Pameran STEAM SMA Labschool Jakarta: Kolaborasi Ilmu, Kreativitas, dan Inovasi
Minggu, 16 Maret 2025 - 17:50 WIB
loading...
A
A
A
Proyek STEAM siswa SMA Labschool Jakarta yang dipamerkan meliputi tiga tema, yaitu (1) Sustainable Fashion: Inovasi Pakaian Ramah Lingkungan; (2) Energi Masa Depan: Menuju Energi Terbarukan ; (3) Kota Masa Depan: Smart and Sustainable City .
Siswa perkelas dibagi menjadi tiga kelompok sesuai tema yang telah ditentukan oleh sekolah. Total 243 siswa kelas 12 angkatan Laksawara Avrinrama telah mengikuti AAS berbasis STEAM dengan lancar dan sukses pada Jumat, 14 Maret 2025 di SMA Labschool Jakarta.
“Bagi kami proyek STEAM ini sangat tepat sebagai pengganti ujian sekolah. Proses pengerjaan proyek yang dilakukan bersama-sama di akhir masa SMA memberi kesan sangat baik kepada siswa termasuk saya. Menurut saya, proyek STEAM sangat amat relevan dengan kondisi masa kini karena mengedepankan kerjasama dan kolaborasi antar siswa yang tentunya akan bermanfaat di masa yang akan datang,” kata Rafi Pradipta Andira Sulistyo, siswa kelas 12 SMA Labschool Jakarta.
Karena kegiatan ini adalah bagian dari Asesmen Sekolah, pameran hasil karya tak hanya dinilai oleh guru mata pelajaran, melainkan juga terdapat asesor dari pihak eksternal, yaitu Dr. Hadi Nasbey, Dekan FMIPA
Universitas Negeri Jakarta dan Ariy Arka dari Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya Kementerian Perindustrian.
Selain sebagai bentuk penilaian akademik, pameran STEAM berperan penting dalam menginspirasi generasi muda untuk terus berimajinasi, memberi solusi dengan inovasi tiada henti. Turut hadir dalam acara Pameran Proyek Berbasis STEAM, Kepala BPS Labschool UNJ Prof. Dr. Totok Bintoro dan Ketua Umum POMG SMA Labschool Jakarta Yanti Kurdi serta para guru.
Siswa perkelas dibagi menjadi tiga kelompok sesuai tema yang telah ditentukan oleh sekolah. Total 243 siswa kelas 12 angkatan Laksawara Avrinrama telah mengikuti AAS berbasis STEAM dengan lancar dan sukses pada Jumat, 14 Maret 2025 di SMA Labschool Jakarta.
“Bagi kami proyek STEAM ini sangat tepat sebagai pengganti ujian sekolah. Proses pengerjaan proyek yang dilakukan bersama-sama di akhir masa SMA memberi kesan sangat baik kepada siswa termasuk saya. Menurut saya, proyek STEAM sangat amat relevan dengan kondisi masa kini karena mengedepankan kerjasama dan kolaborasi antar siswa yang tentunya akan bermanfaat di masa yang akan datang,” kata Rafi Pradipta Andira Sulistyo, siswa kelas 12 SMA Labschool Jakarta.
Karena kegiatan ini adalah bagian dari Asesmen Sekolah, pameran hasil karya tak hanya dinilai oleh guru mata pelajaran, melainkan juga terdapat asesor dari pihak eksternal, yaitu Dr. Hadi Nasbey, Dekan FMIPA
Universitas Negeri Jakarta dan Ariy Arka dari Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya Kementerian Perindustrian.
Selain sebagai bentuk penilaian akademik, pameran STEAM berperan penting dalam menginspirasi generasi muda untuk terus berimajinasi, memberi solusi dengan inovasi tiada henti. Turut hadir dalam acara Pameran Proyek Berbasis STEAM, Kepala BPS Labschool UNJ Prof. Dr. Totok Bintoro dan Ketua Umum POMG SMA Labschool Jakarta Yanti Kurdi serta para guru.
(nnz)
Lihat Juga :