Efisien dan Tepat Sasaran: Mekanisme Tunjangan Langsung ke Rekening, Banjir Pujian Para Guru
Jum'at, 11 April 2025 - 13:30 WIB
loading...
A
A
A
"Alhamdulillah selama 12 tahun saya menerima tunjangan sertifikasi, ini yang tercepat. Karena biasanya kalau misal triwulan I Januari-Maret, sebelumnya kami baru menerima pada bulan April. Kalau sekarang ini justru di Maret sudah terima (tunjangan). Maka dari itu, upaya ini mendapat respons positif karena sangat membantu guru-guru. Ini termasuk perbaikan ke arah yang lebih baik, " ucapnya.
Ia mengatakan penyalurannya sangat mudah yakni melalui bank daerah di Gorontalo Bank SulutGo (Sulut-Gorontalo). "Untuk rekening yang digunakan memang sudah ada, dan biasa digunakan untuk penggajian, jadi kami tidak perlu membuat rekening baru lagi, " katanya.
Kecepatan penyaluran bahkan dirasakan oleh guru yang berada di kawasan terpencil di Papua. Refol Malimpu, Guru Bahasa Inggris SMPN Kembu, Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan pun juga telah menerima sebelum Idulfitri.
Proses penyalurannya pun menurutnya cukup lancar dan sederhana. "Meskipun awalnya saya terkendala di kurangnya beban jam mengajar namun telah diberikan solusi dengan cara dibebankan tugas tambahan sebagai Kepala Perpustakaan sehingga beban jam mengajar saya terpenuhi 24 jam sesuai ketentuan bagi penerima TPG, " ucapnya.
Ia juga kerap mendapatkan update-update informasi terkait penyaluran langsung ini dari grup Whatsapp resmi Dinas Pendidikan. “Setelah proses verifikasi data selesai, dana langsung masuk ke rekening guru yang bersangkutan. Biasanya kami mendapatkan informasi terkait kemajuan maupun kendala masing2 kami melalui grup WA resmi yang dibuat oleh Dinas Pendidikan, “ ujar Guru yang telah mengajar sejak 2013 ini.
Tak hanya lancar dalam penyaluran, proses verifikasi pun juga cukup mudah. Lia Emilia, Guru SDN Cawang 07 Jakarta mengaku proses ini diawali dengan verifikasi dan validasi data penerima oleh instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, Kemendikdasmen dan Kementerian Keuangan. Setelah data dinyatakan valid, tunjangan akan ditransfer langsung ke rekening guru sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Syarat yang ditetapkannya pun juga tidak merepotkan guru. Lia mengatakan syaratnya guru memiliki Sertifikat Pendidik dimana sebagai bukti telah lulus sertifikasi juga memenuhi beban mengajar. Selain itu guru mesti mengajar linier minimal 24 jam tatap muka per minggu aktif mengajar serta guru harus tercatat dalam sistem pendataan pendidikan (misalnya, Dapodik).
Pengumpulan datanya pun juga dilakukan melalui online. Sehingga cukup memudahkan. "Pengumpulan data untuk verifikasi dilakukan sejak data penerima TPG berstatus valid, dan cara pengumpulan datanya secara online, "ungkap Maulana guru SDN Sidodadi, Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
Dengan berbagai kemudahan dan lancarnya penyaluran tunjangan tersebut, Maulana tak henti-hentinya berterima kasih pada pemerintah. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan apresiasi dan perhatiannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia. Sebagai seorang guru yang telah menerima tunjangan profesi melalui transfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening pribadi penerima tunjangan, saya merasa senang. Kebijakan ini merupakan langkah positif dalam memastikan hak guru diterima dengan lebih cepat dan transparan,“ ucapnya.
Ia menilai dengan sistem ini, pencairan lebih efisien dan mengurangi potensi keterlambatan dalam menerima tunjangan. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatiannya untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia, “ katanya.
Harapan yang sama juga dinyatakan Agus Wumu, bahwa penyaluran tunjangan secara langsung ke rekening guru itu dapat dipertahankan. “Guru-guru juga mengharapkan nantinya penyalurannya dapat dilakukan per bulan. Semoga ke depannya dapat berjalan seperti itu, “ tuturnya penuh harap.
Ia mengatakan penyalurannya sangat mudah yakni melalui bank daerah di Gorontalo Bank SulutGo (Sulut-Gorontalo). "Untuk rekening yang digunakan memang sudah ada, dan biasa digunakan untuk penggajian, jadi kami tidak perlu membuat rekening baru lagi, " katanya.
Kecepatan penyaluran bahkan dirasakan oleh guru yang berada di kawasan terpencil di Papua. Refol Malimpu, Guru Bahasa Inggris SMPN Kembu, Tolikara, Provinsi Papua Pegunungan pun juga telah menerima sebelum Idulfitri.
Proses penyalurannya pun menurutnya cukup lancar dan sederhana. "Meskipun awalnya saya terkendala di kurangnya beban jam mengajar namun telah diberikan solusi dengan cara dibebankan tugas tambahan sebagai Kepala Perpustakaan sehingga beban jam mengajar saya terpenuhi 24 jam sesuai ketentuan bagi penerima TPG, " ucapnya.
Ia juga kerap mendapatkan update-update informasi terkait penyaluran langsung ini dari grup Whatsapp resmi Dinas Pendidikan. “Setelah proses verifikasi data selesai, dana langsung masuk ke rekening guru yang bersangkutan. Biasanya kami mendapatkan informasi terkait kemajuan maupun kendala masing2 kami melalui grup WA resmi yang dibuat oleh Dinas Pendidikan, “ ujar Guru yang telah mengajar sejak 2013 ini.
Tak hanya lancar dalam penyaluran, proses verifikasi pun juga cukup mudah. Lia Emilia, Guru SDN Cawang 07 Jakarta mengaku proses ini diawali dengan verifikasi dan validasi data penerima oleh instansi terkait, seperti Dinas Pendidikan, Kemendikdasmen dan Kementerian Keuangan. Setelah data dinyatakan valid, tunjangan akan ditransfer langsung ke rekening guru sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
Syarat yang ditetapkannya pun juga tidak merepotkan guru. Lia mengatakan syaratnya guru memiliki Sertifikat Pendidik dimana sebagai bukti telah lulus sertifikasi juga memenuhi beban mengajar. Selain itu guru mesti mengajar linier minimal 24 jam tatap muka per minggu aktif mengajar serta guru harus tercatat dalam sistem pendataan pendidikan (misalnya, Dapodik).
Pengumpulan datanya pun juga dilakukan melalui online. Sehingga cukup memudahkan. "Pengumpulan data untuk verifikasi dilakukan sejak data penerima TPG berstatus valid, dan cara pengumpulan datanya secara online, "ungkap Maulana guru SDN Sidodadi, Serdang Bedagai, Sumatra Utara.
Dengan berbagai kemudahan dan lancarnya penyaluran tunjangan tersebut, Maulana tak henti-hentinya berterima kasih pada pemerintah. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan apresiasi dan perhatiannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia. Sebagai seorang guru yang telah menerima tunjangan profesi melalui transfer langsung dari pemerintah pusat ke rekening pribadi penerima tunjangan, saya merasa senang. Kebijakan ini merupakan langkah positif dalam memastikan hak guru diterima dengan lebih cepat dan transparan,“ ucapnya.
Ia menilai dengan sistem ini, pencairan lebih efisien dan mengurangi potensi keterlambatan dalam menerima tunjangan. “Terima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan perhatiannya untuk meningkatkan kesejahteraan guru di Indonesia, “ katanya.
Harapan yang sama juga dinyatakan Agus Wumu, bahwa penyaluran tunjangan secara langsung ke rekening guru itu dapat dipertahankan. “Guru-guru juga mengharapkan nantinya penyalurannya dapat dilakukan per bulan. Semoga ke depannya dapat berjalan seperti itu, “ tuturnya penuh harap.
Lihat Juga :