Wujudkan Kampus Berdampak, UNJ Siap Ciptakan Inovasi untuk Ketahanan Pangan
Kamis, 22 Mei 2025 - 20:34 WIB
loading...
UNJ menggelar Seminar Nasional bertajuk Peran Kampus dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan pada Kamis, (22/5/2025). Foto/UNJ.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar Seminar Nasional bertajuk “Peran Kampus dalam Menyukseskan Program Ketahanan Pangan ” pada Kamis, (22/5/2025). Kegiatan ini berlangsung di Aula Maftuchah Yusuf, Gedung Raden Dewi Sartika, Kampus A UNJ.
Seminar ini digelar sebagai bentuk komitmen UNJ dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Nizam selaku Guru Besar UGM dan Ketua MWA UNJ, serta Handito Joewono selaku Ketua Tim Koordinasi Ayo Bisnis Pangan (ABP).
Baca juga: Ditetapkan Jadi Rektor, Prof Maskuri Siap Jadikan USG Kampus Taraf Dunia
Rektor UNJ Prof. Komarudin, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai motor penggerak inovasi dan solusi nyata dalam menyukseskan dan mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“UNJ telah memulai langkah konkret melalui kajian akademik, penguatan program studi, serta menjajaki kolaborasi di sektor hilir seperti tata boga dan kuliner berbasis hasil peternakan,” ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (22/5/2025).
Seminar ini digelar sebagai bentuk komitmen UNJ dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan oleh pemerintah Republik Indonesia.
Seminar ini menghadirkan dua narasumber, yaitu Prof. Nizam selaku Guru Besar UGM dan Ketua MWA UNJ, serta Handito Joewono selaku Ketua Tim Koordinasi Ayo Bisnis Pangan (ABP).
Baca juga: Ditetapkan Jadi Rektor, Prof Maskuri Siap Jadikan USG Kampus Taraf Dunia
Rektor UNJ Prof. Komarudin, menegaskan pentingnya peran kampus sebagai motor penggerak inovasi dan solusi nyata dalam menyukseskan dan mendukung program ketahanan pangan yang dicanangkan pemerintah.
“UNJ telah memulai langkah konkret melalui kajian akademik, penguatan program studi, serta menjajaki kolaborasi di sektor hilir seperti tata boga dan kuliner berbasis hasil peternakan,” ujarnya, melalui siaran pers, Kamis (22/5/2025).
Lihat Juga :