UGM Jadi Kampus Pencetak Insinyur Terbanyak di Indonesia
Rabu, 15 Januari 2025 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Maju Jadi Calon Pemimpin PII, Prof ATM Bertekad Bangun Peradaban Keinsinyuran Humanis
UGM melantik 859 insinyur baru. Sebanyak 859 insinyur baru berasal dari Fakultas Teknik (727), Fakultas Kehutanan (70) dan Fakultas Peternakan (62). Dengan penambahan 727 lulusan insinyur baru, Fakultas Teknik UGM tercatat hingga saat ini berhasil meluluskan 4.281 insinyur.
Fakultas Kehutanan UGM dengan penambahan 70 lulusan insinyur baru maka hingga saat ini berhasil mencetak 374 insinyur. Sedangkan Fakultas Peternakan UGM dengan meluluskan 62 insinyur baru maka hingga saat ini berhasil mencetak 747 insinyur. Dengan demikian UGM telah berhasil mencetak 5.402 profesi insinyur.
Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Ir, Selo mengatakan, dengan pelantikan insinyur oleh UGM dan PII maka para lulusan saat ini boleh dibilang sebagai insinyur yang sesungguhnya. Jika sebelumnya bergelar Sarjana Teknik dinilai masih terasa belum sah.
Baca juga: Prof Ichlasul Amal Meninggal Dunia, Rektor UGM: Beliau Banyak Memberi Kontribusi untuk Kampus
“Namun dengan pelantikan hari ini maka insinyur yang disandang beneran karena juga dilantik bersama PII”, ujarnya.
Ia mengingatkan kepada para lulusan baru tentang lagu himne Gadjah Mada dan himne PII dimana keduanya mengandung kata-kata bermakna.
UGM melantik 859 insinyur baru. Sebanyak 859 insinyur baru berasal dari Fakultas Teknik (727), Fakultas Kehutanan (70) dan Fakultas Peternakan (62). Dengan penambahan 727 lulusan insinyur baru, Fakultas Teknik UGM tercatat hingga saat ini berhasil meluluskan 4.281 insinyur.
Fakultas Kehutanan UGM dengan penambahan 70 lulusan insinyur baru maka hingga saat ini berhasil mencetak 374 insinyur. Sedangkan Fakultas Peternakan UGM dengan meluluskan 62 insinyur baru maka hingga saat ini berhasil mencetak 747 insinyur. Dengan demikian UGM telah berhasil mencetak 5.402 profesi insinyur.
Dekan Fakultas Teknik UGM Prof. Ir, Selo mengatakan, dengan pelantikan insinyur oleh UGM dan PII maka para lulusan saat ini boleh dibilang sebagai insinyur yang sesungguhnya. Jika sebelumnya bergelar Sarjana Teknik dinilai masih terasa belum sah.
Baca juga: Prof Ichlasul Amal Meninggal Dunia, Rektor UGM: Beliau Banyak Memberi Kontribusi untuk Kampus
“Namun dengan pelantikan hari ini maka insinyur yang disandang beneran karena juga dilantik bersama PII”, ujarnya.
Ia mengingatkan kepada para lulusan baru tentang lagu himne Gadjah Mada dan himne PII dimana keduanya mengandung kata-kata bermakna.
Lihat Juga :