Profil Edy Meiyanto, Guru Besar Farmasi UGM yang Dipecat karena Kasus Asusila
Sabtu, 12 April 2025 - 14:45 WIB
loading...
A
A
A
Sekretaris UGM Andi Sandi mengungkap pihaknya segera membentuk tim pemeriksa disiplin sebagai tindak lanjut dari delegasi pemeriksaan yang diberikan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).
Prof. Dr. apt. Edy Meiyanto, M.Si. sebelumnya diketahui sebagai seorang akademisi bidang farmasi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia pernah menjadi Guru Besar di Fakultas Farmasi UGM sebelum akhirnya dicopot buntut keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Baca juga: UGM Tindak Tegas Kasus Kekerasan Seksual oleh Guru Besar Farmasi, Dicopot dan Proses Kepegawaian Disiapkan
Melansir Acadstaff UGM , Edy diketahui menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Fakultas Farmasi UGM. Ia lulus sarjana pada 1986, sementara jenjang master diselesaikan 1995.
Kemudian, Edy melanjutkan studi doktoralnya di bidang onkologi molekuler di NAIST, Jepang. Gelar di sana diraih melalui tesis berjudul Development of Labeling Method for Macro/Microarrays and its Application for Gene Expression Profiling in Osteoclastogenesis.
Beralih ke riwayat karier, Edy juga lama mengabdi di UGM . Ia beberapa kali ditugaskan berbagai jabatan di lingkungan kampus.
Beberapa di antaranya seperti Sekretaris Bagian Kimia Farmasi (2003-2005), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Riset, dan Kerjasama (2005-2008).
Lalu, ada juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Pengembangan (2008-2012) hingga Kepala Laboratorium Biokimia Pascasarjana Bioteknologi (2015).
Profil Edy Meiyanto
Prof. Dr. apt. Edy Meiyanto, M.Si. sebelumnya diketahui sebagai seorang akademisi bidang farmasi di Universitas Gadjah Mada (UGM). Ia pernah menjadi Guru Besar di Fakultas Farmasi UGM sebelum akhirnya dicopot buntut keterlibatan dalam kasus kekerasan seksual terhadap mahasiswa.
Baca juga: UGM Tindak Tegas Kasus Kekerasan Seksual oleh Guru Besar Farmasi, Dicopot dan Proses Kepegawaian Disiapkan
Melansir Acadstaff UGM , Edy diketahui menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Fakultas Farmasi UGM. Ia lulus sarjana pada 1986, sementara jenjang master diselesaikan 1995.
Kemudian, Edy melanjutkan studi doktoralnya di bidang onkologi molekuler di NAIST, Jepang. Gelar di sana diraih melalui tesis berjudul Development of Labeling Method for Macro/Microarrays and its Application for Gene Expression Profiling in Osteoclastogenesis.
Beralih ke riwayat karier, Edy juga lama mengabdi di UGM . Ia beberapa kali ditugaskan berbagai jabatan di lingkungan kampus.
Beberapa di antaranya seperti Sekretaris Bagian Kimia Farmasi (2003-2005), Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Riset, dan Kerjasama (2005-2008).
Lalu, ada juga Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, Kerjasama, dan Pengembangan (2008-2012) hingga Kepala Laboratorium Biokimia Pascasarjana Bioteknologi (2015).
Lihat Juga :