Wacana Libur Sekolah selama Ramadan, Mendikdasmen Abdul Mu'ti: Segera Ada Pengumuman
Jum'at, 17 Januari 2025 - 08:28 WIB
loading...
Mendikdasmen Abdul Muti. Foto/Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Wacana libur sekolah selama Ramadan 2025 menuai polemik. Pemerintah menyebut akan segera ada pengumuman terkait wacana tersebut.
"Insyaallah segera ada pengumuman," kata Mu'ti saat dikonfirmasi SINDOnews, Jumat (17/1/2025).
Mu'ti tak menjawab secara gamblang waktu pengumuman kebijakan baru itu. Saat ditanya apakah masih menunggu kepulangan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dari lawatannya ke Arab Saudi, dia tidak menjawab. Diketahui, Menag sudah kembali ke Tanah Air, kemarin.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut ada tiga opsi yang beredar di masyarakat mengenai libur sekolah selama Ramadan.
Pertama, libur penuh dengan kegiatan keagamaan, seperti pesantren kilat, yang memungkinkan siswa memanfaatkan waktu libur untuk meningkatkan pemahaman agama.
Kedua, libur parsial atau libur diberikan beberapa hari menjelang Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Ini merupakan pola yang biasa berlaku saat ini. "Biasanya kalau yang berlaku sekarang itu kan awal Ramadan itu libur. Jadi misalnya tiga hari atau dua hari menjelang Ramadan sampai misalnya empat hari atau lima hari Ramadan pertama libur. Kemudian habis itu masuk seperti biasa. Kemudian nanti biasanya menjelang Idulfitri juga libur biasanya, bisa dua hari atau tiga hari menjelang Idulfitri libur, sampai nanti selesainya rangkaian mudik. Yang berlaku sekarang kan begitu," jelas Mu'ti.
"Insyaallah segera ada pengumuman," kata Mu'ti saat dikonfirmasi SINDOnews, Jumat (17/1/2025).
Mu'ti tak menjawab secara gamblang waktu pengumuman kebijakan baru itu. Saat ditanya apakah masih menunggu kepulangan Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dari lawatannya ke Arab Saudi, dia tidak menjawab. Diketahui, Menag sudah kembali ke Tanah Air, kemarin.
Tiga Opsi
Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyebut ada tiga opsi yang beredar di masyarakat mengenai libur sekolah selama Ramadan.
Pertama, libur penuh dengan kegiatan keagamaan, seperti pesantren kilat, yang memungkinkan siswa memanfaatkan waktu libur untuk meningkatkan pemahaman agama.
Kedua, libur parsial atau libur diberikan beberapa hari menjelang Ramadan hingga menjelang Idulfitri. Ini merupakan pola yang biasa berlaku saat ini. "Biasanya kalau yang berlaku sekarang itu kan awal Ramadan itu libur. Jadi misalnya tiga hari atau dua hari menjelang Ramadan sampai misalnya empat hari atau lima hari Ramadan pertama libur. Kemudian habis itu masuk seperti biasa. Kemudian nanti biasanya menjelang Idulfitri juga libur biasanya, bisa dua hari atau tiga hari menjelang Idulfitri libur, sampai nanti selesainya rangkaian mudik. Yang berlaku sekarang kan begitu," jelas Mu'ti.
Lihat Juga :