Inilah Gaji Tukang Las Bawah Air, Pekerjaan Ekstrem dengan Bayaran Selangit
Senin, 16 Juni 2025 - 17:40 WIB
loading...
A
A
A
Ahli las bawah air juga akan dipanggil untuk mengelas bendungan, saluran pipa, jembatan, pembangkit listrik tenaga nuklir, sungai, kanal, dan masih banyak lagi.
Mengutip laman Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, tidak semua lulusan Teknik pengelasan bisa menjadi pengelas Bawah air.
Biasanya, untuk menjadi ahli las professional maka perlu menguasai Teknik pengelasan. Seperti Shielded Metal Arc Welding (SMAW), Gas Metal Arc Welding (GMAW), dan Flux Core Arc Welding (FCAW).
Baca juga: Gaji dan Fasilitas Perawat di Saudi: Tempat Tinggal, Transportasi, hingga Umrah Gratis
Ini adalah Teknik pengelasan paling umum yaitu pengelasan busur logam manual yang menggunakan elektroda berlapis dengan material benda kerja. Proses SMAW biasanya diaplikasikan untuk fabrikasi baha, konstruksi, perbaikan dan pemeliharaan.
Metode pengelasan yang sering digunakan di sektor manufaktur dan konstruksi. Caranya dengan meleburkan logam dengan panas dari busur listrik antara wire dan material yang akan disambung
Mirip dengan GMAW, proses pengelasan FCAWmenggunakan kawat pengelas (elektroda) yang dilapisi dengan fluks sebagai bahan tambahan.
Proses pengelasan FCAW ini yang cocok untuk pengelasan logam tebal dan di lingkungan ekstrim seperti pembuatan kapal dan kapal selam
Namun selain ketiga Teknik dasar di atas, underwater welder harus memiliki keterampilan yang terkait dengan medan kerja mereka yang berada di bawah air, yakni para ahli las bawah air ini harus mampu berenang, menyelam, serta memiliki sertifikat menyelam.
Melansir laman Solo Technopark, Profesi ini memiliki resiko yang tinggi, baik dari faktor lingkungan kerja maupun kesehatan. Pekerjaan ini dilakukan di lingkungan yang membutuhkan keamanan ekstra karena berada di bawah air dengan tekanan udara yang berbeda.
Selain itu ada kemungkinan bahaya dari lokasi pekerjaan ini, yaitu di lepas pantai yang terpencil. Proses pengelasan juga memungkinkan bahaya sengatan listrik, ledakan, serangan dari satwa laut, atau bahkan tenggelam.
Kompetensi Pengelasan Profesional
Mengutip laman Ditjen Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen, tidak semua lulusan Teknik pengelasan bisa menjadi pengelas Bawah air.
Biasanya, untuk menjadi ahli las professional maka perlu menguasai Teknik pengelasan. Seperti Shielded Metal Arc Welding (SMAW), Gas Metal Arc Welding (GMAW), dan Flux Core Arc Welding (FCAW).
Baca juga: Gaji dan Fasilitas Perawat di Saudi: Tempat Tinggal, Transportasi, hingga Umrah Gratis
1. Shielded Metal Arc Welding (SMAW)
Ini adalah Teknik pengelasan paling umum yaitu pengelasan busur logam manual yang menggunakan elektroda berlapis dengan material benda kerja. Proses SMAW biasanya diaplikasikan untuk fabrikasi baha, konstruksi, perbaikan dan pemeliharaan.
2. Gas Metal Arc Welding (GMAW)
Metode pengelasan yang sering digunakan di sektor manufaktur dan konstruksi. Caranya dengan meleburkan logam dengan panas dari busur listrik antara wire dan material yang akan disambung
3. Flux Core Arc Welding (FCAW)
Mirip dengan GMAW, proses pengelasan FCAWmenggunakan kawat pengelas (elektroda) yang dilapisi dengan fluks sebagai bahan tambahan.
Proses pengelasan FCAW ini yang cocok untuk pengelasan logam tebal dan di lingkungan ekstrim seperti pembuatan kapal dan kapal selam
Namun selain ketiga Teknik dasar di atas, underwater welder harus memiliki keterampilan yang terkait dengan medan kerja mereka yang berada di bawah air, yakni para ahli las bawah air ini harus mampu berenang, menyelam, serta memiliki sertifikat menyelam.
Faktor Resiko Menjadi Underwater Welder
Melansir laman Solo Technopark, Profesi ini memiliki resiko yang tinggi, baik dari faktor lingkungan kerja maupun kesehatan. Pekerjaan ini dilakukan di lingkungan yang membutuhkan keamanan ekstra karena berada di bawah air dengan tekanan udara yang berbeda.
Selain itu ada kemungkinan bahaya dari lokasi pekerjaan ini, yaitu di lepas pantai yang terpencil. Proses pengelasan juga memungkinkan bahaya sengatan listrik, ledakan, serangan dari satwa laut, atau bahkan tenggelam.
Lihat Juga :