Terima 10.142 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UPI Saat Membuka Mokaku
Selasa, 01 September 2020 - 13:34 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, tahun ini UPI menerima 10.142 mahasiswa baru. Puluhan ribu mahasiswa itu tersebar di berbagai kampus UPI di Jawa Barat. Mokaku diikuti 15 mahasiswa sebagai perwakilan dari 8 Fakultas, 5 UPI Kampus daerah, dan 2 mahasiswa unsur Sekolah Pascasarjana. Mokaku sendiri dilaksanakan selama 3 hari, mulai 1-3 September 2020 di Gedung Ahmad Sanusi (BPU).
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan serentak bersamaan kampus daerah. Yaitu Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang. (Baca juga: Gaji Rp150.000, Guru Honorer Ini Rela Ngajar Keliling ke Rumah Siswa )
Ketua pelaksana Mokaku UPI 2020 Suwatno mengatakan, setiap tahun UPI menerima mahasiswa baru tidak kurang dari 10.000-an yang tersebar pada 8 fakultas, 5 kampus daerah, serta Sekolah Pascasarjana. Sebagai upaya untuk memfasilitasi mahasiswa baru mempercepat proses adaptasi terhadap lingkungan yang baru dan memahami strategi pembelajaran.
“Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan memperkuat rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan, juga dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan berintegritas”, kata Suwatno.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang diselenggarakan serentak bersamaan kampus daerah. Yaitu Cibiru, Tasikmalaya, Sumedang, Purwakarta, dan Serang. (Baca juga: Gaji Rp150.000, Guru Honorer Ini Rela Ngajar Keliling ke Rumah Siswa )
Ketua pelaksana Mokaku UPI 2020 Suwatno mengatakan, setiap tahun UPI menerima mahasiswa baru tidak kurang dari 10.000-an yang tersebar pada 8 fakultas, 5 kampus daerah, serta Sekolah Pascasarjana. Sebagai upaya untuk memfasilitasi mahasiswa baru mempercepat proses adaptasi terhadap lingkungan yang baru dan memahami strategi pembelajaran.
“Masa ini dapat dijadikan titik tolak inisiasi pembinaan idealisme, menanamkan dan memperkuat rasa cinta tanah air, dan kepedulian terhadap lingkungan, juga dalam rangka menciptakan generasi yang berkarakter religius, nasionalis, mandiri, gotong royong dan berintegritas”, kata Suwatno.
(mpw)
Lihat Juga :