Pakar Pendidikan Ungkap Kunci Sukses Tembus Kampus Top Dunia: Bukan Hanya Nilai
Kamis, 29 Mei 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Kisah Anasha, Siswi Indonesia yang Diterima di 11 Kampus Terbaik Luar Negeri
Ia menekankan bahwa meskipun prestasi akademik tetap penting, hal itu bukan lagi satu-satunya penentu kesuksesan masa depan.
Menurut survei National Association for College Admission Counseling (NACAC) 2023, selain nilai, faktor penting yang juga dipertimbangkan oleh universitas dalam menerima mahasiswa baru mencakup atribut karakter positif (28,3%), esai dan contoh tulisan (18,9%), serta minat yang ditunjukkan terhadap universitas tersebut (15,7%).
“Menurut Anda, berapa lama rata-rata petugas penerimaan membaca data setiap pelamar sebelum membuat keputusan? Ingat, ini adalah universitas terkemuka yang hanya menerima 3% sampai 7% dari pelamarnya—dan mereka mengatakan hanya butuh waktu 6 menit untuk memutuskan,” ujar Guskey, yang juga merupakan rekan penulis buku Life Skills for All Learners bersama CEO Redea Institute, Antarina S.F. Amir.
Ia menekankan bahwa petugas penerimaan sangat menghargai keterampilan hidup yang berperan penting dalam kesuksesan siswa di perguruan tinggi dan dunia kerja, seperti kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi lintas budaya, dan berkontribusi bagi komunitas.
“Inilah hal-hal yang ingin diketahui oleh universitas terkemuka dunia. Dan kerangka kerja yang dikembangkan oleh Redea Institute—tidak hanya dalam pengembangan keterampilan ini, tetapi juga dalam asesmen dan pencatatannya di rapor serta transkrip nilai—sungguh luar biasa. Apa yang mereka lakukan jauh melampaui banyak institusi lainnya di dunia," ujarnya.
Ia menekankan bahwa meskipun prestasi akademik tetap penting, hal itu bukan lagi satu-satunya penentu kesuksesan masa depan.
Menurut survei National Association for College Admission Counseling (NACAC) 2023, selain nilai, faktor penting yang juga dipertimbangkan oleh universitas dalam menerima mahasiswa baru mencakup atribut karakter positif (28,3%), esai dan contoh tulisan (18,9%), serta minat yang ditunjukkan terhadap universitas tersebut (15,7%).
“Menurut Anda, berapa lama rata-rata petugas penerimaan membaca data setiap pelamar sebelum membuat keputusan? Ingat, ini adalah universitas terkemuka yang hanya menerima 3% sampai 7% dari pelamarnya—dan mereka mengatakan hanya butuh waktu 6 menit untuk memutuskan,” ujar Guskey, yang juga merupakan rekan penulis buku Life Skills for All Learners bersama CEO Redea Institute, Antarina S.F. Amir.
Ia menekankan bahwa petugas penerimaan sangat menghargai keterampilan hidup yang berperan penting dalam kesuksesan siswa di perguruan tinggi dan dunia kerja, seperti kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkolaborasi lintas budaya, dan berkontribusi bagi komunitas.
“Inilah hal-hal yang ingin diketahui oleh universitas terkemuka dunia. Dan kerangka kerja yang dikembangkan oleh Redea Institute—tidak hanya dalam pengembangan keterampilan ini, tetapi juga dalam asesmen dan pencatatannya di rapor serta transkrip nilai—sungguh luar biasa. Apa yang mereka lakukan jauh melampaui banyak institusi lainnya di dunia," ujarnya.
Lihat Juga :