Belasan Dosen UK Maranatha Terima Hibah Diktisaintek
Rabu, 28 Mei 2025 - 13:25 WIB
loading...
Belasan dosen Universitas Kristen Maranatha, Bandung berhasil memperoleh hibah Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025. Foto/Dok. SindoNews
A
A
A
BANDUNG - Belasan dosen Universitas Kristen Maranatha Bandung berhasil memperoleh hibah Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025. Program ini diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemdiktisaintek ) melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan.
Pengumuman penerimaan hibah dinyatakan melalui surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek No. 0070/C3/AL.04/2025 tertanggal 23 Mei 2025 mengenai Pengumuman Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Baca juga: Universitas Kristen Maranatha Buka Prodi Baru Program Sarjana Arsitektur
Jumlah dosen UK Maranatha yang berhasil lolos menerima hibah mencapai 13 orang, dengan proposal mencapai 19 judul. Mereka dinyatakan sebagai penerima pendanaan untuk tiga skema, yaitu Skema Penelitian Terapan Luaran Prototipe (PT-LP), Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), dan Skema Penelitian Pascasarjana Penelitian Tesis Magister (PPS-PTM).
Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof Frans Umbu Datta memberikan apresiasi khusus kepada seluruh dosen yang berhasil lolos seleksi dan masuk dalam daftar penerima hibah Kemdiktisaintek. “Saya ucapkan selamat bagi para peneliti hebat di UK Maranatha. Hasil-hasil riset ini secara akumulatif bersama-sama capaian-capaian akademik sebelumnya akan memperkuat kiprah dan reputasi UK Maranatha sebagai PTS Unggul dan berdampak pada masyarakat,” kata Prof Frans melalui keterangan pers, Rabu (28/5/2025).
Sehubungan riset dan inovasi, Prof Frans berpendapat dalam melaksanakan tridarma, peran universitas lebih dari sekadar mentransmisikan pengetahuan. Ia mengatakan, penelitian adalah motor utama bagi inovasi dan kemajuan teknologi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Maranatha, Meythi mengatakan, penerimaan hibah Kemdiktisaintek ini penting bukan hanya bagi Universitas saja, tetapi juga bagi masyarakat. “Pendanaan ini sangat mendukung pengembangan riset di Universitas Kristen Maranatha, dapat meningkatkan kapasitas penelitian dosen, memperluas kontribusi ilmiah, dan memperkuat posisi institusi dalam peta riset nasional,” katanya.
Ia menyebutkan hibah penelitian ini berperan krusial dalam mendorong pertumbuhan riset di Universitas Kristen Maranatha. Melalui dukungan finansial, peningkatan kualitas penelitian, dan penguatan budaya riset, Maranatha mampu memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dampaknya tidak hanya bagi lingkungan akademik saja. Penelitian terapan yang didanai hibah ini bisa menghasilkan inovasi yang langsung diterapkan oleh masyarakat atau UMKM. Hasil penelitian yang menghasilkan teknologi tepat guna akan membantu industri kecil pada sektor-sektor yang relevan,” lanjutnya. Baca juga: Peringatan Hardiknas 2025, Menteri Brian Yuliarto Luncurkan Diktisaintek Berdampak
UK Maranatha akan konsisten mendorong inovasi berbasis sains, teknologi, dan seni untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menjadi kampus berdampak berdasarkan semangat gerakan Diktisaintek Berdampak.
Sebagai informasi, Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 diluncurkan oleh Kemdiktisaintek, Senin (3/3/2025). Program pendanaan kompetitif ini dibuka mulai 10 Maret hingga 7 April 2025 melalui pengusulan proposal yang dilakukan menggunakan platform Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA).
Pengumuman penerimaan hibah dinyatakan melalui surat Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek No. 0070/C3/AL.04/2025 tertanggal 23 Mei 2025 mengenai Pengumuman Penerima Pendanaan Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2025. Baca juga: Universitas Kristen Maranatha Buka Prodi Baru Program Sarjana Arsitektur
Jumlah dosen UK Maranatha yang berhasil lolos menerima hibah mencapai 13 orang, dengan proposal mencapai 19 judul. Mereka dinyatakan sebagai penerima pendanaan untuk tiga skema, yaitu Skema Penelitian Terapan Luaran Prototipe (PT-LP), Skema Penelitian Fundamental Reguler (PFR), dan Skema Penelitian Pascasarjana Penelitian Tesis Magister (PPS-PTM).
Rektor Universitas Kristen Maranatha Prof Frans Umbu Datta memberikan apresiasi khusus kepada seluruh dosen yang berhasil lolos seleksi dan masuk dalam daftar penerima hibah Kemdiktisaintek. “Saya ucapkan selamat bagi para peneliti hebat di UK Maranatha. Hasil-hasil riset ini secara akumulatif bersama-sama capaian-capaian akademik sebelumnya akan memperkuat kiprah dan reputasi UK Maranatha sebagai PTS Unggul dan berdampak pada masyarakat,” kata Prof Frans melalui keterangan pers, Rabu (28/5/2025).
Sehubungan riset dan inovasi, Prof Frans berpendapat dalam melaksanakan tridarma, peran universitas lebih dari sekadar mentransmisikan pengetahuan. Ia mengatakan, penelitian adalah motor utama bagi inovasi dan kemajuan teknologi.
Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UK Maranatha, Meythi mengatakan, penerimaan hibah Kemdiktisaintek ini penting bukan hanya bagi Universitas saja, tetapi juga bagi masyarakat. “Pendanaan ini sangat mendukung pengembangan riset di Universitas Kristen Maranatha, dapat meningkatkan kapasitas penelitian dosen, memperluas kontribusi ilmiah, dan memperkuat posisi institusi dalam peta riset nasional,” katanya.
Ia menyebutkan hibah penelitian ini berperan krusial dalam mendorong pertumbuhan riset di Universitas Kristen Maranatha. Melalui dukungan finansial, peningkatan kualitas penelitian, dan penguatan budaya riset, Maranatha mampu memperkuat posisinya sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Dampaknya tidak hanya bagi lingkungan akademik saja. Penelitian terapan yang didanai hibah ini bisa menghasilkan inovasi yang langsung diterapkan oleh masyarakat atau UMKM. Hasil penelitian yang menghasilkan teknologi tepat guna akan membantu industri kecil pada sektor-sektor yang relevan,” lanjutnya. Baca juga: Peringatan Hardiknas 2025, Menteri Brian Yuliarto Luncurkan Diktisaintek Berdampak
UK Maranatha akan konsisten mendorong inovasi berbasis sains, teknologi, dan seni untuk memberikan dampak nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia, menjadi kampus berdampak berdasarkan semangat gerakan Diktisaintek Berdampak.
Sebagai informasi, Program Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 diluncurkan oleh Kemdiktisaintek, Senin (3/3/2025). Program pendanaan kompetitif ini dibuka mulai 10 Maret hingga 7 April 2025 melalui pengusulan proposal yang dilakukan menggunakan platform Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (BIMA).
(poe)
Lihat Juga :