FK Unair Hadirkan 2 Ahli dari China Medical University untuk Program Adjunct Professor

Rabu, 16 April 2025 - 15:42 WIB
loading...
FK Unair Hadirkan 2...
Dekan FK Unair, Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K) (kiri) dan profesor dari China Medical University.Foto/ist
A A A
SURABAYA - Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) menghadirkan dua ahli dari China Medical University (CMU) sebagai Adjunct Professor. Hal ini menandai langkah penting dalam memperkuat kerja sama internasional antara kedua institusi.

Upacara untuk Professor Ming Tan, MD, Ph.D dan Professor Yi-Hung Chen, B.S., M.S., Ph.D itu digelar secara hybrid di Aula FK Unair, Selasa, 15 April 2025.

Kehadiran dua profesor ini untuk dua departemen FK Unair. Professor Ming Tan, MD, Ph.D sebagai guru besar mitra dari Departemen Obstetri dan Ginekologi, sedangkan Professor Yi-Hung Chen, B.S., M.S., Ph.D sebagai guru besar mitra dari Departemen Anestesiologi dan Reanimasi.

Baca juga: 9 Jurusan Unair dengan UKT di Bawah Rp10 Juta Jalur Mandiri 2025

Dekan FK Unair Prof Dr dr Budi Santoso, SpOG(K) mengatakan dengan penunjukan sebagai Adjunct Professor, Prof Ming Tan dan Prof Yi-Hung Chen akan berperan aktif meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan di FK Unair.

Dikatakan Prof Bus, panggilan akrab Prof Budi Santoso, Prof Ming Tan dan Prof Yi-Hung Chen akan berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam bidang kedokteran, serta membantu mengembangkan program-program penelitian yang inovatif dan berdaya saing global.

Baca juga: FKH Unair Masuk 100 Besar Dunia di QS WUR 2025: Satu-Satunya di Indonesia!

"Adanya Adjunct Professor ini diharapkan akan semakin memperkuat kerja sama dan membuka peluang baru untuk kolaborasi yang lebih era tantara Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga dan China Medical University," kata Prof Bus.

Seperti diketahui kedua guru besar ini sangat ahli di bidang masing-masing. Professor Ming Tan adalah seorang akademisi terkemuka di bidang biologi kanker dan saat ini menjabat sebagai Profesor di Institute of Biochemistry and Molecular Biology, China Medical University, Taiwan.

Penelitiannya berfokus pada metabolisme sel kanker, jalur pensinyalan, dan peran gen kunci serta mikroRNA dalam pertumbuhan, penyebaran, dan resistensi tumor terhadap pengobatan. Keahlian dan dedikasi Prof. Tan dalam riset onkologi telah menghasilkan lebih dari 186 publikasi ilmiah dengan lebih dari 27.000 sitasi.

Hal itu mencerminkan pengaruh besarnya dalam dunia akademik dan penelitian global, yang turut diperkuat dengan pencapaian h-index sebesar 56.

Professor Ming Tan menyelesaikan program doktoralnya di Pusat Kanker kelas dunia MD Anderson Cancer Center – University of Texas, Amerika Serikat pada 2000. Tujuh tahun setelah bekerja di institusi yang sama, Prof Ming Tan menjabat sebagai associate professor di University of South Alabama. Di tempat ini pula dia dipercaya menjabat sebagai direktur pusat riset kanker dan ketua program studi pascasarjana bidang kanker biologi.

Dalam 13 tahun karirnya di University of South Alabama, Prof Ming Tan telah banyak menghasilkan publikasi ilmiah dan kolaborasi internasional dengan pusat kanker di berbagai negara. Akhirnya di 2020, beliau resmi bergabung di China Medical University, Taiwan sebagai professor sekaligus mengepalai laboratorium di dalam naungan Institute of Biochemistry and Molecular Biology.

Sementara Professor Yi-Hung Chen saat ini menjabat sebagai of Director, International Master's Program in Integrative Health; Associate Dean, College of Chinese Medicine, China Medical University, Taiwan. Prof Yi-Hung Chen menyelesaikan gelar Ph.D. dalam bidang Farmakologi di Fakultas Kedokteran, National Taiwan University.

Prof Yi-Hung Chen juga memperkaya pengalaman penelitiannya secara internasional sebagai Visiting Scholar di Departemen Farmakologi, Temple University School of Medicine, Philadelphia, USA. Penelitian Prof Yi-Hung Chen berfokus pada hubungan antara akupunktur dan ilmu saraf, dengan penekanan khusus pada analgesia dan neuroproteksi. Karyanya mengeksplorasi aspek dasar dan klinis, yang bertujuan untuk menjembatani praktik pengobatan tradisional dengan pemahaman ilmiah modern.

Kontribusinya yang penting termasuk menjelaskan mekanisme analgesia akupunktur non-opioid. Pada 2018, temuannya dipublikasikan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences di Amerika Serikat. Di 2019 dan 2021 Prof Yi-Hung Chen mendapatkan penghargaan “Outstanding Professor of the China Medical University” dan “The Outstanding Research Award of Physician Zhang Butao.”

Karya Prof Yi-Hung Chen terus berkontribusi pada bidang ilmu chinese medicine, memberikan wawasan berharga tentang mekanisme akupunktur yang kompleks.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
President University...
President University Tembus 165 Besar Dunia di WURI 2026
Kedokteran Jadi Jurusan...
Kedokteran Jadi Jurusan Paling Ketat di Unair Jalur SNBT 2026, Berapa Nilai Reratanya?
Unika Atma Jaya Luncurkan...
Unika Atma Jaya Luncurkan Ijazah Digital Berbasis Blockchain
FK Unair Kolaborasi...
FK Unair Kolaborasi dengan Adelaide University, Soroti Sistem Kesehatan Kebidanan Indonesia
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Rekomendasi
Polisi Sebut Aksi Unjuk...
Polisi Sebut Aksi Unjuk Rasa BEM UI di Bundaran HI Tak Sesuai Aturan
Kemenag Dukung MUI Desak...
Kemenag Dukung MUI Desak Aturan Tegas Jerat Pelaku LGBT
Pemerintah Evaluasi...
Pemerintah Evaluasi Program Prioritas, Bakom RI: Waspadai Disinformasi
Berita Terkini
Unesa Buka Seleksi Jalur...
Unesa Buka Seleksi Jalur Mandiri Non Tes Rapor 2026, Simak Syaratnya
Cerita Davi, Mahasiswa...
Cerita Davi, Mahasiswa Kedokteran Unair yang Raih Medali Emas ONMIPA-PT 2026 Bidang Biologi
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Hasil ONMIPA-PT 2026:...
Hasil ONMIPA-PT 2026: ITB Raih Juara Umum, Ini Daftar Lengkap Peraih Medali
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
Infografis
Perkembangan Tentara...
Perkembangan Tentara Robotik China Bikin Para Ahli Khawatir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved