Kisah Sukses 3 Alumni BPK Penabur Jakarta, Profesor Termuda hingga Chef Profesional

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:18 WIB
loading...
Kisah Sukses 3 Alumni...
Tiga alumni BPK Penabur Jakarta membuktikan bahwa karakter kuat bisa membuka jalan menuju pencapaian luar biasa. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Tiga alumni BPK Penabur Jakarta membuktikan bahwa karakter kuat bisa membuka jalan menuju pencapaian luar biasa. Dari profesor termuda, praktisi komunikasi, hingga chef profesional yang juga seorang dosen.

Kisah mereka menjadi cermin nyata bagaimana nilai-nilai Kristiani seperti integritas, kejujuran, kedisiplinan, etika, dan ketangguhan bisa membentuk masa depan yang gemilang.

Baca juga: Siswa De Britto Angkat Isu Perempuan dan Sosial Politik dalam Teater Revollier

Nilai-nilai itu ditanamkan sejak dini di lingkungan BPK Penabur Jakarta dan dibuktikan langsung dalam acara Talk Show Cerita Inspiratif Alumni bertema “Menghadapi Tantangan Zaman dengan Karakter yang Kuat” yang digelar oleh Biro Kerohanian dan Karakter BPK Penabur Jakarta.

1. Ariawan Gunadi


Ariawan Gunadi, Ketua Yayasan Tarumanagara dan Ketua Alumni Penabur Indonesia (Alpenindo), memulai perjalanan pendidikannya dari TKK hingga SMAK Penabur. Ia tumbuh dari keluarga sederhana dan harus bekerja sejak usia sekolah.

Saya bisa berada di posisi hari ini itu karena pondasi kuat yang ditanamkan sejak kecil, dimana di sekolah guru-guru mengajarkan integritas, kejujuran, kedisiplinan, moral, dan etika. Saya juga diajarkan untuk punya banyak teman dan memiliki ketulusan ketika membangun relasi. Selain itu, guru-guru turut mendidik saya untuk berani bermimpi besar," katanya, melalui siaran pers, Rabu (11/6/2025).

Kini, Ariawan tercatat sebagai profesor termuda versi MURI. Ia juga berbagi perjuangannya membangun jembatan penghubung kampus Untar yang akhirnya bermanfaat bagi masyarakat luas.

2. Grace Haba


Grace Bersyeba Martina Haba, alumni SMPK Penabur Harapan Indah dan Miss Universe Indonesia Maluku 2023, mengaku sempat merasa minder saat sekolah karena latar belakangnya sebagai minoritas dari Maluku Utara.

“Masa-masa SMA adalah saat dimana karir itu ditentukan dengan apa yang kalian lakukan saat ini. Saat sekolah di Penabur aku adalah seorang minoritas, dari Maluku Utara, berkulit gelap, dan tidak percaya diri. Namun, setelah kuliah di jurusan Ilmu Komunikasi, saya jadi lebih percaya diri. Karakter yang tangguh dari sekolah membawa saya berani untuk mengikuti ajang kontes kecantikan ternama di Indonesia," ujarnya.

Kini, Grace menjadi praktisi komunikasi yang aktif sebagai KOL di media massa nasional, MC, dan content creator. Ia terus menginspirasi anak muda untuk bangkit dan percaya diri.

3. Jeremia Anca


Jeremia Devananda Anca Putra, alumni Penabur Gading Serpong, pernah bermimpi jadi pemain sepak bola profesional di Belanda. Namun cedera berat membuatnya harus mengubur impian itu.

Nilainya sempat turun drastis, tapi kepala sekolahnya, yang ia panggil Sir T, memberikan motivasi dan bimbingan agar ia bangkit.

Jeremia menemukan passion nya kembali ketika kelas 12, saat melihat tayangan program Masterchef Indonesia di televisi.

“Saya lihat Chef Juna di televisi marah-marah sama salah satu kontestan, saya jadi tertarik jadi Chef. Sudah marah-marah, masuk TV, dapat uang lagi.” ujarnya.

Jeremia menceritakan bahwa realita menjadi chef profesional tidak semudah itu, Ia dimarahi oleh atasannya dan menghadapi berbagai tantangan, tetapi itu membuatnya memiliki karakter Kristiani yang tangguh dan kariernya pun terus meningkat.

“Jadi chef profesional penting memiliki pondasi karakter yang baik agar dapat bertahan di industri ini dengan berbagai tantangan didalamnya. Sebagai dosen pun saya terus rajin belajar, karakter itu penting dimiliki, agar dapat menyeimbangkan pengajaran kepada mahasiswa saya, sehingga sesuai dengan perkembangan zaman, karena perubahan di dunia kuliner itu hitungannya bulan bukan tahunan.” jelasnya.

Kini Jeremia adalah chef profesional, dosen di UPH, dan pengurus Asosiasi Chef Indonesia (ICA). Ia menegaskan bahwa dunia kuliner sangat kompetitif dan hanya mereka yang punya karakter kuat yang bisa bertahan dan berkembang.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Reuni Harmoni Lintas...
Reuni Harmoni Lintas Generasi
SPMB Lampung 2026 Resmi...
SPMB Lampung 2026 Resmi Dibuka, Cek Jalur, Kuota, dan Link Pendaftarannya
Daftar SD dan SMP Swasta...
Daftar SD dan SMP Swasta Gratis di SPMB Kota Semarang 2026, Cek Jadwal dan Cara Daftarnya
PMB Sekolah Swasta Gratis...
PMB Sekolah Swasta Gratis Jakarta 2026 Segera Dibuka, Cek Syarat dan Jadwalnya
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
SPMB DKI Jakarta 2026...
SPMB DKI Jakarta 2026 Sediakan 245.980 Kuota, Termasuk Sekolah Swasta Gratis
Brantas Abipraya Kebut...
Brantas Abipraya Kebut Penyelesaian Akhir Sekolah Rakyat Jabar II, DPR Optimistis Segera Operasional
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
Rekomendasi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Berita Terkini
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
UNJ Expo 2026 Dibuka,...
UNJ Expo 2026 Dibuka, Hadirkan Pameran Inovasi, Tes Kesehatan, hingga Kuliner Nusantara
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Menag: Insentif Guru...
Menag: Insentif Guru Madrasah Non-ASN Akan Cair Akhir Juni 2026
Jadwal TKA SMA 2026...
Jadwal TKA SMA 2026 Resmi Dirilis, Simak Tips Jitu Raih Nilai Tertinggi
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved