Prof.Jazidie Kembali Jabat Rektor Unusa Surabaya, Ini Targetnya
Jum'at, 04 September 2020 - 10:23 WIB
loading...
A
A
A
Dengan demikian, Struktur Rektorat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya masa khidmat 2020-2025, yaitu Prof. Achmad Jazidie, (Rektor Unusa); Prof. Kacung Marijan, (Wakil Rektor 1, Bidang Akademik Unusa); Muhammad Faqih, (Wakil Rektor 2, Bidang Administrasi Umum, Sumber Daya, dan Keuangan Unusa); Umi Hanik, (Wakil Rektor 3, Bidang Perencanaan, Pengembangan, dan Kerja Sama Unusa). (Baca juga: Kemendikbud Anggarkan Rp4,4 T untuk Kampus Merdeka Tahun Depan )
Ketua Yarsis, Prof. KH Mohammad Nuh mengatakan, pelantikan ini menjadi salah satu fase awal untuk lima tahun ke depan dalam mempersiapkan 100 tahun organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Perkembangan Unusa semakin hari memiliki peringkat yang cukup bagus.
“Saya berharap lima tahun ke depan, dimasa jabatan pimpinan yang baru ini, Unusa berada di peringkat 50 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Jadi yang menjadi salah satu langkah awal untuk mewujudkan momentum sebagai living monumen,” ujarnya.
Nuh berharap dengan adanya pelantikan Rektor Unusa ini memberikan dampak yang baik untuk Unusa ke depannnya. Terlebih bisa menularkan ilmu kepada Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).
"Jadi apa yang dimiliki atau ditemukan oleh Unusa dapat diberikan kepada perguruan tinggi seperti program buatan dari sistem informasi Unusa,” pungkasnya.
Ketua Yarsis, Prof. KH Mohammad Nuh mengatakan, pelantikan ini menjadi salah satu fase awal untuk lima tahun ke depan dalam mempersiapkan 100 tahun organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Perkembangan Unusa semakin hari memiliki peringkat yang cukup bagus.
“Saya berharap lima tahun ke depan, dimasa jabatan pimpinan yang baru ini, Unusa berada di peringkat 50 perguruan tinggi seluruh Indonesia. Jadi yang menjadi salah satu langkah awal untuk mewujudkan momentum sebagai living monumen,” ujarnya.
Nuh berharap dengan adanya pelantikan Rektor Unusa ini memberikan dampak yang baik untuk Unusa ke depannnya. Terlebih bisa menularkan ilmu kepada Lembaga Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPTNU).
"Jadi apa yang dimiliki atau ditemukan oleh Unusa dapat diberikan kepada perguruan tinggi seperti program buatan dari sistem informasi Unusa,” pungkasnya.
(mpw)
Lihat Juga :