Tingkatkan Akses Pendidikan Tinggi, UI Kembangkan Pendidikan Berbasis Siber
Senin, 12 Mei 2025 - 21:37 WIB
loading...
A
A
A
Heri menambahkan, UI juga akan memperluas akses bagi masyarakat internasional untuk menempuh studi di UI baik dalam jalur bergelar maupun nongelar melalui pendidikan berbasis siber yang dikoordinasi oleh Direktorat Pengembangan Pendidikan Digital, sebuah direktorat di UI yang dibentuk pada masa kepemimpinannya untuk mengakomodasi tuntutan zaman.
"Program-program dalam jaringan akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dan standar akademik yang tinggi sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, kolaborasi antara akademisi dan industri juga akan dipacu untuk menghasilkan modul-modul pembelajaran berbasis jaringan yang lebih mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja."
Heri menambahkan, itulah yang saat ini sedang berproses di UI atas kerja sama dengan KOICA (Korea International Cooperation Agency), sebuah lembaga pemerintah Korea Selatan yang menyelenggarakan program kerja sama internasional dalam bidang pembangunan dan kemanusiaan.
UI telah lama bekerja sama dengan KOICA dalam berbagai program dan salah satu hibah yang saat ini diberikan oleh KOICA kepada UI melalui pintu Fakultas Ilmu Budaya diperuntukkan bagi pengembangan sistem pengetahuan berbasis teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi.
Tujuan utamanya adalah pengembangan modul-modul pembelajaran untuk perkuliahan dan training berbasis jaringan yang menawarkan konten-konten hasil penelitian, keterampilan hidup, dan keterampilan praktis yang memberdayakan masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Atas dukungan hibah dari KOICA, saat ini di UI tengah dimulai pembangunan Gedung Connectivity Hub (C-Hub) yang akan menjadi gedung yang ditujukan sebagai pusat produksi bahan-bahan pembelajaran berbasis digital. Gedung C-Hub akan diperlengkapi dengan studio lengkap dengan peralatan modern terkini penghasil materi pembelajaran open online course, smart class rooms, dan working space rooms tempat akademisi, lembaga pemerintahan, industri, dan komunitas berinteraksi dan bekerja sama menciptakan program-program kolaboratif.
"Program-program dalam jaringan akan dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri dan standar akademik yang tinggi sehingga mahasiswa dapat memperoleh pengetahuan dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, kolaborasi antara akademisi dan industri juga akan dipacu untuk menghasilkan modul-modul pembelajaran berbasis jaringan yang lebih mendekatkan mahasiswa dengan dunia kerja."
Heri menambahkan, itulah yang saat ini sedang berproses di UI atas kerja sama dengan KOICA (Korea International Cooperation Agency), sebuah lembaga pemerintah Korea Selatan yang menyelenggarakan program kerja sama internasional dalam bidang pembangunan dan kemanusiaan.
UI telah lama bekerja sama dengan KOICA dalam berbagai program dan salah satu hibah yang saat ini diberikan oleh KOICA kepada UI melalui pintu Fakultas Ilmu Budaya diperuntukkan bagi pengembangan sistem pengetahuan berbasis teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi.
Tujuan utamanya adalah pengembangan modul-modul pembelajaran untuk perkuliahan dan training berbasis jaringan yang menawarkan konten-konten hasil penelitian, keterampilan hidup, dan keterampilan praktis yang memberdayakan masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Atas dukungan hibah dari KOICA, saat ini di UI tengah dimulai pembangunan Gedung Connectivity Hub (C-Hub) yang akan menjadi gedung yang ditujukan sebagai pusat produksi bahan-bahan pembelajaran berbasis digital. Gedung C-Hub akan diperlengkapi dengan studio lengkap dengan peralatan modern terkini penghasil materi pembelajaran open online course, smart class rooms, dan working space rooms tempat akademisi, lembaga pemerintahan, industri, dan komunitas berinteraksi dan bekerja sama menciptakan program-program kolaboratif.
(zik)
Lihat Juga :