P2G Ungkap Plus Minus Kembalinya Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa di SMA

Senin, 14 April 2025 - 16:57 WIB
loading...
A A A
P2G menilai, sekali 5 tahun kebijakan pendidikan diubah-ubah sesuai selera menterinya, dan perubahan yang seolah biner atau kontras ini justru akan menghambat upaya mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia Emas 2045, karena tiap 5 tahun mulai dari 0 lagi, tak ada keberlanjutan (discontinue).

4. Akan merugikan siswa khususnya untuk kelas 11 SMA sekarang yang akan ikut Tes Kemampuan Akademik (TKA) November 2025, yang mengambil rumpun campur IPA & IPS tidak sesuai dengan pilihannya

"Sebenarnya, dengan adanya TKA penjurusan sudah tak relevan lagi secara otomatis. Sebab anak Kls XI misal ambil pilihan matpel dengan formula Kurikulum Merdeka hingga saat ini: Biologi, Kimia, Bahasa Inggris, Sosiologi. Dia ingin ambil jurusan Kedokteran. Ya pada saat TKA matpel pilihan yang diteskan pastinya Biologi dan Kimia," jelas guru yang mengajar di Jakarta ini.

5. Mendikdasmen Abdul Muti mengatakan, pengembalian Jurusan IPA/IPS/Bahasa untuk mendukung TKA. TKA kabarnya disiapkan sebagai pengganti Jalur Prestasi/SNBP. Padahal dengan adanya TKA, penjurusan sudah tak relevan lagi secara otomatis.

TKA juga akan menyebabkan anak alami demotivasi bahkan deligitimasi profesi guru dan proses pembelajaran. Karena anak hanya akan mementingkan mata pelajaran yang diujikan dalam TKA dan rapor tidak lagi berguna lagi.

Dia menjelaskan, TKA mengakibatkan siswa hanya mengejar kemampuan kognitif. Pembelajaran di sekolah akan kembali difokuskan pada target capaian nilai TKA untuk 5 mata pelajaran utama, sama persis dengan kondisi UN dulu.

"Dengan adanya TKA sebagai pengganti SNBP jalur prestasi, pembelajaran di sekolah akan diisi drilling target capaian nilai TKA untuk 5 mata pelajaran utama. Mata pelajaran seni budaya, olahraga, agama, Pancasila rasanya menjadi tak penting bagi anak, sebab orientasinya 5 matpel TKA itu," pungkas Iman.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
P2G Soroti Dampak Instruksi...
P2G Soroti Dampak Instruksi Penerapan Bahasa Prancis di Sekolah, Khawatir Bebani Siswa
P2G Desak Pemerintah...
P2G Desak Pemerintah Tak Pecat 200 Ribu Guru Honorer usai Terbit SE Mendikdasmen 2026
Universitas Al-Azhar...
Universitas Al-Azhar Kairo Resmikan Prodi Bahasa dan Sastra Indonesia
P2G Tolak Guru Jadi...
P2G Tolak Guru Jadi Penanggung Jawab MBG: Bentuk Lepas Tangan BGN
P2G Terkejut, Hampir...
P2G Terkejut, Hampir Setengah Anggaran Pendidikan Habis untuk MBG
Setuju dengan Penjurusan...
Setuju dengan Penjurusan di SMA, Rektor Untar Dorong Kajian Mendalam
P2G Sebut Ambisi Digital...
P2G Sebut Ambisi Digital Nadiem Makarim Abaikan Realitas Guru di Daerah 3T
Pelaku Usaha Siapkan...
Pelaku Usaha Siapkan Talenta Muda Hadapi Tantangan Sektor Migas
Kangen Kebucinan Botol...
Kangen Kebucinan Botol Kecap Sama Kerupuk Kulit? IPA & IPS, Siap Bikin Kamu Baper Maksimal
Rekomendasi
Menpora Erick Kecam...
Menpora Erick Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Tegaskan Dukungan bagi Korban
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
Trump Peringatkan Iran,...
Trump Peringatkan Iran, Tarif Selat Hormuz Tak Dapat Diterima
Berita Terkini
CIMB Niaga Gelar Sustainability...
CIMB Niaga Gelar Sustainability Masterclass, 20 Jurnalis Berkontribusi Aksi Keberlanjutan
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Rekrutmen Penggerak...
Rekrutmen Penggerak HAM 2026 Resmi Diperpanjang, Daftar di Link Ini
Sekolah Garda Terdepan...
Sekolah Garda Terdepan Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Belajar
Tak Kenal Menyerah,...
Tak Kenal Menyerah, Maryanti Jadi Lulusan Terbaik UNY 2026 Meski Kuliah Sambil Berwirausaha
UGM Masuk Peringkat...
UGM Masuk Peringkat 41 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026, Naik Signifikan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved