Belajar dari Nol, Pemuda Lulusan SMA Ini Jadi Barista Profesional Secara Otodidak
Kamis, 03 Juli 2025 - 18:12 WIB
loading...
A
A
A
Alih-alih tenggelam dalam kecewa, Syafi menjadikan peristiwa itu sebagai titik tolak. Ia mulai belajar dunia kopi secara otodidak lewat YouTube dan forum daring.
Dari uang recehan hasil mengojek, ia membeli alat manual brew sederhana untuk berlatih di rumah.
Kesempatan datang pada akhir 2021 saat ia diterima sebagai helper di sebuah kedai kopi kecil. Meski gajinya minim dan tak ada tunjangan, Syafi tak pernah setengah hati. Ia menjadikan tempat kerja itu sebagai ruang belajar sekaligus tempat menyalakan mimpinya.
"Aku selalu minta diajarin bikin espresso dan latte. Bahkan kadang habis jam kerja, aku tetap di bar buat latihan latte art pakai susu sisa. Gak ada bonus, gak dihitung lembur, tapi aku senang karena bisa belajar tiap hari," ujarnya, mengenang masa-masa perjuangan itu.
Perlahan, kerja kerasnya berbuah manis. Tahun 2023, Syafi memberanikan diri mengikuti kompetisi latte art tingkat regional Jawa Tengah.
Meski berhadapan dengan puluhan barista profesional, ia tampil percaya diri.
Hasilnya mengejutkan. Syafi berhasil menyabet juara kedua, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemuda yang pernah belajar kopi dari video amatir.
"Aku nangis di belakang panggung. Gak nyangka banget. Dulu cuma latihan sendiri, sekarang bisa menang lomba," katanya sambil tersenyum lebar.
Dari uang recehan hasil mengojek, ia membeli alat manual brew sederhana untuk berlatih di rumah.
Kesempatan datang pada akhir 2021 saat ia diterima sebagai helper di sebuah kedai kopi kecil. Meski gajinya minim dan tak ada tunjangan, Syafi tak pernah setengah hati. Ia menjadikan tempat kerja itu sebagai ruang belajar sekaligus tempat menyalakan mimpinya.
"Aku selalu minta diajarin bikin espresso dan latte. Bahkan kadang habis jam kerja, aku tetap di bar buat latihan latte art pakai susu sisa. Gak ada bonus, gak dihitung lembur, tapi aku senang karena bisa belajar tiap hari," ujarnya, mengenang masa-masa perjuangan itu.
Perlahan, kerja kerasnya berbuah manis. Tahun 2023, Syafi memberanikan diri mengikuti kompetisi latte art tingkat regional Jawa Tengah.
Meski berhadapan dengan puluhan barista profesional, ia tampil percaya diri.
Hasilnya mengejutkan. Syafi berhasil menyabet juara kedua, sebuah pencapaian luar biasa bagi pemuda yang pernah belajar kopi dari video amatir.
"Aku nangis di belakang panggung. Gak nyangka banget. Dulu cuma latihan sendiri, sekarang bisa menang lomba," katanya sambil tersenyum lebar.
Lihat Juga :