Sinopsis Buku RA Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang, Simak Yuk

Senin, 21 April 2025 - 20:44 WIB
loading...
Sinopsis Buku RA Kartini...
Sinopsis buku Habis Gelap Terbitlah Terang merangkum kumpulan surat yang ditulis RA Kartini semasa hidupnya. Foto/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Sinopsis buku Habis Gelap Terbitlah Terang merangkum kumpulan surat yang ditulis RA Kartini semasa hidupnya. Buku ini menarik untuk dibaca dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April.

Surat-surat yang berisi cita-cita dan harapannya untuk memajukan kaum wanita itu dikirim Kartini kepada sahabat penanya di Belanda.

Baca juga: KemenPPPA-Kowani Pecahkan Rekor MURI pada Perayaan Hari Kartini 2025

Sepeninggal RA Kartini, surat-surat etrsbeut dikumpulkan dan dibukukan oleh MR. J. H. Abendanon dengan judul Door Duisternis Tot Licht.

Abendanon saat itu menjabat sebagai Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Buku itu diberi judul Door Duisternis tot Licht yang arti harfiahnya "Dari Kegelapan Menuju Terang".

Baca juga: Puncak Peringatan Hari Kartini, Kongres Perempuan Dunia Bakal Digelar di Rembang

Buku ini diterbitkan pertama kali pada 1911 dan hasil terjemahannya dari Bahasa Belanda ke Bahasa Melayu dilakukan pada 1922 oleh Bagindo Dahlan Abdullah, Zainudin Rasad, Sutan Muhammad Zain, dan Djamaloedin Rasad.

Sinopsis Buku Habis Gelap Terbitlah Terang


Melansir berbagai sumber, buku ini mengisahkan perjalanan hidup dan pemikiran Raden Ajeng Kartini, seorang tokoh perempuan yang berani melawan dominasi patriarki di masa kolonial.

Melalui kisah yang menyentuh dan sarat makna, pembaca diajak memahami lebih dalam sosok Kartini yang gigih, penuh semangat, serta mewariskan pengaruh besar bagi perjuangan perempuan di Indonesia.

Baca juga: 10 Ucapan Hari Kartini untuk Acara Sekolah, Penuh Makna

Lewat surat-surat pribadinya, kita menyelami kegundahan dan cita-cita Kartini tentang masa depan kaum perempuan. Meskipun lahir dari kalangan bangsawan Jawa yang memberikan batasan dalam hal pendidikan, Kartini tak pernah berhenti belajar dan memperjuangkan kesetaraan hak.

Surat-suratnya memperlihatkan keberanian dan ketulusan dalam menyoroti ketimpangan sosial yang dialami perempuan kala itu, serta harapan akan terciptanya masyarakat yang lebih adil.

Door Duisternis Tot Licht bukan hanya sekumpulan surat, melainkan juga semacam manifesto yang membakar semangat emansipasi wanita Indonesia.



Gagasan-gagasan Kartini dalam buku ini menyentuh isu-isu penting seperti pendidikan, kebebasan, dan hak perempuan—isu yang tetap relevan hingga saat ini.

Membaca buku ini berarti mengenal Kartini secara lebih personal: seorang pemikir dengan visi jauh ke depan, yang memperjuangkan perubahan melalui tulisan.

Warisannya menjadi pengingat akan pentingnya pendidikan dan keadilan gender, sekaligus pendorong agar perjuangan yang ia mulai terus dilanjutkan oleh generasi-generasi berikutnya.

Demikian sinopsis buku Habis Gelap Terbitlah Terang yang berisi kumpulan surat yang ditulis RA Kartini. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Literasi Anak...
Perkuat Literasi Anak Indonesia, Cerita Rakyat dan Kisah Teladan Hadir dalam Format Digital
Buku “Misi untuk Raka”...
Buku Misi untuk Raka Diluncurkan, Edukasi Anak Usia Dini agar Seru Tanpa Gawai
4.700 Perpustakaan Sekolah...
4.700 Perpustakaan Sekolah Direvitalisasi, Kemendikdasmen Dorong Literasi
Momen Hari Kartini,...
Momen Hari Kartini, UMB Lantik 2 Guru Besar Perempuan Bidang Komunikasi dan Keuangan
Tak Sekadar Kebaya,...
Tak Sekadar Kebaya, Ini Makna Hari Kartini dari 2 Guru Besar Unika Atma Jaya
Semarakkan Hari Kartini,...
Semarakkan Hari Kartini, Dian Sastrowardoyo Berikan Beasiswa untuk Perempuan Muda
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
HUT ke-27 PNM, Ribuan...
HUT ke-27 PNM, Ribuan Buku Hadirkan Semangat Literasi bagi Anak-anak Pelosok
Mengelola Sawit untuk...
Mengelola Sawit untuk Indonesia yang Kuat
Rekomendasi
Pasokan Seret Batu Bara...
Pasokan Seret Batu Bara Picu Pemadaman Listrik, Legislator Soroti Lambannya Persetujuan RKAB
MLSC All-Stars 2026:...
MLSC All-Stars 2026: 12 Tim Terbaik Siap Berebut Gelar Juara di Kudus
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Berita Terkini
BAZNAS DKI Jakarta Buka...
BAZNAS DKI Jakarta Buka Lowongan Kerja, Ini Syarat dan Posisi yang Dibuka
Hadapi Perubahan Dunia...
Hadapi Perubahan Dunia Kerja, Generasi Muda Perlu Dibekali Soft Skills Sejak Dini
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Ashanty Raih Gelar Doktor,...
Ashanty Raih Gelar Doktor, Wisuda Bersama Anang dan Azriel Hermansyah di Unair
Infografis
Kehadiran Tentara NATO...
Kehadiran Tentara NATO di Ukraina Berarti Perang Habis-habisan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved