Siapkan Lulusan Adaptif, Untar Buka Prodi Magister Ilmu Komunikasi
Sabtu, 14 Desember 2024 - 15:22 WIB
loading...
A
A
A
“Kita harus adaptif terhadap perkembangan zaman. Berdirinya Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Fikom Untar ini merupakan salah satu pencapaian yang patut diapresiasi,” katanya.
Ariawan juga menambahkan ilmu komunikasi tetap relevan di berbagai belahan dunia. “Dalam pengamatan saya saat mengunjungi berbagai kampus ternama di luar negeri, ilmu komunikasi masih sangat diminati. Penting untuk mengombinasikan ilmu komunikasi dengan disiplin ilmu lain agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tambahnya.
Dekan Fikom Untar Riris Loisa menyatakan Prodi Magister Ilmu Komunikasi Untar diselenggarakan dengan mengedepankan nilai-nilai Humanis, Entreprenerial, Profesionalisme dan Integritas.
Dengan nilai-nilai ini, para lulusan akan mampu berinovasi menghadapi tantangan di dunia komunikasi yang semakin kompleks, dengan menguatnya komunikasi digital.
Acara inagurasi juga diisi dengan paparan dari Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Riant Nugroho, yang membawakan materi berjudul “Ilmu Komunikasi Hari Ini: Dari Kejelasan dan Kepastian Menuju Persimpangan dengan Ketidakpastian.” Paparannya menyoroti evolusi komunikasi dari media analog ke digital, yang telah mengubah cara manusia memahami dan memengaruhi opini publik.
Ariawan juga menambahkan ilmu komunikasi tetap relevan di berbagai belahan dunia. “Dalam pengamatan saya saat mengunjungi berbagai kampus ternama di luar negeri, ilmu komunikasi masih sangat diminati. Penting untuk mengombinasikan ilmu komunikasi dengan disiplin ilmu lain agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang terus berkembang,” tambahnya.
Dekan Fikom Untar Riris Loisa menyatakan Prodi Magister Ilmu Komunikasi Untar diselenggarakan dengan mengedepankan nilai-nilai Humanis, Entreprenerial, Profesionalisme dan Integritas.
Dengan nilai-nilai ini, para lulusan akan mampu berinovasi menghadapi tantangan di dunia komunikasi yang semakin kompleks, dengan menguatnya komunikasi digital.
Acara inagurasi juga diisi dengan paparan dari Tenaga Ahli Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Riant Nugroho, yang membawakan materi berjudul “Ilmu Komunikasi Hari Ini: Dari Kejelasan dan Kepastian Menuju Persimpangan dengan Ketidakpastian.” Paparannya menyoroti evolusi komunikasi dari media analog ke digital, yang telah mengubah cara manusia memahami dan memengaruhi opini publik.
(nnz)
Lihat Juga :