35 Contoh Soal Peluang Empirik SMP Kelas 8, Lengkap Beserta Jawaban dan Pembahasannya
Selasa, 06 Mei 2025 - 20:18 WIB
loading...
Peluang Empirik merupakan salah satu konsep penting dalam pelajaran Matematika SMP, khususnya di kelas 8. Foto/SINDOnews.
A
A
A
JAKARTA - Peluang Empirik merupakan salah satu konsep penting dalam pelajaran Matematika SMP, khususnya di kelas 8. Berikut 35 contoh soal yang bisa dipelajari.
Konsep ini membantu siswa memahami bagaimana peluang atau kemungkinan suatu peristiwa dapat dihitung berdasarkan data atau hasil percobaan yang nyata.
Baca juga: 25 Contoh Soal Tes Akademik Polri 2025, Referensi Belajar Persiapan Ujian
Berbeda dengan peluang teoritis yang didasarkan pada perhitungan matematika murni, peluang empirik lebih menekankan pada observasi dan pengalaman langsung.
Untuk membantu siswa dalam memahami materi ini secara lebih mendalam, artikel ini menyajikan 35 Contoh Soal Peluang Empirik SMP Kelas 8, lengkap dengan jawaban serta pembahasannya.
Baca juga: 50 Contoh Soal UTBK SNBT 2025 Lengkap Beserta Kunci Jawaban, Pelajari Ya
Dengan latihan soal yang bervariasi, diharapkan siswa dapat lebih mudah menguasai materi dan siap menghadapi ujian atau penilaian lainnya.
1. Dalam percobaan melempar dua dadu, pasangan angka yang menghasilkan jumlah 5 adalah ....
a) {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
b) {(0,5), (1,4), (3,2)}
c) {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5)}
d) {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5)}
2. Sebanyak 80 kali percobaan dilakukan dengan melempar tiga keping uang logam sekaligus. Nilai frekuensi harapan untuk munculnya tepat dua sisi angka adalah ....
a) 20 kali
b) 25 kali
c) 30 kali
d) 40 kali
3. Jika sebuah koin dilempar satu kali, peluang munculnya sisi angka adalah ....
a) 1/2
b) 1/3
c) 3/4
d) 1/5
Baca juga: 20 Contoh Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas, Lengkap Beserta Pembahasannya!
4. Dari 13 kartu yang masing-masing bernomor dari 1 sampai 13, satu kartu diambil secara acak setelah dikocok. Peluang mendapatkan kartu dengan nomor genap adalah ....
a) 1
b) 5
c) 7/13
d) 6/13
5. Saat sebuah dadu dilempar satu kali, peluang munculnya angka ganjil pada dadu tersebut adalah ....
a) 1/3
b) 1/4
c) 1/2
d) 1
6. Jika sebuah dadu dilempar satu kali, maka peluang munculnya angka yang merupakan faktor dari 6 adalah ....
a) 1/6
b) 1/2
c) 2/3
d) 5/6
7. Dika melempar dua buah dadu bersamaan. Peluang dadu pertama menunjukkan angka genap dan dadu kedua menunjukkan angka ganjil adalah ....
a) 1/2
b) 1/3
c) 1/4
d) 1/5
8. Rio memiliki peluang sebesar 0,73 untuk menjadi juara kelas. Maka peluang Rio tidak menjadi juara kelas adalah ....
a) 0,13
b) 0,4
c) 0,27
d) 0,43
9. Dari 36 kali pelemparan dadu, jumlah frekuensi harapan untuk keluarnya angka prima adalah .... kali.
a) 6
b) 18
c) 24
d) 36
10. Dalam pemilihan kepala desa terdapat 5 calon, dengan 3 di antaranya laki-laki. Peluang terpilihnya kepala desa perempuan adalah ....
a) 2
b) 3
c) 2/5
d) 3/5
11. Tiga buah koin identik dilempar bersama sebanyak 40 kali. Perkiraan frekuensi munculnya dua sisi gambar adalah ....
a) 15
b) 25
c) 35
d) 40
12. Di suatu wilayah, peluang seorang bayi terkena polio adalah 0,03 dan terkena campak adalah 0,05. Dari 1.500 bayi yang diperiksa, diperkirakan jumlah bayi yang terkena campak adalah .... anak.
a) 45
b) 60
c) 75
d) 100
13. Dari 60 kali lemparan dadu, banyaknya frekuensi harapan munculnya angka yang merupakan faktor dari 6 adalah ....
a) 10
b) 20
c) 30
d) 40
14. Di antara pernyataan berikut, yang bukan memiliki nilai peluang sebesar satu adalah ....
a) Buaya bertelur
b) Bumi berbentuk bulat
c) Semua siswa di kelas menjadi juara 1
d) Bilangan genap dapat dibagi dua
15. Sebanyak 26 kartu diambil secara acak dari satu set kartu bridge, dan setiap kartu yang diambil dikembalikan sebelum pengambilan berikutnya. Perkiraan frekuensi terambilnya kartu As adalah ....
