Perkuat Ekosistem Perfilman Indonesia, ILUNI UI Gelar IMAC Film Fest 2025
Senin, 17 Februari 2025 - 17:55 WIB
loading...
A
A
A
Bermula dari keresahan dan keinginan mewadahi para pelajar untuk terus berkembang, IMAC 2025 hadir mendukung insan muda di industri perfilman Indonesia. IMAC Film Camp 2025 menjadi langkah awal untuk mewadahi para pelajar agar terus berkembang.
Kegiatan ini menghadirkan para mentor prestige di bidang perfilman seperti Andhy Pulung (nominator Festival Film Indonesia kategori penyunting gambar terbaik sejak 2006). Kemudian, Dian Tamara (sutradara MV Nina - .Feast), Annisa Adjam (produser film “Sawo Matang”, tayang di 48th Toronto International Film Festival).
Tak ketinggalan, Herlangga Janotama (sinematografer “Alif Pengen Punya Pacar, Yuli Pengen Dibonceng Ngabers”). Kemudian, Deliesza Tamara (penulis sinopsis film “My Annoying Brother”), dan Risanggalih Aditya (penata suara film “Vania on Lima Street”).
Acara yang berlangsung selama tujuh hari ini juga berhasil menghasilkan karya film pendek dari insan muda. Hal ini dalam rangka mendukung industri perfilman Indonesia.
Adapun Dewan Juri IMAC 2025, diisi jajaran seniman film berprestasi dari kancah nasional hingga internasional. mulai dari Eric Sasono, Putri Ayudya, Wregas Bhanuteja, Erina Adeline, Nurita Anandia, Khozy Rizal, Daniel Rudi, Olin Monteiro, dan Winner Wijaya.
Selama pendaftaran karya dibuka, IMAC 2025 menerima 246 film fiksi dan dokumenter pendek. IMAC 2025 akan memutar kurang lebih 50 film pendek karya pelajar, mahasiswa, dan umum.
Kegiatan ini menghadirkan para mentor prestige di bidang perfilman seperti Andhy Pulung (nominator Festival Film Indonesia kategori penyunting gambar terbaik sejak 2006). Kemudian, Dian Tamara (sutradara MV Nina - .Feast), Annisa Adjam (produser film “Sawo Matang”, tayang di 48th Toronto International Film Festival).
Tak ketinggalan, Herlangga Janotama (sinematografer “Alif Pengen Punya Pacar, Yuli Pengen Dibonceng Ngabers”). Kemudian, Deliesza Tamara (penulis sinopsis film “My Annoying Brother”), dan Risanggalih Aditya (penata suara film “Vania on Lima Street”).
Acara yang berlangsung selama tujuh hari ini juga berhasil menghasilkan karya film pendek dari insan muda. Hal ini dalam rangka mendukung industri perfilman Indonesia.
Adapun Dewan Juri IMAC 2025, diisi jajaran seniman film berprestasi dari kancah nasional hingga internasional. mulai dari Eric Sasono, Putri Ayudya, Wregas Bhanuteja, Erina Adeline, Nurita Anandia, Khozy Rizal, Daniel Rudi, Olin Monteiro, dan Winner Wijaya.
Selama pendaftaran karya dibuka, IMAC 2025 menerima 246 film fiksi dan dokumenter pendek. IMAC 2025 akan memutar kurang lebih 50 film pendek karya pelajar, mahasiswa, dan umum.
(nnz)
Lihat Juga :