji dan Dr. Agus Canny merupakan inisiator dan pendiri President University Orchestra (PUORCA).
Baca juga: Labschool Berikan Ruang Aktualisasi Siswa lewat Konser Musik Klasik
Sejak tahun 2016, PUORCA telah bertransformasi menjadi wadah yang strategis bagi para musisi muda berbakat, di lingkungan kampus, yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan dan potensi kreatif dalam bidang musik.
Dalam perjalanan perkembangannya, PUORCA berada di bawah bimbingan Coach Drs. Hary Wisnu Yuniarta, B.Mus.Ed., seorang maestro musik telah mencetak berbagai prestasi gemilang di dalam dan luar negeri.
Melalui acara ini, PUORCA dan OSUI Mahawaditra sukses mempersembahkan serangkaian karya yang tidak hanya terdiri dari musik klasik, tetapi juga aransemen modern dan megah, mulai dari P. I. Tchaikovsky, arr 3. F. Lehmeier, 1812 Overture, Op. 49 (abridged), Georges Bizet Carmen Suite No. 1, Fred Ebb & John Kander, Theme from New York, New York, Andrew Lloyd Webber Don't Cry for Me Argentina, hingga karya Sartono, Hymne Guru, lalu Saridjah Niung, Tanah Air serta Mochtar Embut Varia, Ibukota.
Pagelaran musik klasik ini juga diisi oleh sejumlah nama beken di bidang musik, seperti Najwa Alya sebagai Concert Master, lalu Ati Sriati dan Aning Katamsi sebagai Solis, kemudian William Joel Matthew Quinn Rompis sebagai Arranger, lalu Renardi Effendi Komposer, berikutnya Deza A. Zakiy sebagai Conductor OSUI Mahawaditra hingga Metta F. Ariono Artistic Director OSUI Mahawaditra.
Baca juga: Labschool Berikan Ruang Aktualisasi Siswa lewat Konser Musik Klasik
Sejak tahun 2016, PUORCA telah bertransformasi menjadi wadah yang strategis bagi para musisi muda berbakat, di lingkungan kampus, yang memungkinkan mereka untuk mengembangkan keterampilan dan potensi kreatif dalam bidang musik.
Dalam perjalanan perkembangannya, PUORCA berada di bawah bimbingan Coach Drs. Hary Wisnu Yuniarta, B.Mus.Ed., seorang maestro musik telah mencetak berbagai prestasi gemilang di dalam dan luar negeri.
Melalui acara ini, PUORCA dan OSUI Mahawaditra sukses mempersembahkan serangkaian karya yang tidak hanya terdiri dari musik klasik, tetapi juga aransemen modern dan megah, mulai dari P. I. Tchaikovsky, arr 3. F. Lehmeier, 1812 Overture, Op. 49 (abridged), Georges Bizet Carmen Suite No. 1, Fred Ebb & John Kander, Theme from New York, New York, Andrew Lloyd Webber Don't Cry for Me Argentina, hingga karya Sartono, Hymne Guru, lalu Saridjah Niung, Tanah Air serta Mochtar Embut Varia, Ibukota.
Pagelaran musik klasik ini juga diisi oleh sejumlah nama beken di bidang musik, seperti Najwa Alya sebagai Concert Master, lalu Ati Sriati dan Aning Katamsi sebagai Solis, kemudian William Joel Matthew Quinn Rompis sebagai Arranger, lalu Renardi Effendi Komposer, berikutnya Deza A. Zakiy sebagai Conductor OSUI Mahawaditra hingga Metta F. Ariono Artistic Director OSUI Mahawaditra.
Lihat Juga :