Pameran STEAM SMA Labschool Jakarta: Kolaborasi Ilmu, Kreativitas, dan Inovasi
Minggu, 16 Maret 2025 - 17:50 WIB
loading...
Siswa kelas 12 SMA Labschool Jakarta melakukan Pameran Hasil Karya Proyek Berbasis STEAM sebagai bagian dari Asesmen Akhir Sekolah (AAS). Foto/Istimewa.
A
A
A
JAKARTA - Siswa kelas 12 SMA Labschool Jakarta melakukan Pameran Hasil Karya Proyek Berbasis STEAM sebagai bagian dari Asesmen Akhir Sekolah (AAS). Pameran ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menunjukkan kreativitas dan inovasi dalam menciptakan solusi atas berbagai permasalahan di masyarakat.
“Asesmen Akhir Sekolah Tahun Pelajaran 2024/2025 diselenggarakan dengan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan lintas mata pelajaran dengan pendekatan STEAM. Mencakup ujian teori, praktik, dan presentasi. Dengan pendekatan STEAM, ujian akhir sekolah tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah nyata, berkolaborasi, mengekspresikan ide secara kreatif dan menghasilkan sebuah karya produk inovatif,” ujar Badru Zaman, Kepala SMA Labschool Jakarta, melalui siaran pers, Minggu (16/3/2025).
Baca juga: Peran Penting Orang Tua Bukti Tingkatkan Kreativitas Pelajar SMA
Melalui pameran ini, para siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga ditantang untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari ke dalam proyek nyata. Menariknya, setiap karya dibuat dengan konsep ramah lingkungan, menjadikan pameran ini tidak hanya edukatif tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.
Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ali Mukodas menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas kontribusinya dalam menghasilkan karya inovatif.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada SMA Labschool Jakarta yang sudah berani membuat Asesmen Akhir Sekolah kelas 12 dengan proyek berbasis STEAM. Ternyata karya yang dihasilkan oleh para siswa ini sangat luar biasa dan di luar dugaan. Ide-ide mereka yang kreatif dan inovatif menghasilkan produk bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat”, tuturnya.
“Asesmen Akhir Sekolah Tahun Pelajaran 2024/2025 diselenggarakan dengan pendekatan inovatif yang mengintegrasikan lintas mata pelajaran dengan pendekatan STEAM. Mencakup ujian teori, praktik, dan presentasi. Dengan pendekatan STEAM, ujian akhir sekolah tidak hanya menguji hafalan, tetapi juga kemampuan siswa dalam menyelesaikan masalah nyata, berkolaborasi, mengekspresikan ide secara kreatif dan menghasilkan sebuah karya produk inovatif,” ujar Badru Zaman, Kepala SMA Labschool Jakarta, melalui siaran pers, Minggu (16/3/2025).
Baca juga: Peran Penting Orang Tua Bukti Tingkatkan Kreativitas Pelajar SMA
Melalui pameran ini, para siswa tidak hanya diuji secara teori, tetapi juga ditantang untuk mengaplikasikan ilmu yang mereka pelajari ke dalam proyek nyata. Menariknya, setiap karya dibuat dengan konsep ramah lingkungan, menjadikan pameran ini tidak hanya edukatif tetapi juga berdampak positif bagi lingkungan.
Kepala Bidang SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Ali Mukodas menyampaikan apresiasi kepada para siswa atas kontribusinya dalam menghasilkan karya inovatif.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada SMA Labschool Jakarta yang sudah berani membuat Asesmen Akhir Sekolah kelas 12 dengan proyek berbasis STEAM. Ternyata karya yang dihasilkan oleh para siswa ini sangat luar biasa dan di luar dugaan. Ide-ide mereka yang kreatif dan inovatif menghasilkan produk bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat”, tuturnya.
Lihat Juga :