Debat Terbuka Warnai Pemilihan Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Prasetiya Mulya
Sabtu, 14 Juni 2025 - 21:20 WIB
loading...
A
A
A
Adharta juga menyampaikan komitmennya untuk menguatkan hubungan antara Prasetiya Mulya dengan Universitas top dunia guna membawa nama Prasmul ke tingkat internasional. "Saya harap alumni Prasmul harus bisa berkontribusi dalam perekonomian nasional", harap Adharta.
Sedangkan kandidat kedua, Edy Sutrisman menyampaikan pentingnya menjaga keguyuban dan kesinambungan dalam IKAPRAMA yang sudah terjalin dengan baik khususnya dalam kewirausahaan.
“Kita perlu memfasilitasi kewirausahaan alumni melalui jejaring yang tersinergi, sehingga IKAPRAMA diharapkan bisa membantu juga mengembangkan usaha para alumni”, harap Edy.
Lebih lanjut, Edy menguatkan komitmennya untuk membantu kewirausahaan alumni dalam program yang dicanangkan. “Dalam 100 hari kepemimpinan, kami telah menyiapkan program business matching untuk mempertemukan para alumni yang memiliki usaha dengan alumni yang berpotensi untuk menjadi investor”, ungkapnya.
Edy juga mengatakan bahwa yang bisa mengangkat nama Prasetiya Mulya adalah mahasiswa dan alumni. Untuk itu, ikatan antara mahasiswa dan alumni perlu diperkuat dengan IKPRAMA sebagai jembatannya. “Kami akan mengetuk pintu perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan alumni untuk memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa, sehingga dapat terjalin hubungan yang kuat antara para mahasiswa dan alumni”, ujar Edy.
Ketua Umum IKAPRAMA Periode 2020-2025, Maspiyono berharap Ketua Umum yang baru dapat melanjutkan program baik yang sudah ada. “Saya harap walaupun para kandidat kali ini berkompetisi, kedepannya semua dapat bersinergi pasca pemilihan umum ini guna membangun IKAPRAMA di masa depan”, harap Maspiyono.
Ribuan alumni mengikuti acara debat ini, baik secara langsung maupun daring, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses demokratisasi organisasi alumni. Hasil debat akan menjadi pertimbangan penting dalam proses voting online yang akan berlangsung pada 30 Juni – 6 Juli 2025, melibatkan lebih dari 16.000 anggota aktif IKAPRAMA.
Sedangkan kandidat kedua, Edy Sutrisman menyampaikan pentingnya menjaga keguyuban dan kesinambungan dalam IKAPRAMA yang sudah terjalin dengan baik khususnya dalam kewirausahaan.
“Kita perlu memfasilitasi kewirausahaan alumni melalui jejaring yang tersinergi, sehingga IKAPRAMA diharapkan bisa membantu juga mengembangkan usaha para alumni”, harap Edy.
Lebih lanjut, Edy menguatkan komitmennya untuk membantu kewirausahaan alumni dalam program yang dicanangkan. “Dalam 100 hari kepemimpinan, kami telah menyiapkan program business matching untuk mempertemukan para alumni yang memiliki usaha dengan alumni yang berpotensi untuk menjadi investor”, ungkapnya.
Edy juga mengatakan bahwa yang bisa mengangkat nama Prasetiya Mulya adalah mahasiswa dan alumni. Untuk itu, ikatan antara mahasiswa dan alumni perlu diperkuat dengan IKPRAMA sebagai jembatannya. “Kami akan mengetuk pintu perusahaan-perusahaan yang terafiliasi dengan alumni untuk memberikan kesempatan magang kepada mahasiswa, sehingga dapat terjalin hubungan yang kuat antara para mahasiswa dan alumni”, ujar Edy.
Ketua Umum IKAPRAMA Periode 2020-2025, Maspiyono berharap Ketua Umum yang baru dapat melanjutkan program baik yang sudah ada. “Saya harap walaupun para kandidat kali ini berkompetisi, kedepannya semua dapat bersinergi pasca pemilihan umum ini guna membangun IKAPRAMA di masa depan”, harap Maspiyono.
Ribuan alumni mengikuti acara debat ini, baik secara langsung maupun daring, sebagai bentuk partisipasi aktif dalam proses demokratisasi organisasi alumni. Hasil debat akan menjadi pertimbangan penting dalam proses voting online yang akan berlangsung pada 30 Juni – 6 Juli 2025, melibatkan lebih dari 16.000 anggota aktif IKAPRAMA.
(nnz)
Lihat Juga :