a) 2
b) 2/13
c) 4/52
d) 52
16. Dua dadu dilempar secara bersamaan satu kali. Berapakah peluang munculnya pasangan mata dadu yang identik?
a) 1/36
b) 1/18
c) 1/12
d) 1/6
17. Di dalam sebuah kantong terdapat 5 bola berwarna merah, 3 bola putih, dan 4 bola hitam. Jika diambil satu bola secara acak, berapakah kemungkinan terambilnya bola putih?
a) 1/4
b) 1/3
c) 1/6
d) 1/12
18. Dalam 20 kali pelemparan sebuah dadu, diperoleh data sebagai berikut: angka 1 muncul 4 kali, angka 2 sebanyak 3 kali, angka 3 sebanyak 2 kali, angka 4 muncul 5 kali, angka 5 sebanyak 4 kali, dan angka 6 muncul 2 kali. Pasangan nilai peluang empirik dan peluang teoretik munculnya mata dadu angka 3 secara berturut-turut adalah …
a) 3/20 dan 1/2
b) 1/6 dan 1/10
c) 1/10 dan 1/6
d) 1/2 dan 3/20
19. Berapakah peluang untuk mendapatkan satu sisi gambar dari sebuah koin dan satu bilangan genap dari pelemparan dadu?
a) 1/8
b) 1/4
c) 1/2
d) 1/16
20. Dari satu set kartu bridge diambil satu kartu secara acak. Peluang terambilnya kartu dengan angka 10 adalah …
a) 1/2
b) 1/13
c) 1/52
d) 1/26
21. Dalam pemilihan ketua OSIS terdapat 5 calon, dan 3 di antaranya adalah laki-laki. Peluang yang terpilih adalah perempuan adalah …
a) 2/5
b) 1/3
c) 1/2
d) 2/3
22. Pada 30 kali pelemparan sebuah koin logam, diperoleh hasil angka sebanyak 16 kali. Maka peluang empirik munculnya sisi gambar adalah …
a) 7/15
b) 8/15
c) 1/2
d) 16/30
23. Sebuah koin dilemparkan sebanyak 100 kali. Jika sisi Angka muncul 48 kali, maka peluang empirik terjadinya sisi selain Angka adalah …
a) 48/52
b) 13/25
c) 1/6
d) 1/2
24. Jika dua buah koin dilempar, berapakah jumlah ruang sampel yang mungkin terjadi?
a) 2
b) 8
c) 4
d) 6
25. Sebuah dadu dilempar satu kali. Peluang muncul angka yang merupakan bilangan prima dan ganjil adalah …
a) 1/3
b) 1/2
c) 2/3
d) 5/6
26. Diketahui hasil pelemparan sebuah koin dilakukan sebanyak 10 kali berturut-turut dengan urutan: A, A, G, G, G, A, G, G, A, G. Berapakah peluang empiris munculnya sisi A pada percobaan ini?
a) 6/10
b) 4/10
c) 5/10
d) 3/10
27. Sebuah kantong berisi 6 kelereng merah, 9 kelereng kuning, dan 5 kelereng hijau. Jika satu kelereng diambil secara acak dari kantong tersebut, berapa peluang teoritis kelereng hijau yang terambil?
a) 1/4
b) 1/20
c) 1/15
d) 3/4
28. Sebuah percobaan mengambil satu kelereng dari kantong yang berisi kelereng berwarna hitam, putih, kuning, dan biru dilakukan sebanyak 100 kali dengan pengembalian. Dari hasilnya, kelereng hitam muncul 22 kali, putih 26 kali, dan biru 24 kali. Tentukan peluang empiris keluarnya kelereng biru.
a) 14/50
b) 11/50
c) 13/50
d) 12/50
29. Seorang pembuat gerabah melakukan uji kualitas pada 100 gerabah yang telah diproduksi. Hasilnya, 10 buah di antaranya rusak dan tidak dapat dijual. Berapakah peluang empiris sebuah gerabah yang diambil secara acak adalah gerabah rusak?
a) 1%
b) 100%
c) 0,1%
d) 10%
30. Rina sedang belajar membuat kue dan telah mencoba sebanyak delapan kali. Dari delapan percobaan tersebut, dua kali hasil kuenya gagal enak. Tentukan peluang empiris bahwa kue buatan Rina berhasil enak.
a) 75%
b) 25%
c) 0,25%
d) 0,75%
31. Lisa dan Aryo melakukan eksperimen dengan dua keping uang logam. Mereka melempar keduanya sebanyak 30 kali dan mencatat hasil sebagai berikut:
(A,A) = 10 kali
(A,G) = 6 kali
(G,A) = 8 kali
(G,G) = 6 kali
Berapakah peluang empirik munculnya dua sisi uang logam yang sama?
a) 8/30
b) 10/30
c) 16/30
d) 12/30
32. Dalam percobaan melempar dua uang logam sebanyak 100 kali, pasangan sisi yang sama muncul 45 kali. Berapakah peluang empirik munculnya pasangan yang berbeda?
a) 0,55
b) 0,45
c) 0,40
d) 0,50
33. Dalam 20 pertandingan sepak bola, Tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali, dan kalah 2 kali. Berapakah peluang empirik Tim Indonesia memenangkan pertandingan?
a) 0,4
b) 0,5
c) 0,6
d) 0,7
34. Tim R mengikuti 20 pertandingan dan mencatatkan 12 kali menang, 6 kali seri, dan 2 kali kalah. Berapakah peluang empirik Tim R menang?
a) 3/8
b) 3/5
c) 3/12
d) 3/2
35. Dari 100 kali percobaan melempar dua uang logam, pasangan sisi yang sama muncul 45 kali. Berapakah peluang empirik munculnya pasangan yang berbeda?
a) 55/100
b) 45/100
c) 50/100
d) 60/100
Pembahasan Soal dan Jawabannya (H2)
Pembahasan Soal Nomor 1
Ruang sampel = {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5), (1,6), (2,1), (2,2), (2,3), (2,4), (2,5), (2,6), (3,1), (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), (4,1), (4,2), (4,3), (4,4), (4,5), (4,6), (5,1), (5,2), (5,3), (5,4), (5,5), (5,6), (6,1), (6,2), (6,3), (6,4), (6,5), (6,6)}
Muka dadu berjumlah 5 = {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
Jawaban: a) {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
Pembahasan Soal Nomor 2
Ruang sampel = {(A,A,A),(A,A,G),(A,G,A),(A,G,G),(G,A,A),(G,A,G),(G,G,A),(G,G,G)}
P(A) = 3/8
Fh = 3/8 x 80
= 30
Jawaban: c) 30 kali
Pembahasan Soal Nomor 3
Ruang sampel = {(Angka), (Gambar)}
P(A) = 1/2
Jawaban: a) 1/2
Pembahasan Soal Nomor 4
Ruang sampel = {(1),(2),(3),(4),(5),(6),(7),(8),(9),(10),(11),(12),(13)}
Kartu bernomor genap = (2), (4), (6), (8), (10), (12)
P(A) = 6/13
Jawaban: d) 6/13
Pembahasan Soal Nomor 5
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = muncul mata dadu ganjil
= (1, 3, 5)
P(A) = 3/6
= 1/2
Jawaban: c) 1/2
Pembahasan Soal Nomor 6
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = muncul mata dadu faktor 6
= (1,2,3,6)
P(A) = 4/6
= 2/3
Jawaban: c) 2/3
Pembahasan Soal Nomor 7
A = muka dadu bertitik genap
= {1,2,3,4,5,6}
P(A) = 3/6
B = muka dadu bertitik ganjil
= {1,2,3,4,5,6}
P(B) = 3/6
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)
= 3/6 x 3/6
= 9/36
= 1/4
Jawaban: c) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 8
1 – 0,73 = 0,27
Jadi, peluang Rio tidak menjadi juara kelas adalah 0,27.
Jawaban: c) 0,27
Pembahasan Soal Nomor 9
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
P(A) = 3/6
Fh = 3/6 x 36
= 18
Jawaban: b) 18
Pembahasan Soal Nomor 10
Kandidat kepala desa = 5
Kandidat laki-laki = 3
Kandidat wanita = 2
Peluang terpilih kepala desa wanita = 2/5
Jawaban: c) 2/5
Pembahasan Soal Nomor 11
Ruang sampel = {(A,A,A),(A,A,G),(A,G,A),(A,G,G),(G,A,A),(G,A,G),(G,G,A),(G,G,G)}
P(A) = 3/8
Fh = 3/8 x 40
= 15
Jawaban: a) 15
Pembahasan Soal Nomor 12
Peluang terkena campak = 0,05
= 5/100 x 1500
= 75
Jawaban: c) 75
Pembahasan Soal Nomor 13
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = mata dadu faktor 6
= (1,2,3,4)
P(A) = 4/6
Fh = 4/6 x 60
= 40
Jawaban: d) 40
Pembahasan Soal Nomor 14
Buaya bertelur = memiliki peluang satu
Bumi berbentuk bulat = memiliki peluang satu
Setiap siswa mendapat peringkat 1 di kelasnya = memiliki peluang lebih dari satu
Bilangan genap habis dibagi dua = memiliki peluang satu
Jawaban: c) Setiap siswa mendapat peringkat 1 di kelasnya
Pembahasan Soal Nomor 15
P(A) = 4/52
Fh = 4/52 x 26
= 2
Jawaban: a) 2
Pembahasan Soal Nomor 16
Ruang sampel dua dadu = 6 × 6 = 36 kemungkinan.
Pasangan mata dadu yang sama (1,1), (2,2), ..., (6,6) berjumlah 6.
