Kisah Enggis, Wisudawan Termuda UNY Raih Gelar Doktor di Usia 25 Tahun

Sabtu, 07 Desember 2024 - 17:26 WIB
loading...
Kisah Enggis, Wisudawan...
Mahasiswa UNY Enggista Hendriko Delano atau Enggis berhasil gelar doktor di usia 25 tahun. Foto/UNY.
A A A
JAKARTA - Mahasiswa UNY Enggista Hendriko Delano atau Enggis berhasil gelar doktor di usia 25 tahun. Penelitian yang ia buat untuk gelar S3-nya diharapkan bisa membantu dunia pendidikan dan kesehatan.

Disertas Enggis berjudul Perbandingan Efek Kombinasi Modalitas Terapi dan Stretching dengan Masase Tepuksorak terhadap Nyeri, Range of Motion, dan Fungsi Gerak Pinggang pada Berbagai Fase Low Back Pain Nonspesifik.

Baca juga: Bagaimana Nasib Gelar Doktor Bahlil Lahadalia? Ini Update dari Rektor Baru UI

Penelitian ini bermula dari pendekatan aplikatif, di mana Enggis memanfaatkan pengalamannya sebagai terapis di Health and Sports Center UNY yang dimulai semenjak Enggis menginjak S2.

Pria kelahiran 5 April 1999 tersebut berkeinginan penelitiannya dapat memberikan manfaat yang luas, tidak hanya untuk masyarakat umum, tetapi juga bagi dunia pendidikan dan kesehatan.

“Harapan saya jelas, penelitian ini bisa diaplikasikan di Health and Sports Center (HSC) UNY dan juga dikaji oleh mahasiswa yang saya ajar," katanya, dikutip dari laman UNY, Sabtu (7/12/2024).

Baca juga: Ratu Camilla Raih Gelar Doktor Kehormatan dari Universitas London

Dalam penelitiannya, Enggis mengungkapkan bahwa Low Back Pain (LBP) atau lebih dikenal dengan nyeri punggung bawah merupakan salah satu cedera musculoskeletal yang sering dialami oleh pekerja dengan aktivitas fisik berat yang dapat mengakibatkan masalah kesehatan serius.

Penelitian ini berfokus pada efektivitas dua metode terapi untuk menangani Low Back Pain (LBP) nonspesifik atau nyeri punggung bawah yang penyebab pastinya tidak diketahui secara jelas. Dalam eksperimennya, Enggis melibatkan 60 pasien dengan keluhan LBP fase sub akut dan kronis, yang dibagi ke dalam beberapa kelompok perlakuan.

Ia membandingkan pendekatan kombinasi alat elektroterapi, seperti SWD (Shortwave Diathermy) dan TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), dengan teknik manual masase tradisional yang dimodifikasi menjadi metode Tepuksorak.

Metode ini mengintegrasikan empat elemen terapi: tekan, pukul, gosok, dan gerak (stretching), sehingga mampu memberikan fleksibilitas penanganan sesuai dengan fase cedera pasien.

Enggis memang menangani beragam kasus cedera musculoskeletal dan data dari pengalamannya tersebut menjadi dasar utama dalam disertasi ini. Temuan dan konsep yang ia kembangkan langsung diterapkan pada pasien, menjadikan penelitian ini relevan sekaligus berdampak nyata dalam praktik klinis sehari-hari.

Hasil penelitian Enggis menunjukkan bahwa metode Tepuksorak lebih efektif dalam meningkatkan fleksibilitas dan fungsi pinggang pada kasus Low Back Pain (LBP) kronis, sementara terapi kombinasi alat elektroterapi, seperti SWD (Shortwave Diathermy) dan TENS (Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation), lebih unggul pada fase subakut.

Menggunakan desain eksperimen Randomized Control Group Pretest-Posttest, penelitian ini melibatkan 60 pasien dengan keluhan LBP nonspesifik.

Temuan ini menawarkan alternatif perawatan nonfarmakologis yang tidak hanya efisien dan ekonomis, tetapi juga mudah diterapkan baik di klinik maupun komunitas dengan sumber daya terbatas, khususnya untuk penanganan cedera olahraga.

Enggis juga berhasil mempublikasikan tiga artikel ilmiah yang terindeks Scopus berdasarkan hasil penelitiannya di antaranya: A Comparison Between the Effectiveness of Tepurak Therapy Versus Deep Tissue Massage Stretching on Low Back Function in Nonspecific Low Back Pain (2024), dan Effectiveness of Combined Deep Tissue Massage and Stretching on Pain.

Selain itu Range of Motion, and Waist Function of Non-Specific Low Back Pain (2023), dan Comparison of the Effectiveness of Tepurak Therapy with Deep Tissue Massage and Stretching in Treating Non-Specific Low Back Pain Injuries (2023).

Ia juga berencana menyusun buku panduan terapi pinggang berdasarkan hasil disertasinya, sehingga dapat menjadi referensi praktis bagi kalangan medis dan masyarakat yang membutuhkan serta dapat bermanfaat bagi banyak pihak.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Kisah Perjuangan Putri...
Kisah Perjuangan Putri Buruh Terasi Rembang Raih Doktor dari UIN Walisongo
Cerita Fulviana, Mahasiswa...
Cerita Fulviana, Mahasiswa UGM yang Lulus Kedokteran di Usia 20 Tahun
Jurusan UNY Terketat...
Jurusan UNY Terketat dan Paling Diminati Calon Mahasiswa di SNBT 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Penguatan Kompolnas...
Penguatan Kompolnas Jadi Jantung Reformasi Polri Antar Rangga Afianto Raih Doktor Kepolisian
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Rekomendasi
Suka Microdrama Singkat?...
Suka Microdrama Singkat? Intip Sinopsis Don’t Hurt Me, Daddy, Mommy’s Leaving di V+Short
Berangkat Umrah, Ruben...
Berangkat Umrah, Ruben Onsu Serahkan Semua Masalah dalam Doa di Depan Ka'bah
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Berita Terkini
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Unpad Umumkan Hasil...
Unpad Umumkan Hasil SMUP 2026 Hari Ini, Cek Info Registrasi hingga UKT
Prabowo Gandeng Imperial...
Prabowo Gandeng Imperial College London Bangun 10 Universitas Kedokteran di Indonesia
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Infografis
22 Tahun Mangkrak, 109...
22 Tahun Mangkrak, 109 Tiang Monorel di Jakarta Dibongkar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved