Sekolah Masuk Jam 6.30 WIB, Pakar Pendidikan: Tingkatkan Kepatuhan dengan Terpaksa
Sabtu, 14 Juni 2025 - 17:31 WIB
loading...
A
A
A
“Ada banyak alasan logis yang bisa diterima oleh anak untuk menjawab kenapa mereka harus menyiapkan sekolah secara mandiri dibandingkan kenapa mereka harus masuk sekolah lebih pagi," ujarnya.
"Saya kira generasi saat ini lebih memerlukan kesadaran dan kemandirian, alih-alih kepatuhan semata. Jika anak secara sadar dapat melakukan rutinitas berangkat sekolah secara mandiri, maka tentu ia sudah disiplin dan tujuan membangun kedisiplinan sudah tercapai.” ungkapnya.
Dalam hal ini, Rizky pun menyatakan bahwa dalam menyikapi kebijakan masuk sekolah lebih pagi, para pendidik perlu berhati-hati untuk tidak hanya membangun kepatuhan, tapi membangun kesadaran agar peningkatan kedisiplinan dapat dilakukan secara efektif.
“Saya berharap kebijakan ini dapat disikapi secara kritis oleh para pendidik, dengan cara melampaui cara pendidikan lama yang menuntut kedisiplinan dengan kepatuhan, karena patuh saja belum tentu disiplin. Sebaliknya pendidik perlu mencari cara-cara baru untuk membangun kedisiplinan dengan menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam diri anak-anak,” imbuhnya.
"Saya kira generasi saat ini lebih memerlukan kesadaran dan kemandirian, alih-alih kepatuhan semata. Jika anak secara sadar dapat melakukan rutinitas berangkat sekolah secara mandiri, maka tentu ia sudah disiplin dan tujuan membangun kedisiplinan sudah tercapai.” ungkapnya.
Dalam hal ini, Rizky pun menyatakan bahwa dalam menyikapi kebijakan masuk sekolah lebih pagi, para pendidik perlu berhati-hati untuk tidak hanya membangun kepatuhan, tapi membangun kesadaran agar peningkatan kedisiplinan dapat dilakukan secara efektif.
“Saya berharap kebijakan ini dapat disikapi secara kritis oleh para pendidik, dengan cara melampaui cara pendidikan lama yang menuntut kedisiplinan dengan kepatuhan, karena patuh saja belum tentu disiplin. Sebaliknya pendidik perlu mencari cara-cara baru untuk membangun kedisiplinan dengan menumbuhkan kesadaran dan kemandirian dalam diri anak-anak,” imbuhnya.
(nnz)
Lihat Juga :