Peluang = jumlah kejadian yang diinginkan / jumlah seluruh kemungkinan
= 6 / 36 = 1/6
Jawaban: d) 1/6
Pembahasan Soal Nomor 17
Total bola = 5 + 3 + 4 = 12
Bola putih = 3
Peluang = 3 / 12 = 1/4
Jawaban: a) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 18
Peluang empirik = jumlah muncul / total percobaan = 2 / 20 = 1/10
Peluang teoretik muncul angka 3 pada dadu = 1 / 6
Jawaban: c) 1/10 dan 1/6
Pembahasan Soal Nomor 19
Peluang gambar = 1/2 (koin: gambar atau angka)
Bilangan genap pada dadu = 2, 4, 6 → 3 dari 6 → peluang = 3/6 = 1/2
Peluang gabungan = 1/2 × 1/2 = 1/4
Jawaban: b) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 20
Total kartu = 52
Kartu bernomor 10 = 4 (satu dari setiap jenis)
Peluang = 4 / 52 = 1/13
Jawaban: b) 1/13
Pembahasan Soal Nomor 21
Jumlah kandidat wanita = 5 - 3 = 2
Peluang = 2 / 5
Jawaban: a) 2/5
Pembahasan Soal Nomor 22
Total percobaan = 30
Muncul gambar = 30 - 16 = 14
Peluang empirik = 14 / 30 = 7/15
Jawaban: a) 7/15
Pembahasan Soal Nomor 23
Bukan angka = gambar = 100 - 48 = 52
Peluang = 52 / 100 = 13/25
Jawaban: b) 13/25
Pembahasan Soal Nomor 24
Kemungkinan tiap koin: 2 (angka, gambar)
Dua koin → 2 × 2 = 4
Ruang sampel: (AA), (AG), (GA), (GG)
Jawaban: c) 4
Pembahasan Soal Nomor 25
Bilangan prima antara 1–6 = 2, 3, 5
Yang juga ganjil: 3 dan 5 → 2 angka
Peluang = 2 / 6 = 1/3
Jawaban: a) ⅓
Pembahasan Soal Nomor 26
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Muncul sisi A: 4 kali
Total percobaan: 10 kali
????(????) = 4/10
Jawaban: b) 4/10
Pembahasan Soal Nomor 27
Rumus:
Peluang = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total kemungkinan)
Langkah:
Total kelereng = 6 + 9 + 5 = 20
Kelereng hijau = 5
????(ℎ????????????????) = 5/20 = 1/4
Jawaban: a) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 28
Hitam: 22
Putih: 26
Biru: 24
(Sisa: 100 - (22+26+24) = 28 → diasumsikan untuk kuning)
Peluang empiris kelereng biru?
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Kelereng biru = 24
Total = 100
????(????????????????) = 24/100 = 12/50
Jawaban: d) 12/50
Pembahasan Soal Nomor 29
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Gerabah rusak = 10
Total = 100
????(????????????????????) = 10/100 = 0,10 = 10%
Jawaban: d) 10%
Pembahasan Soal Nomor 30
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah keberhasilan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Kue enak = 6
Total = 8
????(????????????????) = 6/8 = 0,75 = 75%
Jawaban: a) 75%
Pembahasan Soal Nomor 31
Diketahui:
Total percobaan = 30 kali
Hasil dua sisi sama:
(A, A) = 10
(G, G) = 6
Jadi total = 10 + 6 = 16
Peluang empirik = (jumlah kejadian yang diamati) / (jumlah total percobaan)
Rumus:
???? = jumlah kejadian/jumlah total percobaan = 16/30
???? = 16/30 = 0,533…
Jawaban: c) 16/30
Pembahasan Soal Nomor 32
Diketahui:
Total percobaan = 100
Pasangan sama = 45
Maka pasangan berbeda = 100 - 45 = 55
Rumus:
???? = 55/100 =0,55
Jawaban: a) 0,55
Pembahasan Soal Nomor 33
Diketahui:
Total pertandingan = 20
Menang = 12
Rumus:
???? = 12/20 = 0,6
Jawaban: c) 0,6
Pembahasan Soal Nomor 34
Diketahui:
Pertandingan sepak bola dilaksanakan sebanyak 20 kali = n(S) = 20
Tim R telah meraih kemenangan sebanyak 12 kali = n(a) = 12
Maka dari itu:
n(P) = n(a) : n(s)
n(P) = 12 : 20 = 3/5
Kunci Jawaban: b) 3/5
Pembahasan Soal Nomor 35
Diketahui:
Total percobaan = 100
Pasangan sama = 45
Maka pasangan berbeda = 100 - 45 = 55
Rumus:
???? = 55/100 = 0,55
Jawaban: a) 55/100
Itulah 35 contoh soal peluang empirik beserta pembahasan dan jawabannya. Dengan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai situasi nyata.Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi sumber belajar yang membantu!
M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
Konsep ini membantu siswa memahami bagaimana peluang atau kemungkinan suatu peristiwa dapat dihitung berdasarkan data atau hasil percobaan yang nyata.
Baca juga: 25 Contoh Soal Tes Akademik Polri 2025, Referensi Belajar Persiapan Ujian
Berbeda dengan peluang teoritis yang didasarkan pada perhitungan matematika murni, peluang empirik lebih menekankan pada observasi dan pengalaman langsung.
Untuk membantu siswa dalam memahami materi ini secara lebih mendalam, artikel ini menyajikan 35 Contoh Soal Peluang Empirik SMP Kelas 8, lengkap dengan jawaban serta pembahasannya.
Baca juga: 50 Contoh Soal UTBK SNBT 2025 Lengkap Beserta Kunci Jawaban, Pelajari Ya
Dengan latihan soal yang bervariasi, diharapkan siswa dapat lebih mudah menguasai materi dan siap menghadapi ujian atau penilaian lainnya.
35 Contoh Soal Peluang Empirik
1. Dalam percobaan melempar dua dadu, pasangan angka yang menghasilkan jumlah 5 adalah ....
a) {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
b) {(0,5), (1,4), (3,2)}
c) {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5)}
d) {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5)}
2. Sebanyak 80 kali percobaan dilakukan dengan melempar tiga keping uang logam sekaligus. Nilai frekuensi harapan untuk munculnya tepat dua sisi angka adalah ....
a) 20 kali
b) 25 kali
c) 30 kali
d) 40 kali
3. Jika sebuah koin dilempar satu kali, peluang munculnya sisi angka adalah ....
a) 1/2
b) 1/3
c) 3/4
d) 1/5
Baca juga: 20 Contoh Soal Tes Potensi Akademik (TPA) Bappenas, Lengkap Beserta Pembahasannya!
4. Dari 13 kartu yang masing-masing bernomor dari 1 sampai 13, satu kartu diambil secara acak setelah dikocok. Peluang mendapatkan kartu dengan nomor genap adalah ....
a) 1
b) 5
c) 7/13
d) 6/13
5. Saat sebuah dadu dilempar satu kali, peluang munculnya angka ganjil pada dadu tersebut adalah ....
a) 1/3
b) 1/4
c) 1/2
d) 1
6. Jika sebuah dadu dilempar satu kali, maka peluang munculnya angka yang merupakan faktor dari 6 adalah ....
a) 1/6
b) 1/2
c) 2/3
d) 5/6
7. Dika melempar dua buah dadu bersamaan. Peluang dadu pertama menunjukkan angka genap dan dadu kedua menunjukkan angka ganjil adalah ....
a) 1/2
b) 1/3
c) 1/4
d) 1/5
8. Rio memiliki peluang sebesar 0,73 untuk menjadi juara kelas. Maka peluang Rio tidak menjadi juara kelas adalah ....
a) 0,13
b) 0,4
c) 0,27
d) 0,43
9. Dari 36 kali pelemparan dadu, jumlah frekuensi harapan untuk keluarnya angka prima adalah .... kali.
a) 6
b) 18
c) 24
d) 36
10. Dalam pemilihan kepala desa terdapat 5 calon, dengan 3 di antaranya laki-laki. Peluang terpilihnya kepala desa perempuan adalah ....
a) 2
b) 3
c) 2/5
d) 3/5
11. Tiga buah koin identik dilempar bersama sebanyak 40 kali. Perkiraan frekuensi munculnya dua sisi gambar adalah ....
a) 15
b) 25
c) 35
d) 40
12. Di suatu wilayah, peluang seorang bayi terkena polio adalah 0,03 dan terkena campak adalah 0,05. Dari 1.500 bayi yang diperiksa, diperkirakan jumlah bayi yang terkena campak adalah .... anak.
a) 45
b) 60
c) 75
d) 100
13. Dari 60 kali lemparan dadu, banyaknya frekuensi harapan munculnya angka yang merupakan faktor dari 6 adalah ....
a) 10
b) 20
c) 30
d) 40
14. Di antara pernyataan berikut, yang bukan memiliki nilai peluang sebesar satu adalah ....
a) Buaya bertelur
b) Bumi berbentuk bulat
c) Semua siswa di kelas menjadi juara 1
d) Bilangan genap dapat dibagi dua
15. Sebanyak 26 kartu diambil secara acak dari satu set kartu bridge, dan setiap kartu yang diambil dikembalikan sebelum pengambilan berikutnya. Perkiraan frekuensi terambilnya kartu As adalah ....
a) 2
b) 2/13
c) 4/52
d) 52
16. Dua dadu dilempar secara bersamaan satu kali. Berapakah peluang munculnya pasangan mata dadu yang identik?
a) 1/36
b) 1/18
c) 1/12
d) 1/6
17. Di dalam sebuah kantong terdapat 5 bola berwarna merah, 3 bola putih, dan 4 bola hitam. Jika diambil satu bola secara acak, berapakah kemungkinan terambilnya bola putih?
a) 1/4
b) 1/3
c) 1/6
d) 1/12
18. Dalam 20 kali pelemparan sebuah dadu, diperoleh data sebagai berikut: angka 1 muncul 4 kali, angka 2 sebanyak 3 kali, angka 3 sebanyak 2 kali, angka 4 muncul 5 kali, angka 5 sebanyak 4 kali, dan angka 6 muncul 2 kali. Pasangan nilai peluang empirik dan peluang teoretik munculnya mata dadu angka 3 secara berturut-turut adalah …
a) 3/20 dan 1/2
b) 1/6 dan 1/10
c) 1/10 dan 1/6
d) 1/2 dan 3/20
19. Berapakah peluang untuk mendapatkan satu sisi gambar dari sebuah koin dan satu bilangan genap dari pelemparan dadu?
a) 1/8
b) 1/4
c) 1/2
d) 1/16
20. Dari satu set kartu bridge diambil satu kartu secara acak. Peluang terambilnya kartu dengan angka 10 adalah …
a) 1/2
b) 1/13
c) 1/52
d) 1/26
21. Dalam pemilihan ketua OSIS terdapat 5 calon, dan 3 di antaranya adalah laki-laki. Peluang yang terpilih adalah perempuan adalah …
a) 2/5
b) 1/3
c) 1/2
d) 2/3
22. Pada 30 kali pelemparan sebuah koin logam, diperoleh hasil angka sebanyak 16 kali. Maka peluang empirik munculnya sisi gambar adalah …
a) 7/15
b) 8/15
c) 1/2
d) 16/30
23. Sebuah koin dilemparkan sebanyak 100 kali. Jika sisi Angka muncul 48 kali, maka peluang empirik terjadinya sisi selain Angka adalah …
a) 48/52
b) 13/25
c) 1/6
d) 1/2
24. Jika dua buah koin dilempar, berapakah jumlah ruang sampel yang mungkin terjadi?
a) 2
b) 8
c) 4
d) 6
25. Sebuah dadu dilempar satu kali. Peluang muncul angka yang merupakan bilangan prima dan ganjil adalah …
a) 1/3
b) 1/2
c) 2/3
d) 5/6
26. Diketahui hasil pelemparan sebuah koin dilakukan sebanyak 10 kali berturut-turut dengan urutan: A, A, G, G, G, A, G, G, A, G. Berapakah peluang empiris munculnya sisi A pada percobaan ini?
a) 6/10
b) 4/10
c) 5/10
d) 3/10
27. Sebuah kantong berisi 6 kelereng merah, 9 kelereng kuning, dan 5 kelereng hijau. Jika satu kelereng diambil secara acak dari kantong tersebut, berapa peluang teoritis kelereng hijau yang terambil?
a) 1/4
b) 1/20
c) 1/15
d) 3/4
28. Sebuah percobaan mengambil satu kelereng dari kantong yang berisi kelereng berwarna hitam, putih, kuning, dan biru dilakukan sebanyak 100 kali dengan pengembalian. Dari hasilnya, kelereng hitam muncul 22 kali, putih 26 kali, dan biru 24 kali. Tentukan peluang empiris keluarnya kelereng biru.
a) 14/50
b) 11/50
c) 13/50
d) 12/50
29. Seorang pembuat gerabah melakukan uji kualitas pada 100 gerabah yang telah diproduksi. Hasilnya, 10 buah di antaranya rusak dan tidak dapat dijual. Berapakah peluang empiris sebuah gerabah yang diambil secara acak adalah gerabah rusak?
a) 1%
b) 100%
c) 0,1%
d) 10%
30. Rina sedang belajar membuat kue dan telah mencoba sebanyak delapan kali. Dari delapan percobaan tersebut, dua kali hasil kuenya gagal enak. Tentukan peluang empiris bahwa kue buatan Rina berhasil enak.
a) 75%
b) 25%
c) 0,25%
d) 0,75%
31. Lisa dan Aryo melakukan eksperimen dengan dua keping uang logam. Mereka melempar keduanya sebanyak 30 kali dan mencatat hasil sebagai berikut:
(A,A) = 10 kali
(A,G) = 6 kali
(G,A) = 8 kali
(G,G) = 6 kali
Berapakah peluang empirik munculnya dua sisi uang logam yang sama?
a) 8/30
b) 10/30
c) 16/30
d) 12/30
32. Dalam percobaan melempar dua uang logam sebanyak 100 kali, pasangan sisi yang sama muncul 45 kali. Berapakah peluang empirik munculnya pasangan yang berbeda?
a) 0,55
b) 0,45
c) 0,40
d) 0,50
33. Dalam 20 pertandingan sepak bola, Tim Indonesia menang 12 kali, seri 6 kali, dan kalah 2 kali. Berapakah peluang empirik Tim Indonesia memenangkan pertandingan?
a) 0,4
b) 0,5
c) 0,6
d) 0,7
34. Tim R mengikuti 20 pertandingan dan mencatatkan 12 kali menang, 6 kali seri, dan 2 kali kalah. Berapakah peluang empirik Tim R menang?
a) 3/8
b) 3/5
c) 3/12
d) 3/2
35. Dari 100 kali percobaan melempar dua uang logam, pasangan sisi yang sama muncul 45 kali. Berapakah peluang empirik munculnya pasangan yang berbeda?
a) 55/100
b) 45/100
c) 50/100
d) 60/100
Pembahasan Soal dan Jawabannya (H2)
Pembahasan Soal Nomor 1
Ruang sampel = {(1,1), (1,2), (1,3), (1,4), (1,5), (1,6), (2,1), (2,2), (2,3), (2,4), (2,5), (2,6), (3,1), (3,2), (3,3), (3,4), (3,5), (3,6), (4,1), (4,2), (4,3), (4,4), (4,5), (4,6), (5,1), (5,2), (5,3), (5,4), (5,5), (5,6), (6,1), (6,2), (6,3), (6,4), (6,5), (6,6)}
Muka dadu berjumlah 5 = {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
Jawaban: a) {(1,4), (2,3), (3,2), (4,1)}
Pembahasan Soal Nomor 2
Ruang sampel = {(A,A,A),(A,A,G),(A,G,A),(A,G,G),(G,A,A),(G,A,G),(G,G,A),(G,G,G)}
P(A) = 3/8
Fh = 3/8 x 80
= 30
Jawaban: c) 30 kali
Pembahasan Soal Nomor 3
Ruang sampel = {(Angka), (Gambar)}
P(A) = 1/2
Jawaban: a) 1/2
Pembahasan Soal Nomor 4
Ruang sampel = {(1),(2),(3),(4),(5),(6),(7),(8),(9),(10),(11),(12),(13)}
Kartu bernomor genap = (2), (4), (6), (8), (10), (12)
P(A) = 6/13
Jawaban: d) 6/13
Pembahasan Soal Nomor 5
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = muncul mata dadu ganjil
= (1, 3, 5)
P(A) = 3/6
= 1/2
Jawaban: c) 1/2
Pembahasan Soal Nomor 6
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = muncul mata dadu faktor 6
= (1,2,3,6)
P(A) = 4/6
= 2/3
Jawaban: c) 2/3
Pembahasan Soal Nomor 7
A = muka dadu bertitik genap
= {1,2,3,4,5,6}
P(A) = 3/6
B = muka dadu bertitik ganjil
= {1,2,3,4,5,6}
P(B) = 3/6
P(A ∩ B) = P(A) x P(B)
= 3/6 x 3/6
= 9/36
= 1/4
Jawaban: c) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 8
1 – 0,73 = 0,27
Jadi, peluang Rio tidak menjadi juara kelas adalah 0,27.
Jawaban: c) 0,27
Pembahasan Soal Nomor 9
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
P(A) = 3/6
Fh = 3/6 x 36
= 18
Jawaban: b) 18
Pembahasan Soal Nomor 10
Kandidat kepala desa = 5
Kandidat laki-laki = 3
Kandidat wanita = 2
Peluang terpilih kepala desa wanita = 2/5
Jawaban: c) 2/5
Pembahasan Soal Nomor 11
Ruang sampel = {(A,A,A),(A,A,G),(A,G,A),(A,G,G),(G,A,A),(G,A,G),(G,G,A),(G,G,G)}
P(A) = 3/8
Fh = 3/8 x 40
= 15
Jawaban: a) 15
Pembahasan Soal Nomor 12
Peluang terkena campak = 0,05
= 5/100 x 1500
= 75
Jawaban: c) 75
Pembahasan Soal Nomor 13
Ruang sampel = {1,2,3,4,5,6}
A = mata dadu faktor 6
= (1,2,3,4)
P(A) = 4/6
Fh = 4/6 x 60
= 40
Jawaban: d) 40
Pembahasan Soal Nomor 14
Buaya bertelur = memiliki peluang satu
Bumi berbentuk bulat = memiliki peluang satu
Setiap siswa mendapat peringkat 1 di kelasnya = memiliki peluang lebih dari satu
Bilangan genap habis dibagi dua = memiliki peluang satu
Jawaban: c) Setiap siswa mendapat peringkat 1 di kelasnya
Pembahasan Soal Nomor 15
P(A) = 4/52
Fh = 4/52 x 26
= 2
Jawaban: a) 2
Pembahasan Soal Nomor 16
Ruang sampel dua dadu = 6 × 6 = 36 kemungkinan.
Pasangan mata dadu yang sama (1,1), (2,2), ..., (6,6) berjumlah 6.
