Pakar Pendidikan Ungkap Kunci Sukses Tembus Kampus Top Dunia: Bukan Hanya Nilai
Kamis, 29 Mei 2025 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Sesi lokakarya semakin menginspirasi dengan testimoni dari Raja Michael Hegarty, siswa kelas 12, yang telah diterima di berbagai universitas internasional. Ia mengungkapkan bahwa kemampuan berpikir kritis, refleksi diri, dan pengalaman belajar bermakna menjadi faktor penting dalam proses penerimaan.
“Saya bersyukur dapat diterima di beberapa universitas. Dalam memilih yang terbaik, saya perlu banyak berpikir kritis dan refleksi diri. Saya bertanya, jurusan dan universitas mana yang bisa memberikan apa yang saya butuhkan untuk mencapai cita-cita saya? Apakah mereka menyediakan mata kuliah yang saya perlukan?” Raja juga berbagi bagaimana berbagai kesempatan belajar di sekolah memperkaya portofolionya dalam proses pendaftaran universitas.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Guskey juga menyambangi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah , memperkuat kolaborasi untuk mendorong transformasi pendidikan nasional.
Antarina S.F. Amir, CEO Redea Institute, menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang hadir dan menegaskan kembali misi institusinya:
“Sudah saatnya kita redefinisi makna kesuksesan. Anak-anak kita perlu dipersiapkan bukan hanya untuk masuk universitas ternama, tapi juga untuk tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat dan pemimpin masa depan.”
“Saya bersyukur dapat diterima di beberapa universitas. Dalam memilih yang terbaik, saya perlu banyak berpikir kritis dan refleksi diri. Saya bertanya, jurusan dan universitas mana yang bisa memberikan apa yang saya butuhkan untuk mencapai cita-cita saya? Apakah mereka menyediakan mata kuliah yang saya perlukan?” Raja juga berbagi bagaimana berbagai kesempatan belajar di sekolah memperkaya portofolionya dalam proses pendaftaran universitas.
Sebagai bagian dari kunjungannya, Guskey juga menyambangi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah , memperkuat kolaborasi untuk mendorong transformasi pendidikan nasional.
Antarina S.F. Amir, CEO Redea Institute, menyampaikan terima kasih kepada para orang tua yang hadir dan menegaskan kembali misi institusinya:
“Sudah saatnya kita redefinisi makna kesuksesan. Anak-anak kita perlu dipersiapkan bukan hanya untuk masuk universitas ternama, tapi juga untuk tumbuh sebagai pembelajar sepanjang hayat dan pemimpin masa depan.”
(nnz)
Lihat Juga :