PGRI Dukung Rencana Penjurusan IPA, IPS, dan Bahasa Kembali Diterapkan di SMA
Minggu, 13 April 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Ignasius Sudaryanto, guru geografi di SMA Pangudi Luhur II Servasius, Bekasi, menyebut sistem fleksibel saat ini justru menimbulkan kebingungan di kalangan siswa. Ia mengungkapkan bahwa siswa sering tidak konsisten dengan pilihan mata pelajaran, yang pada akhirnya tidak sesuai saat masuk ke jenjang perkuliahan.
Selain itu, dari sisi manajemen sekolah, sistem mata pelajaran pilihan yang tidak dibatasi penjurusan juga menyulitkan dalam pembagian jam mengajar bagi guru.
“Hal itu juga dialami oleh Sekolah yang menemukan kesulitan dalam membagi jam mengajar guru, karena ada mata pelajaran yang peminatnya sedikit sehingga guru kurang jam mengajar yang akan berdampak pada TPG/Sertifikasi. Akan tetapi juga ada mata pelajaran yang kelebihan minat siswa," beber Ignasisus.
Ignasius pun mendukung penuh rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali sistem jurusan seperti dulu. "Saya sangat setuju kalau penjurusan/pemilihan mata pelajaran dikembalikan seperti dulu yaitu jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Hal ini akan membuat siswa lebih fokus belajar, dan sekolah lebih mudah mengelola tenaga pendidik," tutup Sudaryanto.
Baca Juga: Jurusan SMA Dihapus Tidak akan Berpengaruh pada Penerimaan Mahasiswa Baru di ITB
Selain itu, dari sisi manajemen sekolah, sistem mata pelajaran pilihan yang tidak dibatasi penjurusan juga menyulitkan dalam pembagian jam mengajar bagi guru.
“Hal itu juga dialami oleh Sekolah yang menemukan kesulitan dalam membagi jam mengajar guru, karena ada mata pelajaran yang peminatnya sedikit sehingga guru kurang jam mengajar yang akan berdampak pada TPG/Sertifikasi. Akan tetapi juga ada mata pelajaran yang kelebihan minat siswa," beber Ignasisus.
Ignasius pun mendukung penuh rencana pemerintah untuk menghidupkan kembali sistem jurusan seperti dulu. "Saya sangat setuju kalau penjurusan/pemilihan mata pelajaran dikembalikan seperti dulu yaitu jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Hal ini akan membuat siswa lebih fokus belajar, dan sekolah lebih mudah mengelola tenaga pendidik," tutup Sudaryanto.
Baca Juga: Jurusan SMA Dihapus Tidak akan Berpengaruh pada Penerimaan Mahasiswa Baru di ITB
(dra)
Lihat Juga :