Lolos Kedokteran UGM dan Kuliah Gratis, Zahra Wujudkan Mimpi Orang Tua Meski Sudah Tiada
Rabu, 16 Juli 2025 - 18:55 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi ketika tahu dapat subsidi, saya sangat bersyukur, seperti beban saya terangkat. Ini adalah rezeki yang sangat besar,” kata Zahra.
Kakak pertama Zahra, Sylvie juga mengaku bersyukur dengan adanya subsidi UKT ini. Karena kedua orangtuanya sudah meninggal dunia, ia merasa tanggung jawabnya sebagai kakak pertama semakin berat.
“Saat Zahra dapat UKT 0 itu lega sekali. Soalnya adik-adik kan juga ini dua orang kuliah semua, jadi otomatis tanggung jawab ke saya semua. Setelah dapat pengumuman UKT 0 itu, Alhamdulillah kami bersyukur sekali,” tuturnya.
Mengingat sebentar lagi ia akan memulai perkuliahannya, Zahra mengaku sedang mempersiapkan yang terbaik untuk dirinya. Ia ingin agar bisa menjadi pribadi yang menyenangkan supaya ketika sudah memasuki perkuliahan, ia dapat berteman dengan baik dan bisa aktif untuk mengikuti kegiatan mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan bidang konservasi hewan liar nantinya jika telah belajar di FKH UGM .
Zahra juga berpesan kepada teman-teman yang mungkin merasa terhalang oleh kondisi ekonomi atau berasal dari daerah yang sulit mengakses pendidikan tinggi bahwa selama mempunyai tekad dan impian yang sungguh-sungguh, Tuhan pasti akan memberikan jalan.
“Saya bahkan tidak pernah menyangka, sehari sebelum daftar ulang ayah saya meninggal dunia. Saya sempat bingung, tapi ternyata selalu ada jalan. Jadi jangan pernah menyerah. Terus berusaha dan berdoa,” pungkasnya.
Kakak pertama Zahra, Sylvie juga mengaku bersyukur dengan adanya subsidi UKT ini. Karena kedua orangtuanya sudah meninggal dunia, ia merasa tanggung jawabnya sebagai kakak pertama semakin berat.
“Saat Zahra dapat UKT 0 itu lega sekali. Soalnya adik-adik kan juga ini dua orang kuliah semua, jadi otomatis tanggung jawab ke saya semua. Setelah dapat pengumuman UKT 0 itu, Alhamdulillah kami bersyukur sekali,” tuturnya.
Mengingat sebentar lagi ia akan memulai perkuliahannya, Zahra mengaku sedang mempersiapkan yang terbaik untuk dirinya. Ia ingin agar bisa menjadi pribadi yang menyenangkan supaya ketika sudah memasuki perkuliahan, ia dapat berteman dengan baik dan bisa aktif untuk mengikuti kegiatan mahasiswa, khususnya yang berkaitan dengan bidang konservasi hewan liar nantinya jika telah belajar di FKH UGM .
Zahra juga berpesan kepada teman-teman yang mungkin merasa terhalang oleh kondisi ekonomi atau berasal dari daerah yang sulit mengakses pendidikan tinggi bahwa selama mempunyai tekad dan impian yang sungguh-sungguh, Tuhan pasti akan memberikan jalan.
“Saya bahkan tidak pernah menyangka, sehari sebelum daftar ulang ayah saya meninggal dunia. Saya sempat bingung, tapi ternyata selalu ada jalan. Jadi jangan pernah menyerah. Terus berusaha dan berdoa,” pungkasnya.
(nnz)
Lihat Juga :