ITS Tingkatkan Akses Pendidikan lewat KIP Kuliah untuk Mahasiswa Kurang Mampu

Selasa, 15 Juli 2025 - 06:00 WIB
loading...
ITS Tingkatkan Akses...
Sepanjang satu tahun terakhir, ITS telah berhasil menyalurkan lebih dari seribu beasiswa KIP Kuliah kepada mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia. Foto/ITS.
A A A
JAKARTA - Sepanjang satu tahun terakhir, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) telah berhasil menyalurkan lebih dari seribu beasiswa KIP Kuliah kepada mahasiswa dari berbagai daerah di Indonesia.

Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS Prof Nurul Widiastuti menjelaskan bahwa KIP Kuliah diberikan kepada mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Yakni dalam bentuk dukungan pembebasan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan bantuan biaya hidup bulanan sebesar Rp7,5 juta per semester.

Baca juga: Mendikti Kunjungi Rumah Penerima KIP Kuliah di Merauke, Kisah Feby Menyentuh Hati

Program ini merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang telah dijalankan sejak tahun 2020.

Guru Besar Departemen Kimia ITS ini juga menyebutkan bahwa program KIP Kuliah merupakan salah satu wujud nyata komitmen ITS dalam menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Hal ini dilakukan dalam upaya mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) khususnya di poin 4 tentang Pendidikan Berkualitas.

Baca juga: Apakah UGM Bisa Pakai KIP Kuliah di Jalur Mandiri? Camaba Cek Yuk

“Sebagai institusi pendidikan, kampus juga mempunyai tanggung jawab memastikan mahasiswa kurang mampu tetap berkuliah tanpa terbebani biaya,” ujarnya, melalui siaran pers, Selasa (15/7/2025).

Lebih lanjut, Nurul juga menjelaskan bahwa ITS tidak hanya sekadar memberikan bantuan finansial, tetapi juga pendampingan khusus kepada mahasiswa penerima KIP Kuliah.

Adapun beberapa program yang diberikan untuk mendukung para penerima beasiswa, seperti pengembangan diri, bimbingan akademik bagi mahasiswa yang membutuhkan, hingga pemantauan capaian prestasi setiap semester. “Kami ingin mereka tidak hanya bertahan, tapi juga berkembang dan berprestasi,” tambahnya.

Kepala Subbagian Layanan Mahasiswa dan Kesejahteraan Mahasiswa Direktorat Kemahasiswaan ITS Friana Ekawati menyampaikan bahwa dari total penerima KIP Kuliah setahun terakhir ini mengalami peningkatan sebesar 28 persen.

Hal ini bisa ditunjukkan dari data yang mencatat pada tahun 2023 sebanyak 851 mahasiswa terdaftar sebagai penerima KIP Kuliah di ITS, sedangkan di tahun 2024 jumlah tersebut meningkat menjadi 1.096 mahasiswa.

Sementara itu, untuk tahun 2025 ini kuota resmi KIP Kuliah dari kementerian masih belum ditetapkan. Meski demikian, ITS telah mencatat sebanyak 319 mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 301 mahasiswa baru jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) sebagai penerima sementara.

Jumlah ini diperkirakan masih akan terus bertambah seiring dengan dibukanya pendaftaran KIP Kuliah tahap berikutnya dalam waktu dekat.

Sejalan dengan peningkatan jumlah penerima, Friana juga memaparkan bahwa biaya yang dikeluarkan ITS untuk mendukung pelaksanaan program KIP Kuliah juga mengalami kenaikan. Pada tahun 2023, total dana yang disalurkan tercatat sebesar Rp77 miliar, sedangkan hingga pertengahan tahun 2024 jumlahnya telah meningkat menjadi Rp92 miliar.

Sebagai bentuk komitmen, Friana menuturkan bahwa ITS juga menyediakan berbagai skema beasiswa lain bagi mahasiswa yang belum lolos seleksi KIP-K dan tergolong kurang mampu.

Adapun pilihan beasiswa tersebut dari pemerintah daerah, BUMN, industri swasta, yayasan, hingga alumni ITS. Salah satu bentuk dukungan paling inklusif adalah Beasiswa Asih, yaitu program donasi terbuka yang memungkinkan siapa pun baik dosen, alumni, maupun masyarakat umum untuk turut serta membantu mahasiswa yang membutuhkan.
(nnz)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beasiswa Keolahragaan...
Beasiswa Keolahragaan LPDP-Kemenpora 2026 Kembali Dibuka, Kuliah S2-S3 Gratis
Beasiswa GrabScholar...
Beasiswa GrabScholar 2026 untuk SD, SMP, SMA hingga S1 Dibuka, Cek Syarat Dokumen
Beasiswa Program Doktor...
Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
ITS Raih Peringkat 497...
ITS Raih Peringkat 497 Dunia di QS WUR 2027, Unggul pada Rasio Mahasiswa Internasional
KIP Kuliah Jalur Seleksi...
KIP Kuliah Jalur Seleksi Mandiri PTN dan PTS 2026 Resmi Dibuka, Daftar di Link Ini
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
SGU-Endress+Hauser Kembangkan...
SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Angkatan Pertama Beasiswa...
Angkatan Pertama Beasiswa FR Foundation Siap Tempuh Pendidikan Tinggi di Jepang
Rekomendasi
WOSPAC Paparkan Solusi...
WOSPAC Paparkan Solusi Menuju Piala Dunia dan Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Tilep Rp2 Miliar, Mantan...
Tilep Rp2 Miliar, Mantan Ketua PN Kudus Dipecat
Berita Terkini
Unpad Terima 4.268 Calon...
Unpad Terima 4.268 Calon Mahasiswa di Jalur SMUP 2026, Cek Tahapan Daftar Ulang
Menkeu Purbaya Raih...
Menkeu Purbaya Raih Gelar Profesor Kehormatan Bidang Ekonomi dari Nankai University
60 Ribu Guru Dipanggil...
60 Ribu Guru Dipanggil PPG 2026 Tahap 2, Ini Tahapan dan Dokumen yang Wajib Disiapkan
Mencetak Pemimpin Masa...
Mencetak Pemimpin Masa Depan, SD Al Azhar Syifabudi Jatibening Gelar Wisuda STARL16HT
Cerita Nurma, dari Belajar...
Cerita Nurma, dari Belajar di Perpustakaan hingga Malam Kini Bisa Kuliah Gratis di UGM
Gandeng TNI, Kemendikdasmen...
Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Infografis
Manfaat Jus Buah untuk...
Manfaat Jus Buah untuk Kesehatan Tubuh, Bisa Tingkatkan Imun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved