Kemendiktisaintek Dorong Hilirisasi Riset Lewat Dua Program Baru

Selasa, 01 Juli 2025 - 06:39 WIB
loading...
Kemendiktisaintek Dorong...
Kemendiktisaintek resmi meluncurkan Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak dan Program Hilirisasi Riset Prioritas 2025. Foto/Freepik.
A A A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) resmi meluncurkan dua program strategis, yakni Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak dan Program Hilirisasi Riset Prioritas 2025.

Peluncuran ini bertujuan mempercepat proses hilirisasi hasil riset serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia industri, dan mitra lainnya.

Baca juga: Ditjen Riset dan Pengembangan Kemendiktisainstek Puji Fakultas Vokasi Unair

Kegiatan ini digelar melalui sinergi antara Direktorat Hilirisasi dan Kemitraan serta Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat di bawah Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan (Risbang), Kemendiktisaintek.

Staf Khusus Menteri Bidang Jejaring Industri dan Kerja Sama Luar Negeri, Oki Earlivan Sampurno, menekankan pentingnya peran riset kampus dalam mendukung proses hilirisasi.

“Kampus sebagai katalisator yang mampu menjawab permasalahan daerah dan juga tingkat nasional, sehingga tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga harus bisa memahami apa yang ada di daerah. Asta Cita yang menjadi program presiden akan menjadi acuan kita,” tegas SKM Oki.

Baca juga: Ini Solusi Kemendiktisaintek untuk Mahasiswa Retaker Program Profesi Dokter

Dirjen Risbang, Fauzan Adziman, menjelaskan bahwa riset yang dikembangkan harus berdampak luas bagi masyarakat.

“Ada dua pilar yang menjadi program kunci di Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan. Secara garis besar riset yang membangun publikasi berkualitas dan satu pilar baru yaitu hilirisasi, yakni produk yang dapat dikembangkan dan menjangkau masyarakat. Kita ingin industri terlibat dalam proses riset dengan perguruan tinggi, dan dalam konsorsium kita akan memberikan bobot tinggi kepada industri yang terlibat,” ujar Fauzan.

Baca juga: Kemendikti Luncurkan Program Bantuan untuk 335 PTS, Ini Persyaratan dan Link Pengajuannya

Program Riset Konsorsium Unggulan Berdampak dijabarkan lebih lanjut oleh Direktur Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, I Ketut Adnyana, yang menekankan peran penting kolaborasi lintas disiplin dan institusi.

“Harapannya terbangun kolaborasi lintas disiplin dan institusi, di mana setiap tim berkontribusi secara spesifik untuk menghasilkan satu luaran utama yang terintegrasi. Keterlibatan mitra sebagai offtaker sejak penyusunan roadmap hingga terciptanya produk yang siap diimplementasikan menjadi kunci keberhasilan program ini,” katanya.

Sementara itu, Direktur Hilirisasi dan Kemitraan, Yos Sunitiyoso, menguraikan misi utama Program Hilirisasi Riset Prioritas 2025, yaitu menjembatani dunia riset dan dunia usaha serta mempercepat transformasi hasil riset menjadi produk komersial.

“Program Hilirisasi Riset Prioritas mengusung dua pendekatan utama. Pertama, melakukan kurasi terhadap produk hasil riset perguruan tinggi, menilai kelayakan industrinya, dan mendorongnya ke tahap komersialisasi. Kedua, industri menyampaikan kebutuhan atau permasalahan yang dihadapi untuk kemudian dijawab melalui riset oleh perguruan tinggi,” pungkasnya.

Peluncuran dua program unggulan ini memperkuat komitmen Kemendiktisaintek dalam membangun ekosistem riset yang inklusif, berkelanjutan, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional. Kolaborasi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci agar hasil riset tak berhenti sebagai publikasi, tetapi menjadi solusi atas persoalan bangsa.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Prancis Sepakat...
Indonesia-Prancis Sepakat Perkuat Riset, Inovasi, dan Mobilitas Mahasiswa 2026
Disertasi Doktor Komunikasi...
Disertasi Doktor Komunikasi Ungkap Bahaya Ketergantungan pada AI Smartwatch
Riset LAPI ITB: Konektivitas...
Riset LAPI ITB: Konektivitas Digital Dongkrak PDRB dan Serap 685 Ribu Tenaga Kerja
Dugaan Kekerasan Seksual...
Dugaan Kekerasan Seksual di FHUI, Kemendiktisaintek Tegaskan Pemeriksaan Masih Berjalan
UAI dan University of...
UAI dan University of Edinburgh Dorong Inklusivitas di Dunia Riset dan Pendidikan Tinggi
Transformasi Pendidikan...
Transformasi Pendidikan Didorong Lewat Pelatihan Guru dan Kampus Berdampak Nyata
Motif Skandal Riset...
Motif Skandal Riset Palsu Internasional, Pelaku Incar Travel Grant ke Luar Negeri
Skandal Riset Palsu...
Skandal Riset Palsu Internasional, Mendiktisaintek Ungkap 4 Terduga Pelaku Lulusan UNY
Mendiktisaintek Brian...
Mendiktisaintek Brian Yuliarto Bakal Bawa Skandal Riset Palsu ke Jalur Hukum
Rekomendasi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Jonatan Christie Tembus...
Jonatan Christie Tembus Final Indonesia Open 2026
Berita Terkini
Web3 University Tour...
Web3 University Tour 2026 Digelar ITERA Lampung, Ratusan Mahasiswa Belajar Blockchain
Dana KJP Bulan Juni...
Dana KJP Bulan Juni 2026 Sudah Cair, Cek Rekeningmu!
Kemendikdasmen Dukung...
Kemendikdasmen Dukung SE KPK untuk Cegah Korupsi dan Gratifikasi di SPMB 2026
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
FK Unair Kukuhkan Profesor...
FK Unair Kukuhkan Profesor University of Melbourne sebagai Adjunct Professor
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved