Belajar dari Nol, Pemuda Lulusan SMA Ini Jadi Barista Profesional Secara Otodidak
Kamis, 03 Juli 2025 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Tak hanya itu, sejak 2022, Syafi telah mengantongi sertifikasi barista dari LSP Pariwisata dengan nilai sangat baik, khususnya dalam teknik espresso, manual brew, dan pelayanan pelanggan.
Kini, Syafi dipercaya sebagai barista utama di kedai tempatnya bekerja. Ia juga dikenal sebagai konten kreator di media sosial yang kerap membagikan kisah hidupnya dan ilmu seputar kopi kepada ribuan pengikut.
Bagi Syafi, menjadi barista bukan hanya tentang menyajikan minuman. Ia melihat kopi sebagai medium untuk menyebar inspirasi dan memberdayakan sesama. Ia memiliki visi besar: membangun komunitas kopi lokal, membuka kedai sendiri, dan menjadi mentor bagi barista muda dari latar belakang sulit.
"Aku sering mikir, gila ya, dulu hampir nyerah cuma gara-gara ditipu. Tapi ternyata luka itu malah jadi bahan bakar buat aku bisa sampai sini," ujarnya sambil menatap mesin espresso yang kini akrab dalam genggamannya.
Mimpinya belum selesai. Syafi bertekad mewakili Indonesia dalam kompetisi barista tingkat dunia. Lebih dari itu, ia ingin membawa harum kopi lokal ke panggung internasional.
Perjalanan Syafi Nuha mengajarkan bahwa dari kopi yang pahit, harapan bisa diseduh. Ia adalah bukti hidup bahwa jatuh tak selalu berarti kalah, selama ada keberanian untuk bangkit dan terus belajar.
Kini, Syafi dipercaya sebagai barista utama di kedai tempatnya bekerja. Ia juga dikenal sebagai konten kreator di media sosial yang kerap membagikan kisah hidupnya dan ilmu seputar kopi kepada ribuan pengikut.
Bagi Syafi, menjadi barista bukan hanya tentang menyajikan minuman. Ia melihat kopi sebagai medium untuk menyebar inspirasi dan memberdayakan sesama. Ia memiliki visi besar: membangun komunitas kopi lokal, membuka kedai sendiri, dan menjadi mentor bagi barista muda dari latar belakang sulit.
"Aku sering mikir, gila ya, dulu hampir nyerah cuma gara-gara ditipu. Tapi ternyata luka itu malah jadi bahan bakar buat aku bisa sampai sini," ujarnya sambil menatap mesin espresso yang kini akrab dalam genggamannya.
Mimpinya belum selesai. Syafi bertekad mewakili Indonesia dalam kompetisi barista tingkat dunia. Lebih dari itu, ia ingin membawa harum kopi lokal ke panggung internasional.
Perjalanan Syafi Nuha mengajarkan bahwa dari kopi yang pahit, harapan bisa diseduh. Ia adalah bukti hidup bahwa jatuh tak selalu berarti kalah, selama ada keberanian untuk bangkit dan terus belajar.
(nnz)
Lihat Juga :