Bantuan Kuota, PGRI: Pemerintah Jangan Lupakan Guru Honorer dan Swasta
Rabu, 02 September 2020 - 14:13 WIB
loading...
A
A
A
"Perlu disiapkan juklak dan juknis agar subsidi tepat sasaran. Kami sangat berterima kasih apabila semua siswa, mahasiswa, guru, dan dosen dapat menerimanya," katanya.
Unifah menerangkan, kalaupun pemerintah membuat seleksi penerima bantuan kuota, Unifah berharap, pemerintah jangan meninggalkan guru honorer dan juga swasta. Mereka perlu dibantu, ujar Unifah, sebab mereka turut mengajar yang mengisi kekosongan guru di sekolah.
Selain itu dia meminta kepada pemerintah membantu guru dan siswa yang berada di daerah 3T atau daerah yang belum terjangkau internet maupun listrik. "Dapat disediakan infrastruktur dasar agar mereka tidak tertinggal dengan saudara-saudaranya di daerah lain yang lebih siap," ujarnya. (Baca juga: Gaji Rp150.000, Guru Honorer Ini Rela Ngajar Keliling ke Rumah Siswa )
"Mari kita bersama membantu pemerintah, bahu membahu, memberikan yang terbaik agar hak atas pendidikan bagi anak-anak tetap dapat diterima dan kemampuan guru dapat meningkat," lanjutnya.
Diketahui, bantuan kuota internet yang akan diberikan untuk siswa sebesar 35 GB/bulan. Lalu untuk guru sebesar 42 GB/bulan. Sementara bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan lebih banyak yakni 50 GB/bulan. Subsidi kuota internet selama 4 bulan ini disediakan dengan anggaran Rp7,2 triliun.
Unifah menerangkan, kalaupun pemerintah membuat seleksi penerima bantuan kuota, Unifah berharap, pemerintah jangan meninggalkan guru honorer dan juga swasta. Mereka perlu dibantu, ujar Unifah, sebab mereka turut mengajar yang mengisi kekosongan guru di sekolah.
Selain itu dia meminta kepada pemerintah membantu guru dan siswa yang berada di daerah 3T atau daerah yang belum terjangkau internet maupun listrik. "Dapat disediakan infrastruktur dasar agar mereka tidak tertinggal dengan saudara-saudaranya di daerah lain yang lebih siap," ujarnya. (Baca juga: Gaji Rp150.000, Guru Honorer Ini Rela Ngajar Keliling ke Rumah Siswa )
"Mari kita bersama membantu pemerintah, bahu membahu, memberikan yang terbaik agar hak atas pendidikan bagi anak-anak tetap dapat diterima dan kemampuan guru dapat meningkat," lanjutnya.
Diketahui, bantuan kuota internet yang akan diberikan untuk siswa sebesar 35 GB/bulan. Lalu untuk guru sebesar 42 GB/bulan. Sementara bantuan kuota internet untuk mahasiswa dan dosen diberikan lebih banyak yakni 50 GB/bulan. Subsidi kuota internet selama 4 bulan ini disediakan dengan anggaran Rp7,2 triliun.
(mpw)
Lihat Juga :