FUSION 2024: UT Gelar Forum Inovatif Tingkat Internasional untuk Dukung SDGs
Kamis, 05 Desember 2024 - 16:36 WIB
loading...
A
A
A
Forum ini menjadi wadah bagi para sarjana, peneliti, dan praktisi dari berbagai disiplin ilmu dan profesional untuk bertukar ide, berdiskusi tentang tantangan terkini, serta merancang pendekatan inovatif demi tercapainya pendidikan yang inklusif dan berkualitas.
Sesi diskusi panel pagi dipandu oleh Dr. A. Hadian Pratama Hamzah dan menghadirkan dua pembicara terkemuka, yaitu Prof. Dr. Harjum Muharam, dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Indonesia, serta Prof. Amanda Reichelt-Brushett dari Faculty of Science and Engineering Southern Cross University, Australia.
Sementara itu, sesi diskusi panel siang dimoderatori oleh Dr. Bachtiar dan menghadirkan tiga pembicara, yaitu Prof. Dr. Mohd. Na’eim Bin Ajis dari College of Law, Government & International Student Universiti Utara Malaysia, Prof. Oscar Odena dari School of Education University of Glasgow, United Kingdom, serta Prof. Dr. MamanRumanta dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka.
Dalam debut perdananya, FUSION melibatkan 18 perguruan tinggi negeri dan swasta sebagai cohost, antara lain Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA), Universitas Batanghari Jambi, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI, Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), dan IBI Kosgoro 1957.
Kemudian Politeknik Bisnis Kaltara, Universitas Bale Bandung, Universitas Widyatama Bandung, STIE AMKOP Makassar, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Suryakancana, Universitas Putra Bangsa,
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Universitas Utpadaka Swastika, STKIP Kusuma Negara, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, Universitas Muhammadiyah Makassar.
Sesi diskusi panel pagi dipandu oleh Dr. A. Hadian Pratama Hamzah dan menghadirkan dua pembicara terkemuka, yaitu Prof. Dr. Harjum Muharam, dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro, Indonesia, serta Prof. Amanda Reichelt-Brushett dari Faculty of Science and Engineering Southern Cross University, Australia.
Sementara itu, sesi diskusi panel siang dimoderatori oleh Dr. Bachtiar dan menghadirkan tiga pembicara, yaitu Prof. Dr. Mohd. Na’eim Bin Ajis dari College of Law, Government & International Student Universiti Utara Malaysia, Prof. Oscar Odena dari School of Education University of Glasgow, United Kingdom, serta Prof. Dr. MamanRumanta dari Sekolah Pascasarjana Universitas Terbuka.
Dalam debut perdananya, FUSION melibatkan 18 perguruan tinggi negeri dan swasta sebagai cohost, antara lain Universitas Negeri Sebelas Maret, Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka (UHAMKA), Universitas Batanghari Jambi, Universitas Darul Ulum Islamic Centre Sudirman GUPPI, Universitas Riau Kepulauan (UNRIKA), dan IBI Kosgoro 1957.
Kemudian Politeknik Bisnis Kaltara, Universitas Bale Bandung, Universitas Widyatama Bandung, STIE AMKOP Makassar, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Universitas Suryakancana, Universitas Putra Bangsa,
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Universitas Utpadaka Swastika, STKIP Kusuma Negara, Institut Bisnis dan Keuangan Nitro, Universitas Muhammadiyah Makassar.
Lihat Juga :