UNJ Siap Perkuat Talenta Atlet Muda Tenis Meja Indonesia Menuju Olimpiade 2030
Rabu, 12 Februari 2025 - 16:53 WIB
loading...
Rektor UNJ Prof Komarudin. Foto/UNJ.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) siap mendukung para atlet muda tenis meja Indonesia di kancah dunia. Tidak hanya menyediakan pelatih namun juga fasilitas olahraga dengan fasilitas mumpuni.
Rektor UNJ Prof Komarudin mengatakan, UNJ selain penggunaan GOR juga siap mendukung dan menjalin kerja sama lebih lanjut dengan PP PTMSI dalam bentuk pelatihan dan pembinaan para atlet muda potensial tenis meja dalam menyongsong Olimpiade 2032 dan kegiatan kompetisi olahraga Tenis Meja di level internasional.
"Sebab UNJ memiliki fasilitas yang memadai dengan Sport Science-nya dan juga pelatih yang sudah berlisensi dari unsur dosen UNJ," ucap Prof. Komarudin, melalui siaran pers, Rabu (12/2/2025).
Gedung Olahraga Universitas Negeri Jakarta (GOR UNJ) pun pada 7-9 Februari lalu dipakai sebagai lokasi Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur (KU) 15 dan 19 oleh Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI).
GOR UNJ ini digadang-gadang menjadi GOR pertama di Indonesia yang menyandingkan antara olahraga dan sport science sehingga tidak aneh jika memasuki GOR ini seperti masuk ke dalam Laboratorium, Klinik olahraga dan sarana olah raga itu sendiri tentunya yang digabung menjadi satu.
GOR UNJ juga menjadi tempat bersejarah karena melahirkan atlet-atlet kebanggaan Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kompetisi nasional dan internasional.
GOR UNJ yang berdiri sejak tahun 2020 dibangun di atas lahan 3.360 meter persegi, dan luas bangunan 8.000 meter persegi dengan lahan parkir yang cukup luas untuk menampung mencapai 60 mobil di sisi dalam area gedung serta ratusan mobil di sisi luar gedung.
Rektor UNJ Prof Komarudin mengatakan, UNJ selain penggunaan GOR juga siap mendukung dan menjalin kerja sama lebih lanjut dengan PP PTMSI dalam bentuk pelatihan dan pembinaan para atlet muda potensial tenis meja dalam menyongsong Olimpiade 2032 dan kegiatan kompetisi olahraga Tenis Meja di level internasional.
"Sebab UNJ memiliki fasilitas yang memadai dengan Sport Science-nya dan juga pelatih yang sudah berlisensi dari unsur dosen UNJ," ucap Prof. Komarudin, melalui siaran pers, Rabu (12/2/2025).
Gedung Olahraga Universitas Negeri Jakarta (GOR UNJ) pun pada 7-9 Februari lalu dipakai sebagai lokasi Kejurnas Tenis Meja Kelompok Umur (KU) 15 dan 19 oleh Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI).
GOR UNJ ini digadang-gadang menjadi GOR pertama di Indonesia yang menyandingkan antara olahraga dan sport science sehingga tidak aneh jika memasuki GOR ini seperti masuk ke dalam Laboratorium, Klinik olahraga dan sarana olah raga itu sendiri tentunya yang digabung menjadi satu.
GOR UNJ juga menjadi tempat bersejarah karena melahirkan atlet-atlet kebanggaan Indonesia yang mengharumkan nama bangsa di kompetisi nasional dan internasional.
GOR UNJ yang berdiri sejak tahun 2020 dibangun di atas lahan 3.360 meter persegi, dan luas bangunan 8.000 meter persegi dengan lahan parkir yang cukup luas untuk menampung mencapai 60 mobil di sisi dalam area gedung serta ratusan mobil di sisi luar gedung.
Lihat Juga :