Peluang = jumlah kejadian yang diinginkan / jumlah seluruh kemungkinan
= 6 / 36 = 1/6
Jawaban: d) 1/6
Pembahasan Soal Nomor 17
Total bola = 5 + 3 + 4 = 12
Bola putih = 3
Peluang = 3 / 12 = 1/4
Jawaban: a) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 18
Peluang empirik = jumlah muncul / total percobaan = 2 / 20 = 1/10
Peluang teoretik muncul angka 3 pada dadu = 1 / 6
Jawaban: c) 1/10 dan 1/6
Pembahasan Soal Nomor 19
Peluang gambar = 1/2 (koin: gambar atau angka)
Bilangan genap pada dadu = 2, 4, 6 → 3 dari 6 → peluang = 3/6 = 1/2
Peluang gabungan = 1/2 × 1/2 = 1/4
Jawaban: b) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 20
Total kartu = 52
Kartu bernomor 10 = 4 (satu dari setiap jenis)
Peluang = 4 / 52 = 1/13
Jawaban: b) 1/13
Pembahasan Soal Nomor 21
Jumlah kandidat wanita = 5 - 3 = 2
Peluang = 2 / 5
Jawaban: a) 2/5
Pembahasan Soal Nomor 22
Total percobaan = 30
Muncul gambar = 30 - 16 = 14
Peluang empirik = 14 / 30 = 7/15
Jawaban: a) 7/15
Pembahasan Soal Nomor 23
Bukan angka = gambar = 100 - 48 = 52
Peluang = 52 / 100 = 13/25
Jawaban: b) 13/25
Pembahasan Soal Nomor 24
Kemungkinan tiap koin: 2 (angka, gambar)
Dua koin → 2 × 2 = 4
Ruang sampel: (AA), (AG), (GA), (GG)
Jawaban: c) 4
Pembahasan Soal Nomor 25
Bilangan prima antara 1–6 = 2, 3, 5
Yang juga ganjil: 3 dan 5 → 2 angka
Peluang = 2 / 6 = 1/3
Jawaban: a) ⅓
Pembahasan Soal Nomor 26
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Muncul sisi A: 4 kali
Total percobaan: 10 kali
????(????) = 4/10
Jawaban: b) 4/10
Pembahasan Soal Nomor 27
Rumus:
Peluang = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total kemungkinan)
Langkah:
Total kelereng = 6 + 9 + 5 = 20
Kelereng hijau = 5
????(ℎ????????????????) = 5/20 = 1/4
Jawaban: a) 1/4
Pembahasan Soal Nomor 28
Hitam: 22
Putih: 26
Biru: 24
(Sisa: 100 - (22+26+24) = 28 → diasumsikan untuk kuning)
Peluang empiris kelereng biru?
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Kelereng biru = 24
Total = 100
????(????????????????) = 24/100 = 12/50
Jawaban: d) 12/50
Pembahasan Soal Nomor 29
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah kejadian yang diharapkan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Gerabah rusak = 10
Total = 100
????(????????????????????) = 10/100 = 0,10 = 10%
Jawaban: d) 10%
Pembahasan Soal Nomor 30
Rumus:
Peluang empiris = (Jumlah keberhasilan) / (Jumlah total percobaan)
Langkah:
Kue enak = 6
Total = 8
????(????????????????) = 6/8 = 0,75 = 75%
Jawaban: a) 75%
Pembahasan Soal Nomor 31
Diketahui:
Total percobaan = 30 kali
Hasil dua sisi sama:
(A, A) = 10
(G, G) = 6
Jadi total = 10 + 6 = 16
Peluang empirik = (jumlah kejadian yang diamati) / (jumlah total percobaan)
Rumus:
???? = jumlah kejadian/jumlah total percobaan = 16/30
???? = 16/30 = 0,533…
Jawaban: c) 16/30
Pembahasan Soal Nomor 32
Diketahui:
Total percobaan = 100
Pasangan sama = 45
Maka pasangan berbeda = 100 - 45 = 55
Rumus:
???? = 55/100 =0,55
Jawaban: a) 0,55
Pembahasan Soal Nomor 33
Diketahui:
Total pertandingan = 20
Menang = 12
Rumus:
???? = 12/20 = 0,6
Jawaban: c) 0,6
Pembahasan Soal Nomor 34
Diketahui:
Pertandingan sepak bola dilaksanakan sebanyak 20 kali = n(S) = 20
Tim R telah meraih kemenangan sebanyak 12 kali = n(a) = 12
Maka dari itu:
n(P) = n(a) : n(s)
n(P) = 12 : 20 = 3/5
Kunci Jawaban: b) 3/5
Pembahasan Soal Nomor 35
Diketahui:
Total percobaan = 100
Pasangan sama = 45
Maka pasangan berbeda = 100 - 45 = 55
Rumus:
???? = 55/100 = 0,55
Jawaban: a) 55/100
Itulah 35 contoh soal peluang empirik beserta pembahasan dan jawabannya. Dengan ini, diharapkan siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menerapkannya dalam berbagai situasi nyata.Semoga artikel ini bermanfaat dan dapat menjadi sumber belajar yang membantu!
M/G Alya Ramadhanty Vardiansyah
(nnz)
Lihat Juga :