Pendidikan Eddie Nalapraya, Sosok Jenderal dan Bapak Pencak Silat Dunia yang Meninggal Dunia Hari Ini
Selasa, 13 Mei 2025 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
- Command and General Staff College, Fort Leavenworth, AS (1972)
Baca juga: Mantan Wagub Jakarta dan Bapak Pencak Silat Eddie Nalapraya Meninggal Dunia
Tak hanya berhenti di sana, dedikasi Eddie dalam dunia ilmu dan olahraga juga membuahkan gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Olahraga dari Universitas Negeri Jakarta (5 Mei 2017) serta Doctor of Philosophy bidang Martial Art dari Pacific Open University, Malaysia (2011).
Eddie Marzuki Nalapraya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) selama 21 tahun (1981–2003). Di bawah kepemimpinannya, Pencak Silat menjelma menjadi olahraga kebanggaan Indonesia yang mendunia.
Ia menjadi motor utama lahirnya Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT) tahun 1980, dan sukses mendorong agar Pencak Silat dipertandingkan dalam SEA Games (1987) serta diakui oleh Olympic Council of Asia (OCA) pada 2003. Ia bahkan dijuluki Bapak Pencak Silat Eropa setelah menginisiasi berbagai kejuaraan di Benua Biru.
Baca juga: Pesan Terakhir Eddie Nalapraya, Minta Pencak Silat Ikut Olimpiade hingga Ekskul Wajib
Puncaknya, pada 12 Desember 2019, Pencak Silat resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, berkat perjuangan gigih Eddie sebagai Pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO & Olympic (2014–2019).
Karier militer Eddie dimulai saat berusia 16 tahun, bergabung dalam Detasemen Garuda Putih saat Agresi Militer Belanda I. Tanpa melalui Akademi Militer, ia meniti karier dari sersan (1950) hingga dipercaya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) di usia 80 tahun.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya:
Ajudan Pangdam VI/Siliwangi (1961)
Anggota Pasukan PBB di Kongo (1960)
Baca juga: Mantan Wagub Jakarta dan Bapak Pencak Silat Eddie Nalapraya Meninggal Dunia
Tak hanya berhenti di sana, dedikasi Eddie dalam dunia ilmu dan olahraga juga membuahkan gelar Doktor Honoris Causa bidang Ilmu Olahraga dari Universitas Negeri Jakarta (5 Mei 2017) serta Doctor of Philosophy bidang Martial Art dari Pacific Open University, Malaysia (2011).
Dedikasi untuk Pencak Silat: Dari Nusantara Menuju Dunia
Eddie Marzuki Nalapraya menjabat sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) selama 21 tahun (1981–2003). Di bawah kepemimpinannya, Pencak Silat menjelma menjadi olahraga kebanggaan Indonesia yang mendunia.
Ia menjadi motor utama lahirnya Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa (PERSILAT) tahun 1980, dan sukses mendorong agar Pencak Silat dipertandingkan dalam SEA Games (1987) serta diakui oleh Olympic Council of Asia (OCA) pada 2003. Ia bahkan dijuluki Bapak Pencak Silat Eropa setelah menginisiasi berbagai kejuaraan di Benua Biru.
Baca juga: Pesan Terakhir Eddie Nalapraya, Minta Pencak Silat Ikut Olimpiade hingga Ekskul Wajib
Puncaknya, pada 12 Desember 2019, Pencak Silat resmi diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO, berkat perjuangan gigih Eddie sebagai Pembina Tim Pencak Silat Road to UNESCO & Olympic (2014–2019).
Karier Militer
Karier militer Eddie dimulai saat berusia 16 tahun, bergabung dalam Detasemen Garuda Putih saat Agresi Militer Belanda I. Tanpa melalui Akademi Militer, ia meniti karier dari sersan (1950) hingga dipercaya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) di usia 80 tahun.
Beberapa jabatan penting yang pernah diembannya:
Ajudan Pangdam VI/Siliwangi (1961)
Anggota Pasukan PBB di Kongo (1960)
Lihat Juga :