Libur Sekolah selama Ramadan Diputuskan Pekan Ini
Senin, 13 Januari 2025 - 16:41 WIB
loading...
A
A
A
Mu'ti mengatakan bahwa ada tiga opsi untuk mengatur libur sekolah pada saat Ramadan. "Yang pertama kan ada yang mengusulkan libur penuh dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di masyarakat," katanya.
Opsi kedua, lanjutnya, ada libur awal Ramadan dan jelang Idulfitri. "Biasanya kalau yang berlaku sekarang itu kan awal Ramadan itu libur. Jadi misalnya tiga hari atau dua hari menjelang Ramadan sampai misalnya empat hari atau lima hari Ramadan pertama libur. Kemudian habis itu masuk seperti biasa. Kemudian nanti biasanya menjelang Idulfitri juga libur biasanya, bisa dua hari atau tiga hari menjelang Idulfitri libur, sampai nanti selesainya rangkaian mudik. Yang berlaku sekarang kan begitu," jelas Mu'ti
Opsi ketiga, kata Mu'ti, usulan masuk penuh sebagaimana sekolah biasa. Namun, dia memastikan intinya semua opsi tersebut adalah usulan-usulan yang ada di masyarakat. Dia pun mengatakan keputusan ini nantinya akan diambil setelah adanya rapat gabungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Kami tentu memantau usulan-usulan itu sebagai bagian dari aspirasi publik yang dalam konteks demokrasi itu sehat karena ada partisipasi masyarakat dalam pengambil kebijakan publik. Hingga keputusannya bagaimana, nanti menunggu setelah kami ada rapat gabungan bersama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri yang dikoordinasi oleh Pak Menko PMK," pungkas tokoh Muhammadiyah ini.
Opsi kedua, lanjutnya, ada libur awal Ramadan dan jelang Idulfitri. "Biasanya kalau yang berlaku sekarang itu kan awal Ramadan itu libur. Jadi misalnya tiga hari atau dua hari menjelang Ramadan sampai misalnya empat hari atau lima hari Ramadan pertama libur. Kemudian habis itu masuk seperti biasa. Kemudian nanti biasanya menjelang Idulfitri juga libur biasanya, bisa dua hari atau tiga hari menjelang Idulfitri libur, sampai nanti selesainya rangkaian mudik. Yang berlaku sekarang kan begitu," jelas Mu'ti
Opsi ketiga, kata Mu'ti, usulan masuk penuh sebagaimana sekolah biasa. Namun, dia memastikan intinya semua opsi tersebut adalah usulan-usulan yang ada di masyarakat. Dia pun mengatakan keputusan ini nantinya akan diambil setelah adanya rapat gabungan dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
"Kami tentu memantau usulan-usulan itu sebagai bagian dari aspirasi publik yang dalam konteks demokrasi itu sehat karena ada partisipasi masyarakat dalam pengambil kebijakan publik. Hingga keputusannya bagaimana, nanti menunggu setelah kami ada rapat gabungan bersama dengan Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri yang dikoordinasi oleh Pak Menko PMK," pungkas tokoh Muhammadiyah ini.
(zik)
Lihat Juga :