Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini, UNJ Sambut Delegasi China
Senin, 26 Mei 2025 - 19:30 WIB
loading...
Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi pendidikan dari China Senin, (26/5/2025). Foto/UNJ.
A
A
A
JAKARTA - Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menerima kunjungan delegasi pendidikan dari China Senin, (26/5/2025). Delegasi ini terdiri dari lima perwakilan, yaitu tiga dari Harbin Preschool Teacher College dan dua dari China-Indonesia Cultural and Educational Exchange Association (CICEEA).
Delegasi Harbin Preschool Teacher College diwakili oleh Hu Ning (Wakil Presiden), Zhang Xingying (Dekan Departemen Pendidikan Anak Usia Dini), dan Zhou Bo (Wakil Direktur Pusat Layanan Sosial dan Pertukaran). Sementara itu, delegasi CICEEA diwakili oleh Hang Aiai (Wakil Ketua) dan Zhou Shaoyun.
Kedatangan delegasi disambut hangat oleh Sekretaris Universitas, pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNJ, pimpinan Kantor Humas dan Informasi Publik, pimpinan Kantor Urusan Internasional, serta pimpinan lainnya di lingkungan UNJ.
Kunjungan dimulai dengan tur ke KB-TK Ceria UNJ yang dikelola oleh FIP, dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa laboratorium di Gedung FIP, termasuk laboratorium milik Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Khusus.
Rangkaian kegiatan berlanjut di Ruang VIP Gedung Rektorat UNJ dengan sesi perkenalan profil masing-masing institusi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU),
Dalam sambutannya, Hu Ning menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UNJ.
“Kami berterima kasih kepada UNJ atas sambutannya, dan kepada CICEEA yang telah memperkenalkan kami kepada universitas ini. Harbin Preschool Teacher College terletak di pusat China dan saat ini memiliki sekitar 8.000 mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan standar pendidikan anak usia dini,” ujar Hu Ning, melalui siaran pers, Senin (26/5/2025).
Selanjutnya, Prof. Suyono, selaku perwakilan sekretaris universitas, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Rektor UNJ. Ia juga menyambut baik niat kerja sama ini.
“Kami terbuka untuk kolaborasi lebih lanjut, apalagi UNJ sudah memiliki pengalaman kerja sama dengan beberapa universitas di China. Saat ini ada sekitar 40 mahasiswa asal China yang menempuh studi magister dan doktoral di UNJ. Kami juga telah mengirimkan mahasiswa dan dosen ke China untuk program akademik,” jelas Prof. Suyono.
Ia menambahkan, banyak peluang yang bisa dikembangkan bersama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan staf, hingga pengembangan kurikulum bersama untuk pendidikan anak usia dini, tambah Prof. Suyono.
Delegasi Harbin Preschool Teacher College diwakili oleh Hu Ning (Wakil Presiden), Zhang Xingying (Dekan Departemen Pendidikan Anak Usia Dini), dan Zhou Bo (Wakil Direktur Pusat Layanan Sosial dan Pertukaran). Sementara itu, delegasi CICEEA diwakili oleh Hang Aiai (Wakil Ketua) dan Zhou Shaoyun.
Kedatangan delegasi disambut hangat oleh Sekretaris Universitas, pimpinan Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) UNJ, pimpinan Kantor Humas dan Informasi Publik, pimpinan Kantor Urusan Internasional, serta pimpinan lainnya di lingkungan UNJ.
Kunjungan dimulai dengan tur ke KB-TK Ceria UNJ yang dikelola oleh FIP, dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa laboratorium di Gedung FIP, termasuk laboratorium milik Program Studi Teknologi Pendidikan dan Pendidikan Khusus.
Rangkaian kegiatan berlanjut di Ruang VIP Gedung Rektorat UNJ dengan sesi perkenalan profil masing-masing institusi dan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU),
Dalam sambutannya, Hu Ning menyampaikan apresiasi atas sambutan yang diberikan UNJ.
“Kami berterima kasih kepada UNJ atas sambutannya, dan kepada CICEEA yang telah memperkenalkan kami kepada universitas ini. Harbin Preschool Teacher College terletak di pusat China dan saat ini memiliki sekitar 8.000 mahasiswa. Kunjungan ini bertujuan menjajaki peluang kerja sama dalam pengembangan standar pendidikan anak usia dini,” ujar Hu Ning, melalui siaran pers, Senin (26/5/2025).
Selanjutnya, Prof. Suyono, selaku perwakilan sekretaris universitas, menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran Rektor UNJ. Ia juga menyambut baik niat kerja sama ini.
“Kami terbuka untuk kolaborasi lebih lanjut, apalagi UNJ sudah memiliki pengalaman kerja sama dengan beberapa universitas di China. Saat ini ada sekitar 40 mahasiswa asal China yang menempuh studi magister dan doktoral di UNJ. Kami juga telah mengirimkan mahasiswa dan dosen ke China untuk program akademik,” jelas Prof. Suyono.
Ia menambahkan, banyak peluang yang bisa dikembangkan bersama, mulai dari pertukaran mahasiswa dan staf, hingga pengembangan kurikulum bersama untuk pendidikan anak usia dini, tambah Prof. Suyono.
(nnz)
Lihat Juga :