Direktorat PTKI Kemenag Cetak Sejarah, 27 PTKIN Terakreditasi Unggul

Selasa, 17 Desember 2024 - 19:14 WIB
loading...
Direktorat PTKI Kemenag...
Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) Ahmad Zainul Hamdi. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam, Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam tidak henti-hentinya melakukan inovasi. Hal ini sebagai bagian dari ikhtiar menghadirkan pendidikan tinggi keagamaan Islam berkelas dunia, sekaligus terjangkau bagi seluruh anak bangsa.

Menaungi 59 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ( PTKIN ) dan 848 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI) hingga 2024 telah mencatatkan sejarah. Sejumlah capaian kian mendekatkan visi direktorat, yakni Mewujudkan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam yang Berkualitas, Inklusif, dan Berdaya Saing untuk Mencetak Generasi Unggul yang Berintegritas dan Berkontribusi bagi Kemajuan Bangsa.

Direktur PTKI Ahmad Zainul Hamdi menuturkan, 2024 telah menjadi tonggak sejarah direktorat yang berhasil mencatatkan 27 PTKIN terakreditasi unggul oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT). Menurutnya, capaian ini kian mempertegas komitmen jajarannya untuk meningkatkan layanan guna menghadirkan pendidikan tinggi bermutu di tengah-tengah masyarakat.

Baca Juga: 10 PTKIN Terbaik di Indonesia Versi UniRank, Referensi UM PTKIN 2023

"Apakah ini angkanya akan stuck di sini? Tentu tidak. Angka ini akan terus berjalan, karena bagaimanapun juga keunggulan PTKIN di dalam negeri akan terus-menerus kita tingkatkan, dan jumlah 27 ini akan naik menjadi 28, 29, 30, dan terus akan naik, karena kita akan memastikan bahwa semua PTKIN yang ada di bawah Direktorat PTKI akan menjadi perguruan tinggi yang unggul secara nasional," ujar Ahmad Inung, sapaan akrabnya, di Jakarta, Senin (17/12/2024).

Jumlah ini meningkat signifikan dari 2022. Kala itu, jumlah PTKIN dengan Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) Unggul masih sebanyak 7 PTKIN. Dalam kurun waktu 2023 sampai dengan Desember 2024, terdapat penambahan 20 PTKIN dengan APT Unggul, sehingga secara keseluruhan terdapat 27 PTKIN dengan APT Unggul.

27 PTKNI dengan APT Unggul tersebut adalah UIN Yogyakarta, UIN Malang, UIN Surabaya, UIN Bandung, UIN Makassar, UIN Jakarta, UIN Semarang, UIN Aceh, UIN Palembang, UIN Surakarta, UIN Pekalongan, IAIN Manado, UIN Lampung, UIN Mataram, UIN KHAS Jember, UIN SAIZU Purwokerto, UIN Tulungagung, UIN Riau, UIN Sumatera Utara, IAIN Ponorogo, UIN Padang, UIN Salatiga, UIN Batusangkar, UIN Banjarmasin, UIN Samarinda, dan UIN Jambi.

Rekognisi Internasional


Dengan capaian gemilang di dalam negeri, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam melalui Direktorat PTKI enggan berpuas dengan terus mendorong PTKIN untuk meningkatkan reputasi hingga gayung pun bersambut. Dua PTKIN di bawah Kementerian Agama di kancah internasional kini mulai diakui.

Quacquarelli Symonds World Iniversity Rankings (QS-WUR) mencatatkan Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta 751-800 untuk level Asia, sementara UIN Malik Ibrahim Malang pada peringkat 901 di level yang sama. Capaian ini cukup membanggakan mengingat QS-WUR merupakan salah satu peringkat internasional yang paling banyak dibaca, bersama dengan Academic Ranking of World Universities dan Times Higher Education World University Rankings. "Capaian akan jauh lebih tinggi lagi ketika kita membuat level di Asia Tenggara," ujarnya.

