Terima 10.142 Mahasiswa, Ini Pesan Rektor UPI Saat Membuka Mokaku
Selasa, 01 September 2020 - 13:34 WIB
loading...
Perwakilan mahasiswa baru mengikuti Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) secara daring dan luring di Kampus UPI, Kota Bandung, Selasa (1/8). Foto/Arif Budianto
A
A
A
BANDUNG - Rektor Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung M Solehuddin meminta, masa pandemi tak menjadi halangan bagi mahasiswa untuk maju dan terus meraih pendidikan secara maksimal.
Hal itu disampaikan Rektor UPI saat mengawali Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) secara daring dan luring di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (1/8/2020). (Baca juga: Selama Kuliah Makan Pakai Keripik, Lulus Cum Laude dan Dapat Beasiswa S2 )
"Masa pandemik bukan merupakan halangan dan rintangan besar untuk menciptakan manusia Indonesia yang unggul dalam meraih daya saing untuk menciptakan kemajuan bangsa. Keunggulan inilah yang menjadi nilai utama dalam membangun generasi emas Indonesia yang cerdas dan berkarakter," kata Solehuddin.
Kendati menjalani proses pendidikan dengan keterbatasan, pihaknya mengajak semua sivitas akademika UPI, khususnya kepada para mahasiswa baru, untuk menghadapi pandemi COVID-19 dengan bijak. Serta memanfaatkan momen ini untuk beradaptasi dan menggapai harapan baru yang lebih baik, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. (Baca juga: 3 Mahasiswa UNS Menangi Innovation Concrete Competition )
Dia menyadari, mahasiswa baru yang diterima di UPI adalah generasi milenial yang memiliki karakter dan cara pandang tersendiri yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Yaitu generasi yang diyakini memiliki kemampuan dan fleksibilitas dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Hal itu disampaikan Rektor UPI saat mengawali Masa Orientasi Kampus dan Kuliah Umum (Mokaku) secara daring dan luring di Kampus UPI, Jalan Setiabudi, Kota Bandung, Selasa (1/8/2020). (Baca juga: Selama Kuliah Makan Pakai Keripik, Lulus Cum Laude dan Dapat Beasiswa S2 )
"Masa pandemik bukan merupakan halangan dan rintangan besar untuk menciptakan manusia Indonesia yang unggul dalam meraih daya saing untuk menciptakan kemajuan bangsa. Keunggulan inilah yang menjadi nilai utama dalam membangun generasi emas Indonesia yang cerdas dan berkarakter," kata Solehuddin.
Kendati menjalani proses pendidikan dengan keterbatasan, pihaknya mengajak semua sivitas akademika UPI, khususnya kepada para mahasiswa baru, untuk menghadapi pandemi COVID-19 dengan bijak. Serta memanfaatkan momen ini untuk beradaptasi dan menggapai harapan baru yang lebih baik, baik dalam bidang akademik maupun non-akademik. (Baca juga: 3 Mahasiswa UNS Menangi Innovation Concrete Competition )
Dia menyadari, mahasiswa baru yang diterima di UPI adalah generasi milenial yang memiliki karakter dan cara pandang tersendiri yang berbeda dengan generasi sebelumnya. Yaitu generasi yang diyakini memiliki kemampuan dan fleksibilitas dalam menghadapi berbagai tantangan hidup.
Lihat Juga :