Siap Jadi Cyber Campus Tercanggih, USG Tawarkan Beasiswa Penuh
Rabu, 28 Mei 2025 - 18:08 WIB
loading...
Wakil Ketua MPR Rusdi Kirana memberikan cendera mata kepada founder Universitas Sunan Gresik (USG), Jazilul Fawaid. FOTO/IST
A
A
A
GRESIK - Universitas Sunan Gresik (USG) menegaskan komitmennya untuk menjadi perguruan tinggi berbasis teknologi informasi (IT) tercanggih di Indonesia. Sejak awal pendiriannya, kampus ini memang dirancang sebagai cyber campus unggulan bertaraf internasional.
Founder USG, Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa sistem perkuliahan berbasis IT kini menjadi kebutuhan mutlak yang tak bisa ditawar.
"Sekarang semua hal harus berbasis IT, termasuk perkuliahan. Maka, USG yang memang kampus kekinian, sejak awal kami desain dengan sistem IT yang canggih dan modern," ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, Rabu (28/5/2025).
Pemegang dua gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini juga menambahkan, USG tengah menjalin kerja sama dengan vendor profesional di bidang pengembangan sistem perkuliahan digital.
Rencana besar ini mencakup digitalisasi seluruh aspek akademik dan layanan kampus, mulai dari sistem pembelajaran, kurikulum, hingga fasilitas penunjang. Mahasiswa nantinya akan dapat mengakses materi, berdiskusi, hingga mengerjakan tugas secara daring. Bahkan, teknologi interaktif seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), hingga podcast juga akan diintegrasikan untuk memperkaya pengalaman belajar.
"Kami dalam tahap akhir penjajakan kerja sama dengan vendor terbaik dalam pengembangan sistem IT kampus," jelas Gus Jazil.
USG juga menyiapkan platform e-learning, e-library, serta sistem komunikasi digital antara dosen dan mahasiswa yang terintegrasi. Hal ini, menurut Gus Jazil, akan membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan di dunia kerja masa kini.
"Generasi Z tidak bisa lepas dari gadget. Maka cara belajar konvensional sudah tidak relevan lagi. Dunia berubah cepat, dan pendidikan harus menyesuaikan," tegasnya.
Saat ini, kata Gus Jazil, USG sedang melakukan Pendaftaran Mahasiswa Baru. Total ada 23 prodi dan 5 fakultas yang dibuka. Kelima fakultas tersebut yakni Fakultas Bisnis, Humaniora, dan Psikologi yang memiliki empat prodi yakni S1 Akuntansi, Hukum, Manajemen, dan S1 Psikologi.
Kemudian, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam yang memiliki empat prodi yakni D-3 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Biologi Terapan dan S1 Informatika Kesehatan. Ada pula Fakultas Teknologi dan Rekayasa dengan empat prodi yakni S1 Sistem Informasi, Teknologi Hasil Perikanan, Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), S1 Rekayasa Industri dan S1 Agroteknologi.
Berikutnya, Fakultas Vokasi dengan tiga jurusan yakni D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara. Kelima, Fakultas Keguruan dan Keagamaan Islam yang memiliki tujuh prodi, yakni S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Pendidikan Guru MI, Ekonomi Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
"Kami menyiapkan berbagai beasiswa full sampai lulus, mulai dari beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliat, kemitraan, dan lainnya. Manfaatkan kemudahan-kemudahan ini. Janga nada lagi yang bilang tidak bisa kuliah karena tidak ada biaya," kata Gus Jazil.
Founder USG, Jazilul Fawaid menyampaikan bahwa sistem perkuliahan berbasis IT kini menjadi kebutuhan mutlak yang tak bisa ditawar.
"Sekarang semua hal harus berbasis IT, termasuk perkuliahan. Maka, USG yang memang kampus kekinian, sejak awal kami desain dengan sistem IT yang canggih dan modern," ujar Gus Jazil, sapaan akrab Jazilul Fawaid, Rabu (28/5/2025).
Pemegang dua gelar doktor dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ) dan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) ini juga menambahkan, USG tengah menjalin kerja sama dengan vendor profesional di bidang pengembangan sistem perkuliahan digital.
Rencana besar ini mencakup digitalisasi seluruh aspek akademik dan layanan kampus, mulai dari sistem pembelajaran, kurikulum, hingga fasilitas penunjang. Mahasiswa nantinya akan dapat mengakses materi, berdiskusi, hingga mengerjakan tugas secara daring. Bahkan, teknologi interaktif seperti Augmented Reality (AR), Virtual Reality (VR), hingga podcast juga akan diintegrasikan untuk memperkaya pengalaman belajar.
"Kami dalam tahap akhir penjajakan kerja sama dengan vendor terbaik dalam pengembangan sistem IT kampus," jelas Gus Jazil.
USG juga menyiapkan platform e-learning, e-library, serta sistem komunikasi digital antara dosen dan mahasiswa yang terintegrasi. Hal ini, menurut Gus Jazil, akan membekali mahasiswa dengan keterampilan digital yang sangat dibutuhkan di dunia kerja masa kini.
"Generasi Z tidak bisa lepas dari gadget. Maka cara belajar konvensional sudah tidak relevan lagi. Dunia berubah cepat, dan pendidikan harus menyesuaikan," tegasnya.
Saat ini, kata Gus Jazil, USG sedang melakukan Pendaftaran Mahasiswa Baru. Total ada 23 prodi dan 5 fakultas yang dibuka. Kelima fakultas tersebut yakni Fakultas Bisnis, Humaniora, dan Psikologi yang memiliki empat prodi yakni S1 Akuntansi, Hukum, Manajemen, dan S1 Psikologi.
Kemudian, Fakultas Kesehatan dan Ilmu Alam yang memiliki empat prodi yakni D-3 Kebidanan, S1 Administrasi Rumah Sakit, S1 Biologi Terapan dan S1 Informatika Kesehatan. Ada pula Fakultas Teknologi dan Rekayasa dengan empat prodi yakni S1 Sistem Informasi, Teknologi Hasil Perikanan, Robotika dan Kecerdasan Buatan (AI), S1 Rekayasa Industri dan S1 Agroteknologi.
Berikutnya, Fakultas Vokasi dengan tiga jurusan yakni D4 Keselamatan dan Kesehatan Kerja, D4 Manajemen Pelabuhan dan Logistik Maritim, serta D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara. Kelima, Fakultas Keguruan dan Keagamaan Islam yang memiliki tujuh prodi, yakni S1 Pendidikan Agama Islam (PAI), Bahasa Arab, Perbankan Syariah, Pendidikan Guru MI, Ekonomi Islam, Pendidikan Bahasa dan Sastra Inggris, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar.
"Kami menyiapkan berbagai beasiswa full sampai lulus, mulai dari beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliat, kemitraan, dan lainnya. Manfaatkan kemudahan-kemudahan ini. Janga nada lagi yang bilang tidak bisa kuliah karena tidak ada biaya," kata Gus Jazil.
(abd)
Lihat Juga :