Baca Juga: Sama-sama Universitas Negeri, Ini Perbedaan PTN dan PTKIN

Kemenag dalam hal ini Direktorat PTKI akan terus mendorong PTKIN lainnya untuk mengikuti jejak pendahulunya bertengger di pemeringkatan internasional. Dorongan ini tak hanya isapan jempol belaka. Melalui Direktorat PTKI, Kemenag senantiasa meningkatkan pelayanan guna menyukseskan hal tersebut. Di antaranya menargetkan menggelar proyek percontohan bagi delapan UIN lainnya untuk mendukung upaya internasionalisasi PTKIN ini.

Untuk mencapai hal tersebut, peningkatan kualitas PTKIN di dalam negeri pun akan terus digenjot dengan meningkatkan akreditasi program studi internasional (AUN-QA), Jurnal, dan publikasi ilmiah yang terindeks nasional maupun internasional, beasiswa mahasiswa asing, peningkatan kuota sertifikasi dosen dan mendorong peningkatan guru besar.

Berpacu dengan misi membawa PTKIN menuju jenjang World Class University ini, Direktorat PTKI secara visioner menelurkan gebrakan dengan meluncurkan Siladiktis, sebuah aplikasi Sistem Informasi Layanan Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam. Sistem yang terintegrasi dengan Pusaka SuperApp Kemenag, semua layanan Direktorat PTKI dengan mudah dapat diakses dengan Sigle Sign on (SS0) kapan saja dan di mana saja.

"Kita ingin memastikan bahwa layanan sekarang tidak lagi bertele-tele, semua layanan menjadi sangat simpel. Dengan hanya melalui satu pintu, yaitu Siladiktis, seluruh layanan yang dibutuhkan oleh stakeholder dan oleh siapa saja yang ingin mengakses layanan Direktorat PTKI," ujar Guru Besar UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Dengan Siladiktis, diharapkan setiap misi dan target menuju World Class University dapat berjalan beriringan dengan cepat. Sivitas akademika PTKI dapat memperoleh layanan secara terpadu, mulai dari Perizinan, Ketenagaan, Beasiswa, Bantuan, Penelitian, hingga MBKM.

"Hanya dengan satu klik melalu Siladiktis dan anda akan mendapatkan layanan semua yang dibutuhkan terkait tugas dan fungsi yang ada di Direktorat PTKI," ujarnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PMB Madrasah Jakarta...
PMB Madrasah Jakarta Jalur Tahfiz 2026 Dibuka, Cek Syarat dan Cara Daftarnya
Insentif Guru PAI Tahap...
Insentif Guru PAI Tahap II 2026 Cair, Berikut Besaran dan Jumlah Penerimanya
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Kemenag Gandeng Mitra...
Kemenag Gandeng Mitra Strategis untuk Tingkatkan Kesiapan Kerja Mahasiswa PTKI
Ada Gangguan Jaringan,...
Ada Gangguan Jaringan, Panitia Perpanjang Batas Pembayaran UM-PTKIN 2026
Kunjungi Pulau Arar...
Kunjungi Pulau Arar Papua, Mendikdasmen Tegaskan Akses Pendidikan Anak di Daerah Terpencil
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Perkuat Ekosistem Pendidikan,...
Perkuat Ekosistem Pendidikan, BTN Teken MoU Strategis dengan UNAIR
Rekomendasi
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Pesta Oranje di Depan Mata?
Tunisia vs Belanda:...
Tunisia vs Belanda: Awas Tergelincir Oranje
Pengacara: Penangkapan...
Pengacara: Penangkapan Roy Suryo-Tifa seperti Penculikan para Jenderal di Film
Berita Terkini
SMP Islam Amalina Raih...
SMP Islam Amalina Raih Penghargaan Most Innovative Eco Project di ESD Symposium 2026 Malaysia
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
Infografis
Menelusuri Jejak 6 Kartel...
Menelusuri Jejak 6 Kartel Paling Kejam dalam Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved