MAN Insan Cendekia akan Jadi Madrasah Internasional, Mudah Kuliah di Kampus Top Dunia
Sabtu, 24 Mei 2025 - 08:22 WIB
loading...
Kemenag akan mengubah MAN Insan Cendekia (MAN IC) menjadi sekolah berstandar internasional. Foto/Kemenag.
A
A
A
JAKARTA - Kemenag akan mengubah MAN Insan Cendekia (MAN IC) menjadi sekolah berstandar internasional. Tranformasi ini akan sejalan dengan program Sekolah Unggulan Garuda Transformasi yang akan dimulai tahun ajaran baru mendatang.
Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Amien Suyitno mengatakan, Salah satu terobosan utama adalah penerapan International Baccalaureate (IB) Diploma Programme, kurikulum yang telah diakui dan digunakan oleh sekolah-sekolah terbaik di dunia.
Baca juga: Keren, 3 Siswa MAN IC OKI Raih Emas Ajang Riset Internasional di NTU Singapura
Dengan kurikulum ini, siswa MAN IC nantinya akan menerima dua ijazah sekaligus—ijazah nasional dari Kemenag dan ijazah IB Diploma. Hal ini akan mempermudah mereka mendaftar ke perguruan tinggi top dunia tanpa perlu mengikuti program persiapan tambahan.
“Ini adalah salah satu program transformasi pendidikan Islam unggulan yang kami dorong, untuk membuka akses global bagi lulusan madrasah,” katanya dikutip dari laman Pendis Kemenag, Sabtu (24/5/2025).
Baca juga: 15 Siswa MAN IC Serpong Diterima di Universitas Ternama Dunia, Berikut Daftar Namanya
Untuk mendukung implementasi program ini, Kemenag bekerja sama dengan Yayasan Kader Bangsa dan melibatkan Prof. Dwi, pakar pendidikan internasional dari University of Michigan, sebagai penasihat utama. Prof. Dwi akan mendampingi mulai dari perancangan kurikulum, strategi pelaksanaan, hingga sistem evaluasi.
Program ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru madrasah, khususnya di MAN IC, agar siap mengajar dengan standar dan pendekatan kurikulum IB. Seleksi guru akan dilakukan secara ketat, sesuai kebutuhan pendidikan global.
Transformasi ini akan diterapkan secara bertahap, dimulai dari beberapa unit MAN IC dan pesantren yang telah memenuhi kriteria kesiapan. Fase awal berupa piloting akan dilakukan untuk menguji efektivitas sebelum diperluas secara nasional.
Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama (Kemenag) Amien Suyitno mengatakan, Salah satu terobosan utama adalah penerapan International Baccalaureate (IB) Diploma Programme, kurikulum yang telah diakui dan digunakan oleh sekolah-sekolah terbaik di dunia.
Baca juga: Keren, 3 Siswa MAN IC OKI Raih Emas Ajang Riset Internasional di NTU Singapura
Dengan kurikulum ini, siswa MAN IC nantinya akan menerima dua ijazah sekaligus—ijazah nasional dari Kemenag dan ijazah IB Diploma. Hal ini akan mempermudah mereka mendaftar ke perguruan tinggi top dunia tanpa perlu mengikuti program persiapan tambahan.
“Ini adalah salah satu program transformasi pendidikan Islam unggulan yang kami dorong, untuk membuka akses global bagi lulusan madrasah,” katanya dikutip dari laman Pendis Kemenag, Sabtu (24/5/2025).
Baca juga: 15 Siswa MAN IC Serpong Diterima di Universitas Ternama Dunia, Berikut Daftar Namanya
Untuk mendukung implementasi program ini, Kemenag bekerja sama dengan Yayasan Kader Bangsa dan melibatkan Prof. Dwi, pakar pendidikan internasional dari University of Michigan, sebagai penasihat utama. Prof. Dwi akan mendampingi mulai dari perancangan kurikulum, strategi pelaksanaan, hingga sistem evaluasi.
Program ini juga mencakup pelatihan intensif bagi guru-guru madrasah, khususnya di MAN IC, agar siap mengajar dengan standar dan pendekatan kurikulum IB. Seleksi guru akan dilakukan secara ketat, sesuai kebutuhan pendidikan global.
Transformasi ini akan diterapkan secara bertahap, dimulai dari beberapa unit MAN IC dan pesantren yang telah memenuhi kriteria kesiapan. Fase awal berupa piloting akan dilakukan untuk menguji efektivitas sebelum diperluas secara nasional.
(nnz)
Lihat Juga :